-->
Search
24 C
en
  • Penerbit MAF
  • Apero Book
  • JAF
  • LinkedIn
APERO FUBLIC
Terbitkan Artikel Anda
  • Apero Fublic
  • Popular
    • Politik
    • Ekonomi
    • Fotografi
    • Dunia Anak
    • Sosial & Masyarakat
  • Apero Fublic
  • Women
    • Women
    • Tokoh Wanita
    • Skil Wanita
    • Ibu dan Anak
    • Pendidikan & Kesehatan Wanita
  • Gatget
    • Video
  • World
  • Video
  • Featured
    • Penyakit Masyarakat
    • About
    • e-Galeri
    • Post Search
    • Daftar Kata
    • Peribahasa
    • Antologi Puisi INew
    • Antologi Puisi IINew
  • Find
    • Download Artikel
    • Download Feature
    • Andai-Andai
    • Post All
    • Flora Pangan
    • Fauna
    • Picture IndonesiaNew
    • Kamus Bahasa MusiNew
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Brand
    • Sport
    • Fashion
    • Fitness
    • Sunset-Sunrise
    • HijrahNew
    • NasihatNew
APERO FUBLIC
Search

Ruang Sponsor Apero Fublic

Ruang Sponsor Apero Fublic
Home Sejarah Daerah Sejarah Kepuyangan dan Pemerintahan Marga di Provinsi Sumatera Selatan
Sejarah Daerah

Sejarah Kepuyangan dan Pemerintahan Marga di Provinsi Sumatera Selatan

PT. Media Apero Fublic
PT. Media Apero Fublic
13 Feb, 2020 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Apero Fublic.- Provinsi Sumatera Selatan, suatu kawasan masyarakat Melayu yang sangat fenomenal. Sejarah masyarakat yang berantai tersambung. Kehidupan manusia di Provinsi Sumatera Selatan sudah terlacak dari kehidupan manusia gua. Sebagaiamana ditemukan oleh pihak Balai Arkeologi Sumatera Selatan.

Begitupun kehidupan masa zaman megalitikum, masuknya pengaruh agama Hindhu dan Budha. Sampai kemudian terbentuknya Kedatuan Sriwijaya atau Kerajaan Sriwijaya yang menganut agama Budha. Menurut penelitian J.W. Van Royen dalam buku De Palembangsche Marga (1927). Mengungkapkan bahwa penduduk di pedalaman (uluan) Sumatera Selatan.

Bermula atau bersumber dari tiga pusat pegunungan. Yaitu disekitar Danau Ranau, dari Dataran Tinggi Pasemah dan daerah Rejang. Tiga pegunungan tersebut kita kenal sekarang, yaitu Pegunungan Seminung, Gunung Dempo dan Gunung Kaba. Bukti kehidupan kuno adalah tersebar dan terdapat tinggalan arkeologi berupa, batu berukir, menhir, lesung batu, kubur batu dan sebagainya.

Dari Pegunungan Suminung atau Danau Ranau, Jelma Daya, masyakat Melayu kala itu turun menyusuri sungai komering sampai Gunung Batu. Sedangkan orang Melayu dari Gunung Dempo dan sekitarnya, orang-orang Pasemah (serawai) mereka menyebar menempati pinggiran Sungai Lematang, Sungai Enim, Kikim, Lingsing. Ada juga yang mendiami pinggiran Sungai Musi bagian tengah, dan Sungai Ogan.

Sedangkan orang Melayu yang mendiami di sekitar Gunung Kaba, masyarakat menyebar menyusuri Sungai Musi ke bagian hulu dan masuk ke Sungai Rawas. Kemudian ada juga yang masuk wilayah Sungai Lematang bagian hilir. Mereka melalui Sungai Keruh di Kabupaten Musi Banyuasin Sekarang. Lalu masuk ke daerah Panukal di Kabupaten PALI sekarang.

Penyebaran dari tiga kelompok orang Melayu inilah yang menjadi sumber-sumber kepuyangan masyarakat di Sumatera Selatan. Anak cucu mereka kemudian terus menyebar dan berkembang sepanjang waktu. Setelah mereka membangun pemukiman. Mereka menamakan tempat tinggal mereka mengikut nama sungai atau nama tempat mereka.

Sehingga anak cucu mereka kemudian dikenal dengan identitas wilayah, misal suku komering, suku Musi, suku Rawas dan laiinya. Sesungguhnya masyarakat Sumatera Selatan hanya satu suku bangsa, Yaitu Melayu. Sedangkan nama-nama identitas sekarang hanyalah nama tempat secara tradisional.

Apabila ditinjau dari sisi kebudayaan. Kebudayaan masyarakat Sumatera Selatan sama, dari sistem sosial, dari adat-istiadat, sistem bangunan tempat tinggal rumah panggung, dan tentunya bahasa. Bahasa-bahasa daerah di Sumatera Selatan sama, hanya sedikit-sedikit berbeda. Misal dari kosa kata atau dialeq.

Masyarakat Melayu Sumatera Selatan yang sudah menyebar tersebut. Kemudian melahirkan sub-sub kepuyangan baru mengikut kekerabatan mereka atau geneologis. Talang lama kemudian membesar dan lapangan perekonomian hutan menyempit. Kemudian anak cucu mereka mereka membangun talang-talang baru.

Maka terciptalah suatu kawasan cukup luas yang terdiri dari beberapa Talang. Mislanya sepuluh Talang atau lebih. Mereka semua masih masuk dalam kepuyangan atau satu keturunan. Dari sinilah kemudian terciptalah sistem pemerintahan marga. Kata Marga diserap dari kata dalam bahasa Sanskerta.[1]

Pemerintahan marga adalah bentuk pemerintahan asli masyarakat Melayu di Sumatera Selatan. Sistem pemerintahan Marga atau Margo di Sumatera Selatan diketahui oleh budayawan dan sejarawan di Sumatera Selatan melalui peninggalan Piagam-Piagam peninggalan Kesultanan Palembang (Ratu Sinuhun dan Sunan Candi Walang).

Kesultanan Palembang adalah kerajaan kota yang berkuasa di Palembang saja. Kemudian perlahan memperluas pengaruh ke pedalaman Sumatera Selatan. Penyebaran pengaruh penguasa di Palembang melalui musyawarah, angkat keluarga (angkan-dangkan).

Dari sini, muncul gelar pangeran-pangeran atau ratu yang diberikan Sultan. Konsesi ekonomi, dan pengukuhan kedudukan sebagai pemimpin Marga (Depati). Sedangkan pemimpin di Palembang mendapatkan pengakuan dan dukungan sebagai penguasa tertinggi. Bentuk saling tunjang dan saling ketergantungan.

Pemberian piagam-piagam oleh para penguasa di Palembang masa itu. Bukan piagam pembentukan Marga. Tapi bentuk pengakuan kedaulatan pemerintahan Marga dalam lingkup wilayah tertentu (raja kecil). Dengan demikian bentuk Pemerintahan Marga sudah ada sejak sebelum adanya kesultanan Palembang.

Seiring waktu ada juga marga-marga yang dibentuk semasa Kesultanan Palembang dan saat Penjajahan Belanda. Seperti Marga Singa Desa di Kabupaten Musi Banyuasin. Marga Singa Desa didirikan oleh Depati Samsudin atau Udin. Setelah melalui serangkaian perang-perang antar dusun atau talang disekitar Talang Rengas Gemuruh tempat kediaman beliau. Depati Udin dapat mempersatukan wilayah-wilayah didaerahnya.

Kemudian barulah mendirikan Marga Singa Desa. Untuk mengambil legalitas dan pengukuhan. Depati Udin pergi ke Palembang dan dikukuhkan sebagai Depati Marga Singa Desa oleh Sultan Mahmud Badaruddin I. Pada zaman kolonial Belanda mengetahui sejarah kepahlawanan Depati Udin yang hebat seperti seekor singa di tengah penduduk.

Belanda khawatir dengan cerita-cerita yang sudah melegenda tersebut. Untuk menghapus sejarah kepahlawanan Depati Samsudin yang melegenda. Agar tidak menjadi inspirasi penduduk untuk berperang dan memberontak. Maka nama Marga Singa Desa dirubah menjadi Marga Sanga Desa. Kata sanga diambil dari kata dalam bahasa Jawa, songo yang berarti sembilan (alasan Belanda).

362. Kemudian ada pula perubahan
Yang Terjadi jaman Belanda
Prabumuli masuk Lakitan
Jud dimasukkan ke Singa Desa

363.Dusun Penggage bertukar pula
Bertukar dengan dusun Sereka
Penggage masuk ke Singa Desa
Sereka masuk ke Punjung Marga.

364.Sehingga Marga SINGA DESA
Mempunyai sembilan buah desa
Sehingga nama Singa Desa
Beobah nama SANGA DESA.[2]

Pemimpin marga pada awalnya bergelar puyang atau depati. Gelar depati bukan hanya digunakan untuk pemimpin marga, tapi juga digunakan oleh pemimpin dusun atau Talang (Marseden, 1983). Selain depati pemimpin marga ada juga digelari Pasirah. Gelar pasirah sepertinya dikukuhkan Belanda.

Sifat kepemimpinan marga berbentuk monarki atau turun temurun seperti sistem pemerintahan kerajaan. Di zaman Penjajahan Belanda kepemimpinan Marga yang turun temurun diganti dengan sistem pemilihan langsung atau demokrasi. 

Oleh. Joni Apero
Editor. Desti. S.Sos.
Palembang, 13 Februari 2020.
Latar foto Gunung Dempo, Pagaralam.

Sumber:
M. Arlan Ismail. Marga di Bumi Sriwijaya. Palembang: Unanti Press, 2004.
Yusman Haris. Sanga Desa dari Dahulu Sampai Sekarang. Palembang, 2010.
Mohd. Oedji Anang. Sejarah Marga Sanga Desa. Bandung, 1985.
Edwin M. Loeb. Sumatera Sejarah dan Masyarakatnya. Yogyakarta: Ombak, 2013.
K.H.O. Gadjahnata dan Sri Edi Swasono. Masuk dan Berkembangnya Islam di Sumatera Selatan. Jakarta: UI-Press, 1986.

[1]Edwin M. Loeb, Sumatera Sejarah dan Masyarakatnya, Yogyakarta: Ombak, 2013, h. 21.
[2]Yusman Haris, Sanga Desa dari Dahulu Sampai Sekarang, Palembang, 2010. Ttp.

Sy. Apero Fublic
Via Sejarah Daerah
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts
Newer Posts

You may like these posts

Post a Comment

Post Populer

Ibu Ibu dan Warga Gading Kulon Ikuti Sosialisasi dan Workshop Pembuatan Lilin Aromaterapi dari Minyak Jelantah

Ibu Ibu dan Warga Gading Kulon Ikuti Sosialisasi dan Workshop Pembuatan Lilin Aromaterapi dari Minyak Jelantah

Monday, August 24, 2026
Semarakkan HUT ke-81 RI, Mahasiswa KKM 17 Mekarsari Universitas Bina Bangsa Ikut Aksi Pembentangan Bendera Raksasa di Pulau Merak Besar

Semarakkan HUT ke-81 RI, Mahasiswa KKM 17 Mekarsari Universitas Bina Bangsa Ikut Aksi Pembentangan Bendera Raksasa di Pulau Merak Besar

Friday, August 14, 2026
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Mahasiswa KKM 17 UNIBA Luncurkan Website Profil Desa Kelurahan Mekarsari

Mahasiswa KKM 17 UNIBA Luncurkan Website Profil Desa Kelurahan Mekarsari

Tuesday, August 18, 2026

BULETIN APERO FUBLIC

BULETIN APERO FUBLIC

Translate

Search This Blog

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Subscribe
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe

Featured Post

Lestarikan Budaya Lokal, SMP Negeri 4 Prambanan Gelar Outing Kelas Permainan Tradisional di Tebing Breksi

PT. Media Apero Fublic- Friday, September 11, 2026 0
Lestarikan Budaya Lokal, SMP Negeri 4 Prambanan Gelar Outing Kelas Permainan Tradisional di Tebing Breksi
APERO FUBLIC   I  SLEMAN.--  Sebuah kegiatan outing kelas bertajuk "Pelestarian Budaya Lewat Permainan Tradisional" sukses dilaksanakan …

Most Popular

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Sunday, November 10, 2019
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020
Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Tuesday, October 15, 2019
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Saturday, March 21, 2020
Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Thursday, November 07, 2019
Mengenal Buah Pedare

Mengenal Buah Pedare

Monday, June 22, 2020
Powered by Blogger
Apero Fublic

Website Archive

  • 20261878
  • 20251140
  • 2024217
  • 2023142
  • 2022105
  • 2021368
  • 2020435
  • 2019282
  • 20183

MAJALAH KAGHAS

MAJALAH KAGHAS

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

TABLOID APERO FUBLIC

TABLOID APERO FUBLIC

SELAK MAJO

SELAK MAJO
Karikatur

Labels

Aceh Aceh Besar Aceh Tamiang Aceh Tengah Aceh Utara Alor Amerika Serikat Anambas Andai-Andai Angkat Besi Antropologi APERO FUBLIC Apero Herbal Apero Popularity Arkeologi Artikel Asahan Atambua Australia BABEL Badan Pemerintah Bahasa Bali Bandar Lampung Bandung Bangka Barat Bangka Belitung Bangkalan Bangkinang Banjarmasin Banjarnegara Bantaeng Banten Bantul Banyuasin Banyuwangi Batam Batang Batu Bara Batusangkar Baubau Bawaslu Bekasi Beladiri Belanda Belarusia Belu Bencana Bener Meriah Bengkayang Bengkulu Bengkulu Selatan Berita Berita anggal Berita Daerah Berita Internasional Berita Nasional Betul Daerah Binjai Biologi Bireuen Biruisme Bisnis Blitar BNN Bogor Bojonegoro Bola BOLMONGUT BOLTARA Bone Bosnia Boven Digoel BPD Brand Brazil Brebes Budaya Budaya Daerah Budaya Dunia Buku Populer Buletin AF Bulungan Cerita Bersambung Cerita Kita Cerita Rakyat Cerpen Ciamis Cilegon Cililin Cina Dairi Daratan dan Hutan Deli Serdang Demak Depok Dompu Dongeng Dongeng Dunia DPD RI DPR RI DPRD Dunia Anak e-Biografi e-Biografi Tokoh Ekonomi Ekonomi IsIam Ekonomi Islam Elektronik Energi Esai Event FASHION Fauna Feature Film Filsafat Flora Flores Fotografi Gatget Geografi Gunungsitoli Healthy & Fitness Himpunan Muslim HSS HST Hukum Hukum Islam Ibu dan Anak Ideologi Ilmu Kesastraan Ilmu Sastra India Indragiri Hulu Indramayu Iran Islam dan Budaya Islam dan Lingkungan Hidup Islam dan Negara Islam dan Sosial JABAR Jakarta Jambi JATENG JATIM Jatinangor Jember Jembrana Jepang Jerman Jurnal AF Jurnalisme Kita Jurnalistik Kabar Buku Kabar Desa KALBAR Kalimantan Utara KALSEL KALTARA KALTENG KALTIM Kampar Kampus Kanada Kapolri Karo Kata Mutiara Katolik Kebudayaan Keislaman Kekristenan Kelautan Kendal Kepahiang Kepemimpinan Kepulauan Riau Kerinci Kesehatan Kesehatan dan Pendidikan Wanita Kesenian Ketapang Keuangan Kimia Kisah Legenda KKN Klaten Kolaka Konawe Selatan Korea Selatan Korupsi Kota Kota Bengkulu Kriminal Kuansing Kubu Raya Kuliner Kupang Labuhan Bajo Labuhan Batu LABURA Labusel Lahat Lamandau Lampung Lampung Tengah Langkat Laporan Penelitian Lebak Lebong Lembata Lewoleba Lhokseumawe Lingkungan Lingkungan Hidup Lombok Lowongan Kerja Lubuk Linggau Lubuk Pakam Magang Mahasiswa Mahasiswi Majalah Kaghas Makassar Malang Malaysia Malinau Manado Mappi Marinir Mask Mataram Medan Media Sosial Mempawah Menembak Meranti Merauke Militer Mitos Mojokerto Morowali Morut Muara Dua Muara Enim Muaro Jambi MUBA Muratara Musi Rawas Musik Nasional Natuna Ngawi Nias Selatan NTB NTT Ogan Ilir OKI OKU OKU Selatan OKU Timur Olahraga Olaraga Opini Organisasi Ormas Otomotif Padang Padang Lawas Padang Panjang Pagaruyung Pakpak Bharat Palangkaraya Palembang PALI Palopo Palu Pamulang Panjat Tebing Pantun Papua Papua Barat Daya Papua Selatan Papua Tengah Parigi Moutong Paringi Moutong Pariwisata Partai Pasaman Pasaman Barat Pasuruan PDF Pekanbaru Pematangsiantar Pemerintahan Pendape Pendidikan Penyakit Masyarakat Perancis Perkebunan Perpustakaan Pertanian Pertanian dan Alam Perternakan Pesisir Selatan Peternakan Pidie Pinrang PKM Politik Pontianak Populer Bisnis Populer Iklan Populer Produk Populer Profesi PPKn PPL Prabumulih PraLeader Problematika Seks Propaganda Psikologi Public Figure Puisi Puisi Akrostik Purwokerto Purworejo Pustakawan PWI PWI SumSel Redaksi AF Renang Resensi Riau Rote Ndao Rusia Samarinda Samosir Sampah dan Limbah Sastra Kita Sastra Klasik Sastra Lisan Sastra Moderen Sastra Modern SDA Sejarah Sejarah Daerah Sejarah Islam Sejarah Kebudayaan Sejarah Umum Sekayu Seluma Semarang SEMSEL Senam Seniman Sepak Bola Sepeda Listrik Sepeda Motor Serang Seruyan Siak Sibolga Sidenreng Rappang Sidoarjo Sijunjung Silat Simalungun Singapura Singkawang Skil Wanita SMA Smart TV Solok Sorong Sosial Masyarakat Sosiologi Sport Suara Rakyat Sudut Pandang Sukabumi Sukamara SULSEL SULTENG SULTENGRA SULTRA Sumba Sumba Barat SUMBAR Sumber Air Sumedang Sumenep SUMSEL SUMUT Sungai Sungai Penuh Surabaya Surat Kita Syarce Tablet Tabloid AF Tamiang Tanah Bumbu Tanah Datar Tangerang Tanjab Barat Tanjung Selor Tapanuli Tapanuli Utara TAPANUSEL TAPTENG Teater Tebing Tinggi Tebo Teknologi Temanggung Tenaga Kerja Thailand TNI TNI AD TNI AL TNI Angkatan Laut TNI AU Tokoh Tokoh Wanita Tradisi Transportasi TTU UKM-Bisnis Video Women World Yogyakarta

Laman Khusus

  • Cahaya
  • Daftar Kata Istilah Baru
  • e-Galeri Apero Fublic
  • Mari Kita Hijrah
  • Nasihat dan Motivasi
  • Apero Quote
  • Pribahasa Indonesia
  • Picture Indonesia
  • Pangeran Ilalang I
  • Pangeran Ilalang II

Pages

  • Pecakapan Sunset Sunrise
  • Flora Pangan Indonesia
  • Fauna Indonesia
  • Dawnload PDF Gratis
  • Dawnload Feature Gratis (PDF)

Recent Posts

Popular Posts

  • Ibu Ibu dan Warga Gading Kulon Ikuti Sosialisasi dan Workshop Pembuatan Lilin Aromaterapi dari Minyak Jelantah
    APERO FUBLIC   I  SLEMAN-TURI.—   Dukuh Gading Kulon, Kalurahan Donokerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, menjadi lokasi peny...
  • Semarakkan HUT ke-81 RI, Mahasiswa KKM 17 Mekarsari Universitas Bina Bangsa Ikut Aksi Pembentangan Bendera Raksasa di Pulau Merak Besar
    APERO FUBLIC   I  CILEGON.–   Kelompok Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 17 Kelurahan Mekarsari dari Universitas Bina Bangs...
  • Mengenal Buah Raman
    APERO FUBLIC.- Buah raman atau dikenal juga dengan nama buah aman, dan gandario. Buah asli endemik Indonesia ini banyak tumbuh di pulau ...
  • Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series
    Goda Series e-Bike APERO FUBLIC.- Berbicara tentang e-Bike atau sepeda Listrik saat ini memang tidak ada habisnya. Kendaraan praktis tanp...
  • Mahasiswa KKM 17 UNIBA Luncurkan Website Profil Desa Kelurahan Mekarsari
    APERO FUBLIC   I  CILEGON.--   Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 17 Universitas Bina Bangsa (UNIBA) resmi meluncur...
  • Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly
    Sepeda Motor Listrik Produksi U^Winfly APERO FUBLIC.- U^Winfly merupakan Perusahaan Industrial pada sektor bergerak industri kendaraan list...
  • KKN UMRI Kelompok 92 Kenalkan Beragam Emosi kepada Anak-anak TK Aufa Zafira
    APERO FUBLIC   I  BUNUT.—  Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Kelompok 92 mengadakan kegia...
  • Cegah Stunting Sejak Dini: Mahasiswa UTM Kenalkan Olahan Es Loli Daun Kelor di Posyandu Anggrek
    APERO FUBLIC   I   BANGKALAN.–   Daun kelor yang selama ini lebih dikenal sebagai bahan sayuran diolah menjadi sesuatu yang berbeda oleh Tim...
  • Mengapa Kecerdasan Emosional Menjadi Kunci di Era Digital?
    Mengapa Kecerdasan Emosional Menjadi Kunci di Era Digital? Oleh: Rifda Arsy Aulia Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Sib...
  • Media Sosial: Manfaat Besar atau Risiko Nyata bagi Remaja ?
    Perubahan Interaksi Sosial Remaja di Era Digital APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Media sosial kini menjadi ruang utama bagi remaja Indonesia . D...

Editor Post

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Monday, July 15, 2024
Mengenal Pohon Serdang

Mengenal Pohon Serdang

Saturday, August 05, 2023
Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
MAKANAN CIRI KHAS SEKAYU: Pundang Muba

MAKANAN CIRI KHAS SEKAYU: Pundang Muba

Wednesday, December 06, 2023
Mata Cantik Aisyah Part III: Aisyah dan Geng Mio

Mata Cantik Aisyah Part III: Aisyah dan Geng Mio

Sunday, August 18, 2019

Popular Post

Ibu Ibu dan Warga Gading Kulon Ikuti Sosialisasi dan Workshop Pembuatan Lilin Aromaterapi dari Minyak Jelantah

Ibu Ibu dan Warga Gading Kulon Ikuti Sosialisasi dan Workshop Pembuatan Lilin Aromaterapi dari Minyak Jelantah

Monday, August 24, 2026
Semarakkan HUT ke-81 RI, Mahasiswa KKM 17 Mekarsari Universitas Bina Bangsa Ikut Aksi Pembentangan Bendera Raksasa di Pulau Merak Besar

Semarakkan HUT ke-81 RI, Mahasiswa KKM 17 Mekarsari Universitas Bina Bangsa Ikut Aksi Pembentangan Bendera Raksasa di Pulau Merak Besar

Friday, August 14, 2026
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Mahasiswa KKM 17 UNIBA Luncurkan Website Profil Desa Kelurahan Mekarsari

Mahasiswa KKM 17 UNIBA Luncurkan Website Profil Desa Kelurahan Mekarsari

Tuesday, August 18, 2026
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
KKN UMRI Kelompok 92 Kenalkan Beragam Emosi kepada Anak-anak TK Aufa Zafira

KKN UMRI Kelompok 92 Kenalkan Beragam Emosi kepada Anak-anak TK Aufa Zafira

Monday, August 24, 2026
Cegah Stunting Sejak Dini: Mahasiswa UTM Kenalkan Olahan Es Loli Daun Kelor di Posyandu Anggrek

Cegah Stunting Sejak Dini: Mahasiswa UTM Kenalkan Olahan Es Loli Daun Kelor di Posyandu Anggrek

Tuesday, August 18, 2026
Mengapa Kecerdasan Emosional Menjadi Kunci di Era Digital?

Mengapa Kecerdasan Emosional Menjadi Kunci di Era Digital?

Thursday, August 13, 2026
Media Sosial: Manfaat Besar atau Risiko Nyata bagi Remaja ?

Media Sosial: Manfaat Besar atau Risiko Nyata bagi Remaja ?

Wednesday, December 10, 2025

Populart Categoris

Andai-Andai 3 Artikel 71 Berita 1926 Berita Daerah 1807 Berita Internasional 45 Berita Nasional 1250 Brand 117 Budaya Daerah 41 Cerita Bersambung 20 Cerita Kita 69 Cerita Rakyat 12 Cerpen 33 Dongeng 67 Ekonomi 127 Elektronik 21 FASHION 14 Fauna 4 Flora 65 Healthy & Fitness 15 Ibu dan Anak 12 Islam dan Budaya 12 Islam dan Lingkungan Hidup 7 Jurnalisme Kita 21 Kampus 1167 Kesehatan 48 Kisah Legenda 10 Kuliner 34 Mitos 15 Opini 693 PDF 3 Pantun 6 Pariwisata 58 Penyakit Masyarakat 6 Problematika Seks 7 Puisi 70 Puisi Akrostik 5 Sampah dan Limbah 4 Sastra Kita 64 Sastra Klasik 55 Sastra Lisan 15 Sejarah Daerah 25 Sejarah Kebudayaan 29 Sepeda Listrik 15 Sport 2 Surat Kita 8 Tablet 20 Teknologi 210 Tokoh Wanita 11 UKM-Bisnis 43 Video 20 Women 4 World 3 e-Biografi Tokoh 23
APERO FUBLIC

About Us

PT. Media Apero Fublic merupakan perusahaan Publikasi dan Informasi yang bergerak dalam bidang Industri Kesusastraan. Apero Fublic merupakan bidang usaha utama bidang jurnalistik.

Contact us: fublicapero@gmail.com

Follow Us

© Copyright 2023. PT. Media Apero Fublic by Apero Fublic
  • Disclaimer
  • Tentang Apero Fublic
  • Advertisement
  • Contact Us