PT. Media Apero Fublic

PT. Media Apero Fublic merupakan perusahaan swasta yang bergerak pada bidang usaha Publikasi dan Informasi dengan bidang usaha utama Jurnalistik.

Buletin Apero Fublic

Buletin Apero Fublic adalah buletin yang mengetengahkan tentang muslimah, mulai dari aktivitas, karir, pendidikan, provesi, pendidikan dan lainnya.

Penerbit Buku

Ayo terbitkan buku kamu di penerbit PT. Media Apero Fublic. Menerbitkan Buku Komik, Novel, Dongeng, Umum, Ajar, Penelitian, Ensiklopedia, Buku Instansi, Puisi, Majalah, Koran, Buletin, Tabloid, Jurnal, dan hasil penelitian ilmiah.

Jurnal Apero Fublic

Jurnal Apero Fublic merupakan jurnal yang membahas tentang semua keilmuan Humaniora. Mulai dari budaya, sejarah, filsafat, filologi, arkeologi, antropologi, pisikologi, teologi, seni, kesusastraan, hukum, dan antropologi.

Majalah Kaghas

Majalah Kaghas, meneruskan tradisi tulis tradisional asli Sumatera Selatan.

Apero Fublic

Apero Fublic, merupakan merek dagang PT. Media Apero Fublic bidang Pers (Jurnalistik).

Apero Book

Apero Book merupakan toko buku yang menjual semua jenis buku (baca dan tulis) dan menyediakan semua jenis ATK.

Buletin

Buletin Apero Fublic merupakan buletin yang memuat ide-ide baru dan pemikiran baru yang asli dari penulis.

11/09/2023

DAWNLOAD PDF ARTIKEL


Ilmu Perpustakaan

Mahasiswa UIN Raden Patah Palembang. Fakultas Adab dan Humaniora. Jurusan Ilmu Perpustakaan.

1. Dawnload PDF Artikel, Klik: Arniza Dwi Pibri
2. Dawnload PDF Artikel, Klik: Rohima Aprilia
3. Dawnload PDF Artikel, Klik: Deslia Azrina Wulan Suci
4. Dawnload PDF Artikel, Klik: Karimatul Hamda
5. Dawnload PDF Artikel, Klik: Ara Fathona Dwi Anjaini
6. Dawnload PDF Artikel, Klik: Helda Fitria Ulfa
7. Dawnload PDF Artikel, Klik: Tania Depani
8. Dawnload PDF Artikel, Klik: Lemiyana

Sejarah Peradaban Islam

1. Dawnload PDF Artikel, Klik: Alvin Aretunang



Sy. Apero Fublic

SURAT SAKTI

APERO FUBLIC.- Awal tahun ajaran baru banyak orang tua siswa yang merasa was - was memikirkan buah hati mereka lulus atau tidak di sekolah mereka, berapa nilai akhir atau raport yang akan diterima dapat masuk atau lulus seleksi sekolah yang favorit atau tidak. Beragam pemikiran berkecamuk di kepala orang tua siswa. Semua pemikiran yang ada tersebut tidak lain untuk pendidikan putra–putri mereka.

Dunia pendidikan bersaing secara sehat, memilih siswa–siswi terbaik yang bersekolah di sekolah mereka. Berbagai upaya dan usaha yang di lakukan demi yang terbaik. Masa penerimaan peserta didik baru di mulai dengan bermacam–macam syarat tertulis dan tak tertulis. Syarat tertulis rata–rata dapat di penuhi oleh peserta didik baru sepert, nilai yang sudah di tentukan, Nomor Induk Siswa yang resmi, pas photo, map warna dan lain–lain.

Mengikuti tes tertulis dan wawancara Syarat tidak tertulis biasanya di bicarakan ketika wawancara berlangsung, seperti berapa dana yang dapat orang tua siswa berikan atau sumbangkan untuk pembangunan sekolah. Dana ini seperti wajib dan wajib harus di penuhi. Tinggal kespakatan antara pihak sekolah dan orang tua siswa.

Di akhir akan ada pengumuman diterima atau tidak diterima sekolah yang dituju. Pada  saat inilah biasanya berlaku ”Surat Sakti” yang mengatasnamakan pejabat ataupun pembesar negeri ini. Masuknya keluarga pejabat ke sekolah favorit menimbulkan perasaan campur aduk di masyarakat.

Beberapa orang mungkin melihatnya sebagai peluang untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan mendapatkan dukungan dari keluarga yang memiliki pengaruh. Namun, ada juga potensi perasaan ketidakpuasan jika dianggap ada penyalahgunaan  kekuasaan atau ketidaksertaraan dalam akses pendidikan.

Surat ”Surat Sakti” ini dapat mengubah keputusan akhir dari pengumuman yang sudah ada. Bagi yang tidak sepantaasnya di terima akhirnya dengan mudah dapat di terima, begitulah kenyataan di negeri kita, negeri seperti dongeng dalam cerita. Suka tidak suka, mau tidak mau rakyat jelata harus menerima kenyataan yang ada.

Oleh: Rindra Diani
Mahasiswi Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang. Fakultas Adab & Humaniora, Jurusan Ilmu Perpustakaan.
Editor. Rama Saputra, S. Hum

Sy. Apero Fublic

DANAU RAYO: Objek Wisata Baru di Musi Rawas Utara (Muratara)

APERO FUBLIC. MURATARA.- Di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Provinsi Sumatera Selatan. Terdapat sebuah danau yang terletak di hutan lindung Desa Sungai Jernih, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara. Keberadaan danau ini sudah tersebar luas dan kini dimanfaatkan oleh masyarakat Muratara sebagai objek wisata.

Masyarakat setempat menyebut danau ini dengan  Danau Rayo, danau ini mempunyai daya tarik luarbiasa, yaitu berupa pemandangan pepohonan yang rindang disekitar danau. Air danau sangat jernih sehingga dasar danau dapat terlihat dengan mata telanjang dan suasananya yang hening. Memberikan rasa nyaman yang membuat pengunjung betah.

Danau Rayo merupakan destinasi wisata yang sangat cocok  dijadikan tempat  liburan keluarga. Dimana pengunjung dapat bersenang-senang menjelajahi danau dan berfoto, selfie atau dokumentasi video. Danau ini sangat mudah diakses karena jalan menuju ke danau sudah bagus dan jaraknya  tidak terlalu jauh dari Jalan Lintas Sarolangun-Lubuk Linggau.

Danau ini dapat dicapai dengan transportasi darat seperti  mobil dan sepeda motor. Pengunjung destinasi wisata ini juga bisa  melihat kehidupan suku Anak Dalam atau penghuni hutan hijau. Saat ini Pemerintah Daerah Sumsel dan  Kabupaten Musi Rawa Utara tengah mengembangkan destinasi wisata tersebut agar mampu menarik wisatawan semakin banyak.

Keberadaan danau ini tak lepas dari kisah misterius yang masih menjadi mitos di masyarakat. Penduduk setempat mengatakan bahwa Danau Rayo ada hubungannya dengan seorang pemuda tampan bernama Bujang Kurap. Konon pemuda tampan tersebut masih keturunan Si Pahit Lidah, tokoh yang terkenal dengan kutukannya ada juga yang menyebut pemuda tampan ini berasal dari Minangkabau Sumatera Barat.

Pemuda ini mengembara dari desa ke desa dan membantu warga sekitar dengan keahlian dalam bidang pertanian dan ilmu bela diri. Si pemuda tampan pengembara yang singgah di Karang Panggang Lamo ialah Desa Sungai Jernih sekarang. Disini, Si Pemuda tampan diangkat menjadi anak oleh seorang perempuan tua yang hidup sendirian. Waktu cepat berlalu, kehadiran pemuda tampan ini diketahui penduduk desa lainnya dan tak sedikit gadis yang menyukai pemuda tersebut sehingga menimbulkan persaingan antar gadis.

Tidak ingin dirinya menjadi rebutan gadis-gadis, pemuda ini lalu mengubah wujudnya menjadi buruk rupa dipenuhi kurap dan bau tak sedap. Lalu Bujang Kurap membuat sayembara dengan menancapkan batang lidi di tengah lapangan. Jika ada penduduk desa yang mampu mencabut batang lidi itu, maka Bujang Kurap akan pergi dari desa itu.

Namun, tak satupun penduduk desa yang mampu dan hanya Bujang Kurap yang mampu mencabutnya. Setelah lidi dicabut air terus menerus keluar dari tanah dengan deras sehingga menenggelamkan desa dan masyarakat disana. Hanya ibu angkat Bujang Kurap lah yang selamat karena menaiki rakit yang disiapkan sebelumnya oleh Bujang Kurap. Dengan demikian, terbentuklah sebuah danau yang sekarang dikenal dengan nama Danau Rayo.

Oleh: Arniza Dwi Fibri
Editor. Arip Muhtiar, S. Hum.

Mahasiswi Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang. Fakultas Adab dan Humaniora. Jurusan Ilmu Perpustakaan.

Sy. Apero Fublic

11/08/2023

Pj Bupati: H Apriyadi Apresisasi Karya Penyanyi Novia Wulandari

APERO FUBLIC. MUSI BANYUASIN.- Penyanyi Novia Wulandari, asal Sekayu, Muba, baru saja merilis lagu terbarunya bertajuk "Beume" (7/11/2023) sebuah karya yang mengangkat tema pertanian sebagai bentuk peringatan atas Hari Pangan Sedunia. Meski usianya masih muda, 27 tahun, Novia telah berhasil menciptakan dan menyanyikan empat lagu karyanya, seperti Festival Randik, Kota Wisata Olahraga, Indu Rentue dan teranyar yaitu Beume ungkap Pj Bupati Musi Banyuasin H Apriyadi Melalui Kadis Kominfo Musi Banyuasin Herryandi Sinulingga.

Sinulingga menjelaskan bahwa Karya karya anak muda muba patut terus kita Apresiaasi dan kita suport bersama dan karya karya lagu ini akan kami promosikan juga di Chanel media  Dinkominfo Musi Banyuasin Antara  lain Melalui Radio Gema Randik 97 Fm dan Chanel Muba TV dan Seluruh Sosmed Dinkominfo Musi Banyuasin, dan tentunya Media Mitra Dinkominfo Musi Banyuasin, Tujuannya selain memperkenalkan karya asli anak anak Muba yang inovatif juga sekaligus menjadi inspirasi bagi seluruh anak anak muda Musi Banyuasin, sehingga  dapat mencontoh karya karya yang postif dan membagakan dan ini adalah salah satu sinergitas pemerintah dengan warganya untuk berbagi dan terus berkarya untuk mempromosikan Musi Banyuasin  melalui karya karya seni ungkap Sinulingga.

"Beume" adalah sebuah lagu yang ditujukan khusus untuk para petani di Indonesia, terutama bagi mereka yang berada di Muba dan Sumatera Selatan. Dipilihnya tema bertani dalam lagu ini karena ingin mencerminkan kehidupan masyarakat Muba yang sangat terkait dengan sektor pertanian. Pertanian bukan hanya menjadi tulang punggung perekonomian, namun juga menjadi bagian integral dari budaya masyarakat setempat. Lagu ini menjadi cerminan tentang keindahan, kearifan lokal, dan semangat gotong royong dalam pengelolaan lahan pertanian.

Selain itu, "Beume" juga menyampaikan pesan penting tentang perlunya menjaga alam, sumber daya alam, dan melestarikan budaya daerah dalam upaya menjaga ekosistem dan kehidupan masyarakat.

Terima kasih kami ucapkan kepada Bapak Pj. Bupati Muba, para sponsor dan rekan-rekan tim yang terlibat dalam pembuatan lagu dan video klip Beume ini.

Semoga Lagu daerah "Beume" ini dapat menjadi suara yang menggambarkan kehidupan, tradisi, dan nilai-nilai yang terkandung dalam bertani, yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah masyarakat Musi Banyuasin. Melalui musik, kami ingin mengabadikan warisan budaya tak benda ini agar dapat dinikmati oleh generasi sekarang dan yang akan datang tutur Penyanyi Novia Wulandari.

Oleh. Joni Apero
Tatafoto. Dadang Saputra

Sy. Apero Fublic

Novia Wulandari Rilis Lagu Bertema Pertanian, Peringati Hari Pangan Sedunia

APERO FUBLIC. SEKAYU.- Penyanyi Novia Wulandari, asal Sekayu, Muba, baru saja merilis lagu terbarunya bertajuk "Beume" (7/11/2023) sebuah karya yang mengangkat tema pertanian sebagai bentuk peringatan atas Hari Pangan Sedunia. Meski usianya masih muda, 27 tahun, Novia telah berhasil menciptakan dan menyanyikan empat lagu karyanya, seperti Festival Randik, Kota Wisata Olahraga, Indu Rentue dan teranyar yaitu Beume ungkap Pj Bupati Musi Banyuasin H Apriyadi Melalui Kadis Kominfo Musi Banyuasin Herryandi Sinulingga.

Sinulingga menjelaskan bahwa Karya karya anak muda muba patut terus kita Apresiaasi dan kita suport bersama dan karya karya lagu ini akan kami promosikan juga di Chanel media  Dinkominfo Musi Banyuasin Antara  lain Melalui Radio Gema Randik 97 Fm dan Chanel Muba TV dan Seluruh Sosmed Dinkominfo Musi Banyuasin, dan tentunya Media Mitra Dinkominfo Musi Banyuasin, Tujuannya selain memperkenalkan karya asli anak anak Muba yang inovatif juga sekaligus menjadi inspirasi bagi seluruh anak anak muda Musi Banyuasin, sehingga  dapat mencontoh karya karya yang postif dan membagakan dan ini adalah salah satu sinergitas pemerintah dengan warganya untuk berbagi dan terus berkarya untuk mempromosikan Musi Banyuasin  melalui karya karya seni ungkap Sinulingga.

"Beume" adalah sebuah lagu yang ditujukan khusus untuk para petani di Indonesia, terutama bagi mereka yang berada di Muba dan Sumatera Selatan. Dipilihnya tema bertani dalam lagu ini karena ingin mencerminkan kehidupan masyarakat Muba yang sangat terkait dengan sektor pertanian. Pertanian bukan hanya menjadi tulang punggung perekonomian, namun juga menjadi bagian integral dari budaya masyarakat setempat. Lagu ini menjadi cerminan tentang keindahan, kearifan lokal, dan semangat gotong royong dalam pengelolaan lahan pertanian.

Selain itu, "Beume" juga menyampaikan pesan penting tentang perlunya menjaga alam, sumber daya alam, dan melestarikan budaya daerah dalam upaya menjaga ekosistem dan kehidupan masyarakat.

Terima kasih kami ucapkan kepada Bapak Pj. Bupati Muba, para sponsor dan rekan-rekan tim yang terlibat dalam pembuatan lagu dan video klip Beume ini.

Semoga Lagu daerah "Beume" ini dapat menjadi suara yang menggambarkan kehidupan, tradisi, dan nilai-nilai yang terkandung dalam bertani, yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah masyarakat Musi Banyuasin. Melalui musik, kami ingin mengabadikan warisan budaya tak benda ini agar dapat dinikmati oleh generasi sekarang dan yang akan datang tutur Penyanyi Novia Wulandari. (HS)


Editor. Rama Saputra, S. Hum
Tatafoto. Dadang Saputra

Sy. Apero Fublic

11/03/2023

Diduga Simpan dan Gunakan Narkoba Oknum ASN Ditahan Satres Narkoba Polres Muba

APERO FUBLIC. MUBA.- Oknum ASN inisial "W" diduga pegawai Dinas PU PR Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) bersama seorang rekannya, ditangkap Satres Narkoba Polres Muba di kediamannya beralamat di Jalur 1, Kelurahan Kayu Ara, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Muba sekita pukul 13:00 WIB. Karena diduga menyimpan dan menggunakan barang terlarang Narkoba (Kamis, 2/11/2023).

Pada waktu Petugas Satres Narkoba menggerebek rumah kediamannya, W dan rekannya sempat melarikan diri namun berkat kesigapan aparat kepolisian kedua oknum ASN itupun dapat segera ditangkap dan diamankan oleh Petugas Satres Narkoba, setelah sebelumnya memberikan tembakan peringatan ke udara.

Salah seorang warga yang menyaksikan peristiwa tersebut, kepada awak media mengatakan, ia sempat melihat barang bukti milik tersangka diamankan petugas kepolisian, yaitu sebungkus plastik agak besar berisi beberapa bingkisan kecil berisi diduga Narkotika.

Pada sore hari sekitar pukul 16.00 awak media ini bersama seorang rekan wartawan, menemui Kasat Narkoba Polres Muba AKP Heri, M.H., guna konfirmasi dan menanyakan kronologi kejadian, barang bukti dan lain-lain, namun AKP Heri mengatakan dirinya belum bisa memberikan jawaban karena harus melapor terlebih dahulu kepada pimpinan.

"Saya belum bisa menjawab karena saya harus menghadap pimpinan (Kapolres-pen) untuk melapor, besok kalian boleh datang lagi kesini," ujarnya.

Esok pagi, (hari ini 3/11/2023) awak media ini bersama seorang rekan wartawan kembali menemui AKP Heri guna mendapatkan informasi, akan tetapi Heri mengatakan mengenai hal itu akan disampaikan melalui Kasubag Humas Polres Muba.

Ketika dikonfirmasi media ini via WA, Kasubag Humas Polres Muba-AKP Susianto, mengatakan pihaknya masih ada kegiatan lain.

"Kami masih ada audit kinerja dari Polda, pak," jawabnya.

Sementara itu salah satu tokoh Pemuda Kabupaten Muba, Hermanto S, kepada media ini mengatakan, Dia bersama masyarakat Musi Banyuasin akan mengawal kasus ini sampai vonis inkrah pengadilan.

"Kami berharap Polres Muba bertindak tegas sesuai undang-undang yang berlaku dan tanpa pandang bulu kepada setiap orang yang terbukti tertangkap tangan memiliki dan atau menggunakan narkoba. Kami akan kawal kasus ini sampai P21, sampai ke meja hijau dan sampai vonis hakim berkekuatan hukum tetap," tegasnya.

Sampai berita ini dinaikkan awak media ini belum mendapatkan klarifikasi dari pihak Humas Polres Muba. (SJ)

Sy. Apero Fublic

11/01/2023

Bentuk Layanan Terbitan Berseri Dalam Memenuhi Kebutuhan Informasi di Universitas PGRI Palembang

BENTUK LAYANAN TERBITAN BERSERI DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN INFORMASI DI UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG

Deslia Azrina Wulan Suci

Ilmu Perpustakaan, Fakultas Adab dan Humaniora, Universitas Islam Negri Raden Fatah Palembang

*E-Mail: desliauci1@gmail.com2

Abstract

The library as a center and source of information that is responsible for managing, storing, packaging, and distributing information. Libraries must be able to adapt to developments to precisely, consistently, and consistently satisfy users' information needs. Due to the volume of information being The library provides information and is exchanged in the disciplines of science and technology. Investigating serial publishing services to satisfy the information needs at PGRI University is the goal of this study. Serial publishing services can provide access to publications that are continuously published and managed by the library Descriptive research techniques with a qualitative approach were employed in this study. The results indicate that reading services, guiding services, information retrieval services, and the use of serial publications all involve the provision of various services, including the provision of collections like journals, magazines, and newspapers.

Keywords: Services, serial publications, information needs.

Abstark

Perpustakaan sebagai pusat dan sumber informasi yang bertanggung jawab untuk dapat pengelolaan, penyimpan, pengemas, dan pendistribusikan informasi. Perpustakaan harus mampu beradaptasi dengan perkembangan agar memenuhi kebutuhan informasi pengguna dengan konsisten, akurat, dan tepat. Perpustakaan juga berfungsi sebagai penyedia informasi karena banyaknya informasi di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan layanan terbitan berseri yang dapat digunakan oleh universitas untuk memenuhi kebutuhan informasi mereka. layanan perbitan berseri dapat menyediakan akses kepada terbitan yang dapat diterbitakan dengan cara terus-menurus dan di kelola oleh perpustakaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskripsi kualitatif. Namun, hasilnya menunjukkan bahwa berbagai jenis koleksi yang tersedia, termasuk jurnal, majalah, dan surat kabar, menyediakan layanan seperti layanan baca, bimbingan, dan pencarian informasi.

Kata kunci: Pelayanan, terbitan berseri,kebutuhan informasi.


PENDAHULUAN

Saat itu, perkembangan informasi sangat pesat, zaman sekarang dikatakan sebagai zaman informasi dan elektronik, sehingga, perpustakaan harus mengikuti proses perkembangan yang semakin maju, media yang beragam menuntut perpustakaan agar selalu mengikuti proses perkembangan zaman yang begitu berkembang pesat. Informasi sebagai salah satu kebutuhan utama setiap manusia termasuk penggunanya, tidak heran jika manusia berlomba-lomba untuk mengetahui berbagai jenis informasi yang terdapat didalamnya dan terus dikembangkan agar tidak ada lagi kekurangan informasi. sebagai perpustakaan tempat orang atau pengguna dapat memperoleh informasi, misalnya perpustakaan yang dapat mengelolah dan menyajikan suatu berbagai jenis informasi yang dapat dibutuhkan oleh pemustaka atau pengguna. Perpustakaan ialah tempat  pusat sumber informasi sehingga pemustaka  dapat memperoleh informasi yang pengguna butuhkan karena mencangkup semua semua jenis pengetahuan dan data, teknologi, seni, dan budaya. Perpustakaan, yang dimulai dengan kata "pustaka", adalah organisasi yang menyelenggarakan atau menyediakan berbagai jenis penyimpanan digital, navigasi, dan layanan komunikasi. Ini termasuk data, koleksi, artikel, gambar, surat kabar, majalah, dan audio yang disimpan dalam file elektronik dan dirilis melalui jaringan elektronik yang terhubung ke komputer. Perpustakaan juga dapat membentuk berbagai jenis koleksi dengan menggunakan jaringan elektronik yang terhubung ke komputer.(Faizal, 21, no. 1 (2020): 19)  

Koleksi perpustakaan sebagai daya tarik perpustakaan itu sendiri, sebagai aspek penting agar perpustakaan dapat digunakan secara luas oleh pengguna sebagai koleksi informasi yang banyak, lengkap dan memuaskan bagi pengguna informasi, tentunya ada berbagai jenis bahan yang dikumpulkan Untuk mencari informasi secara cepat, tepat, dan akurat di perpustakaan, serial update adalah salah satu caranya.(Sri Wahyuni and Elva Rahmah, (2016): 35157). Soetimah mengungkapkan bahwa layanan perpustakaan juga mempengaruhi kepuasan pengguna dalam mencari informasi karena kita tahu kualitas layanan perpustakaan sangat penting untuk dicapai karena Layanan merupakan inti dari perpustakaan.(Luthfiyah, 2016) Bagus atau tidaknya suatu perpustakaan dapat dinilai dari sistem layanan yang diberikan kepada pengguna. Sedangkan perpustakaan harus dapat memenuhi kebutuhan informasi yang diperlukan penggunanya. (Rahmawati, 2017) Pelayanan terbitan berseri yang dapat dilakukan  untuk dapat memenuhi kebutuhan pemustaka dalam mencari infromasi yang dibutuhkan.


METODE PENELITIAN

Penelitian ini berlokasi di Universitas PGRI Palembang. Peneliti telah menerapkan metode kualitatif deskriptif, artinya pengumpulan data benar-benar terjadi di lapangan. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, menurut Bogdan dan Taylor. Tujuan penelitian kualitatif adalah untuk memahami fenomena yang dialami peneliti, seperti perilaku, observasi, motivasi, dan lainnya. Universitas PGRI adalah tempat penelitian ini dilakukan karena pengelolaan perpustakaan belum efektif. Dalam upaya memenuhi permintaan informasi, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeksripsikan layanan terbitan berseri. Data diperoleh melalui observasi dan wawancara mendalam, penelitian literatur, dan dokumentasi. Kepala perpustakaan dan lima karyawan perpustakaan adalah informan yang diwawancarai. Studi ini dilakukan di Universitas PGRI Palembang dengan tujuan menentukan cara pelayanan terbitan berseri dapat memenuhi kebutuhan informasi pengguna.


HASIL DAN PEMBAHASAN

Sekolah Tinggi Pendidikan dan Pedagogi Asosiasi Guru Republik Indonesia (STKIP-PGRI) sebelum Universitas PGRI Palembang didirikan bersama dengan Unit Pelaksana Teknik Perpustakaan (UPT) dari tahun 1984 hingga 1992. Perpustakaan didirikan sebagai bagian dari STKI-PGRI untuk memenuhi kebutuhan referensi mahasiswa dan pembicara dan memastikan proses konferensi berjalan lancar. Unit Pelaksana Teknik Perpustakaan (UPT) didirikan pada tahun 1984- 1992, bersama dengan dibentuknya Universitas PGRI Palembang, sebelumnya dikenal sebagai perguruan Tinggi Pendidikan dan Pedagogi Asosiasi Guru Republik Indonesia (STKIP-PGRI). Perpustakaan sebagai bentuk satu kesatuan dalam STKI-PGRI lahir untuk dapat memenuhi kebutuhan referensi mahasiswa dan speaker untuk membuat suatu proses konferensi berjalan lancar.  Dengan layanan perpustakaan pengguna bisa dapatkan informasi ini kebutuhan optimal dari Media yang berbeda dan keuntungan yang berbeda alat pemantauan tersedia. Tujuan utama dari layanan perpustakaan yang diberikan, yaitu membantu pengguna menemukan literatur atau informasi diperlukan agar pengguna dapat melakukannya Penggunaan sumber daya informasi yang dimiliki oleh perpustakaan. layanan perpustakaan menjadi ukuran keberhasilan perpustakaan, berkat layanan ini berhubungan langsung dengan pustakawan. Pembaca akan terbantu untuk menemukan dokumen atau informasi penting, jadi Pengguna dapat menikmati Sumber informasi disediakan oleh perpustakaan. Menurut fungsinya, perpustakaan adalah pusat informasi, penelitian, bahan pembelajaran, hiburan dan melayani mahasiswa, guru, staf, UPT Perpustakaan PGRI memiliki koleksi terbitan berseri 953 pada masajalah, jurnal maupun koran.(Sumber data, 2023)  Oleh karena itu, Perpustakaan harus membuat barang dan jasa tersedia untuk pengguna., yang membuatnya lebih mudah untuk mengakses koleksi terbitan berseri. Beberapa layanan yang dapat diakses oleh pengguna adalah:

a.Layanan Baca di Tempat

Layanan membaca sebagai layanan yang diperuntukan pada pengguna perpustakaan, layanan ini dapat digunakan bagi pengguna untuk membaca langsung di perpustakaan, tidak dapat mengambil atau meminjam. Menurut pengelola perpustakaan, layanan membaca atau tempat membaca yang terletak di perpustakaan diperuntukkan bagi pengguna yang ingin membaca langsung di tempat.

Gambar 1
Layanan membaca  ditempat

b. Layanan Penelusuran dan Temu Kembali Data

Dalam layanan penerbitan berseri, alat untuk penelitian dokumenter atau penelitian koleksi tersedia,biasanya dalam bentuk perpustakaan OPAC. "Komputer dan jaringan wifi untuk mendukung oemustaka mempermudah pencarian koleksi yang dicari dan memandu pembukaan website perpustakaan." Oleh karena itu, bentuk layanan yang diberikan bertujuan untuk membuat pengguna lebih mudah menemukan jenis koleksi yang mereka inginkan.

Gambar 2
pencarian dan pencarian informasi dari layanan informasi terpilih.

c. Layanan Bimbingan/Bantuan

Selain itu, layanan ini memungkinkan pengguna mendapatkan saran dari pustakawan yang dapat membantu mereka menemukan sumber informasi. Pengurus dan staf pustakawan juga dapat mendapatkan bantuan dalam pencarian sumber informasi untuk jenis layanan tertentu.

Tabel 1
Pengunjung Koleksi Terbitan Berseri Perpustakaan PGRI

Data pengunjung menunjukan status layanan terbitan berseri hal ini dapat  menunjukkan kurangnya pemustaka yang berkunjung ke koleksi terbitan berseri untuk menikmati jenis koleksi yang disediakan. Hal ini memungkinkan pustakawan untuk menghasilkan ide dengan menyediakan layanan yang inovatif untuk menarik minat pengguna memanfaatkan koleksi terbitan berkala. Rahayuningsih mengungkapkan bahwa tujuan dari Layanan berseri bertujuan untuk memberi tahu pengguna tentang konten berseri dengan cepat, efisien, dan praktis.(Djamarin, 2016) Pustakawan harus dapat menampilkan jenis koleksi mereka dalam urutan kronologis yang diterima, menurut judul, berdasarkan nama organisasi atau organisasi penerbit, atau menurut grup bidang. Ini harus dilakukan agar pengguna perpustakaan dapat mengakses koleksi terbitan berseri yang dibutuhkannya.



Disamping display selain pemajangan jenis koleksi, hingga sarana dan prasana koleksi terbitan. Pustawan dapat menampilkan majalah, surat kabar, dan koran yang baru saja dirilis. agar pengelola dan karyawan perpustakaan PGRI dapat memenuhi kebutuhan informasi pembaca.

KESIMPULAN

Berdasrkan bentuk layanan terbitan berseri di PGRI, layanan terbitan berseri memenuhi kebutuhan pengguna perpustakaan, dan layanan membaca yang digunakan dengan baik merupakan contoh kinerja yang baik. Layanan pencarian informasi memungkinkan pengguna yang ingin mencari informasi dengan mudah menggunakan alat yang tersedia seperti komputer, jaringan wifi, dan sebagainya.. Penggunaan serial perpustakaan seperti majalah, jurnal, booklet dan surat kabar sudah cukup untuk memberikan layanan terbitan berseri di PGRI Palembang. Dari Artikel diatas menunjukan bahwa sebagain besar pengunjung layanan terbitan berseri di UPT PGRI adalah mahasiswa FKIP, sebagaian besar merasakan kepuasan dan senang saat memanfaatkan layanan terbutan berseri dan dapat memenuhi kebutuhan informasi dengan oelayanan yang diberikan dengan baik, pustakawan bertugas dengan profesional, keadaaan ruang yang memadai dan perlengkapan yang memadai dalam memenuhi kebutuhan informasi pemusataka.

DAFTAR PUSTAKA

Djamarin, M. (2016). Layanan Terbitan Berseri Di Perpustakaan Universitas Negri Padang. 1–11.

Faizal Zaman. (2020). Kontribusi Layanan terbitan Berseri Untuk Memenuhi Kebutuhan Informasi Pemustaka Di UPT Perpustakaan Universitas Negeri Makasar. 21(1), 1–9. http://repositori.uin-alauddin.ac.id/17453/1/FAIZAL ZAMAN.pdf

Luthfiyah, F. (2016). Manajemen Perpustakaan dalam Meningkatkan Layanan Perpustakaan. El Idare, 1(2), 189–200. http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/El-idare/article/view/676/608

Rahmawati, N. A. (2017). Penggunaan Teknologi Informasi dalam Pelayanan Sumber Informasi di Perpustakaan. Libria, 9(2), 125–132. https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/libria/article/view/2390

Sumber data. (2023). Data Koleksi Terbitan Berseri.

Wahyuni, S., & Rahmah, E. (2018). Pengembangan Koleksi Perpustakaan Di Perpustakaan Kopertis Wilayah X. Jurnal Ilmu Informasi Perpustakaan Dan Kearsipan, 1(1), 351–357. http://ejournal.unp.ac.id/index.php/iipk/article/view/1526/1327.


Sy. Apero Fublic