Berita
Berita Daerah
Kupang
NTT
Fokus Peningkatan PAD di Tengah Tekanan Global, Wakil Gubernur NTT Minta ASN Bekerja Lebih Optimal
APERO FUBLIC I KUPANG. - Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Johni Asadoma, menegaskan pentingnya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai langkah strategis menghadapi tekanan ekonomi global dan keterbatasan fiskal daerah.
Hal tersebut disampaikan saat memberikan arahan kepada ASN lingkup Pemerintah Provinsi NTT pada Apel Kesadaran yang berlangsung di halaman depan Gedung Sasando Kantor Gubernur NTT, Senin (20/4) pagi.
Dalam arahannya, Wakil Gubernur menyampaikan bahwa kondisi global, termasuk konflik berkepanjangan antara Iran dan Amerika Serikat yang berdampak pada distribusi minyak dunia melalui Selat Hormuz, yang juga telah memicu kenaikan harga kebutuhan pokok dan tiket pesawat. Situasi ini turut memberi tekanan terhadap perekonomian daerah.
“Pemerintah tidak ingin masyarakat merasakan dampak kesulitan ini. Karena itu, ASN harus bekerja maksimal, sungguh-sungguh, dan memberikan kontribusi nyata, terutama dalam meningkatkan PAD,” tegasnya.
Untuk itu, Wakil Gubernur meminta seluruh jajaran Perangkat Daerah, khususnya yang memiliki potensi penghasil PAD, agar bekerja lebih serius, teliti, cermat, dan inovatif.
Ia meminta seluruh pimpinan perangkat daerah untuk memastikan kendaraan dinas yang belum membayar pajak segera dituntaskan. Upaya peningkatan kepatuhan hingga 75–80 persen dinilai dapat memberikan tambahan signifikan bagi kas daerah.
“ASN juga harus menjadi contoh dalam kepatuhan pajak. Jika kita tertib, masyarakat akan mengikuti,” tambahnya.
Di sisi lain, ASN juga diminta untuk menerapkan prinsip efisiensi dalam penggunaan anggaran, termasuk merawat aset daerah dengan baik guna menghindari pengadaan berulang yang tidak perlu.
Menutup arahannya, Wakil Gubernur menyampaikan apresiasi kepada ASN yang telah menyelesaikan pengabdian dengan memasuki masa pensiun (purna bhakti).
Editor. Tim Redaksi
Source/repost: Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT
Sy. Apero Fublic
Via
Berita

Post a Comment