Syarce

Syarce adalah singkatan dari syair cerita. Syair cerita bentuk penggabungan cerita dan syair sehingga pembaca dapat mengerti makna dan maksud dari isi syair.

Apero Mart

Apero Mart adalah tokoh online dan ofline yang menyediakan semua kebutuhan. Dari produk kesehatan, produk kosmetik, fashion, sembako, elektronik, perhiasan, buku-buku, dan sebagainya.

Apero Book

Apero Book adalah sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang distribusi semua jenis buku. Buku fiksi, non fiksi, buku tulis. Selain itu juga menyediakan jasa konsultasi dalam pembelian buku yang terkait dengan penelitian ilmiah.

Apero Popularity

Apero Popularity adalah layanan jasa untuk mempolerkan usaha, bisnis, dan figur. Membantu karir jalan karir anda menuju kepopuleran nomor satu.

@Kisahku

@Kisahku adalah bentuk karya tulis yang memuat tentang kisah-kisah disekitar kita. Seperti kisah nyata, kisah fiksi, kisah hidayah, persahabatan, kisah cinta, kisah masa kecil, dan sebagaginya.

Surat Kita

Surat Kita adalah suatu metode berkirim surat tanpa alamat dan tujuan. Surat Kita bentuk sastra yang menjelaskan suatu pokok permasalaan tanpa harus berkata pada sesiapapun tapi diterima siapa saja.

Sastra Kita

Sastra Kita adalah kolom penghimpun sastra-sastra yang dilahirkan oleh masyarakat. Sastra kita istilah baru untuk menamakan dengan sastra rakyat. Sastra Kita juga bagian dari sastra yang ditulis oleh masyakat awam sastra.

Apero Gift

Apero Gift adalah perusahaan yang menyediakan semua jenis hadia atau sovenir. Seperti hadia pernikahan, hadia ulang tahun, hadiah persahabatan, menyediakan sovenir wisata dan sebagainya. Melayani secara online dan ofline.

1/19/2022

Kurang Optimalnya Pembelajaran Jarak Jauh.

APERO FUBLIC.- Perpustakaan Elektronik atau Elektronic Liblary (e-Liblary) sebetulnya sudah berkembang sejak lama yakni sejak keberadaan teknologi informasi berkembang melalui perangkat seperti micro film, audio tape, dan perangkat multimedia sejenis. Kemudian seiring dengan terus berkembangnya teknologi informasi komunikasi dan media perangkat teknologi komunikasi, terutama komputer dengan jaringan local  (LAN) dan internet. Dengan demikian contents perpustakaan elektronik mudah diakses dengan mudah.

Pandemi covid 19 melanda dunia termasuk indonesia,selama 2 Tahun masih belum bisa diperkirakan kapan berakhirnya berdampak luar biasa,mengubah dan membatasi pola aktivitas manusia mulai dari wisata juga termasuk perpustakaan.hal ini yang mengakibatkan pembelajaran dikampus terhenti karena menyebarnya virus covid ini.

Pembelajaran dilakukan secara digital atau daring dilaksanakan mulai maret 2020 proses pembelajaran dilakukan melalui teknologi digital dengan menggunakan berbabagai jenis informasi digital dan media yang mendukung pembelajaran jarak jauh.Pembelajaran jarak jauh yang dilakukan tenaga pendidik lewat media online seperti tenaga pendidik lewat media online seperti WhatsApp, Google MeetGogle Form dan jenis lainnya. Namun demikian sistem ini perlu desain dan teknik pembelajaran yang khusus agar dapat diterapkan. Evaluasi kebijakan perlu dilakukan untuk mengevaluasi sistem pembelajaran jarak  jauh yang selama ini dilaksanakan di sekolah pada semua jenjang pendidikan.

Namun pembelajaran yang dilakukan jarah jauh belum begitu optimal sebab mahasiswa terkendala dengan koneksi internet yang kurang memadai dan efektif  yang diterapkan oleh kampus dan terkendala membuka aplikasi zoom untuk belajar karena sinyalnya kurang bagus.

Oleh. Lara Merta.
Editor. Melly.
Tatafoto. Ahmad Reni Efita.
Palembang, 19 Januari 2022.
Mahasiswi Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, Fakultas Adab dan Humaniora, Jurusan Ilmu Perpustakaan.

Sy. Apero Fublic

Pentingnya Komunikasi Dalam Keluarga

APERO FUBLIC.- KOMUNIKASI secara sederhana dapat diartikan sebagai penyampaian informasi berupa pesan, ide atau gagasan maupun menyampaikan perasaan dari satu pihak ke pihak lain. Kenapa komunikasi penting itu dalam tatanan keluarga? isu kemerosotan nilai-nilai dalam keluarga di beberapa negara banyak mengemuka.

Indikator terjadinya kemerosotan nilai-nilai yaitu meningkatnya angka perceraian, kekerasan pada anak yang dilakukan oleh orang terdekat termasuk keluarga semakin meningkat bahkan manjadi budaya yang turun temurun. Keluarga bukan lagi tempat yang baik bagi perkembangan anak bahkan menjadi tidak aman.

Realitas tersebut terjadi akibat kurang terjalinnya komunikasi yang baik dalam keluarga, komunikasi yang positif merupakan komponen dalam resolusi konflik keluarga. Bila kedekatan keluarga terjaga maka penyesuaian terhadap konflik apapun akan selalu terselesaikan.

Keluarga harus selalu menyadari bahwa kebutuhan hidupnya akan terpenuhi apabila terjalin komunikasi dengan orang lain, karenanya jika berhasil dalam komunikasi efektif maka kebutuhannya akan tercapai. Anak bercengkrama dengan bapak dan ibunya di rumah, mereka bertukar informasi, pengalaman maupun berdiskusi bahkan berdialog yang panjang untuk merundingkan suatu keputusan.

Perlu kiranya anda mengetahui seberapa jauh pentingnya komunikasi dalam keluarga, yaitu komunikasi penting untuk mempererat hubungan keluarga supaya lebih saling mengenal, sebagai jembatan solusi terhadap permasalahan yang muncul, membangun keceriaan dan kehangatan sehingga menambah semangat hidup, komunikasi yang baik dan efektif akan membentuk kepribadian anak menjadi terbuka, luwes dan bersahabat. Itulah yang bisa anda rasakan bila komunikasi terjalin dengan baik bersama keluarga jika anda mampu menciptakan komunikasi yang hangat di rumah, diharapkan anda bisa lebih bijak untuk mulai membangun kebersamaan dengan keluarga.

Suatu studi dalam ‘Jurnal Komunikasi’ keluarga menyatakan pentingnya komunikasi dalam keluarga membentuk ketahanan anak menghadapi kesulitan, orang tua yang terbuka akan aktif berdiskusi dengan anak tentang masalah yang dihadapi namun tetap meyakinkan mereka bahwa bahwa badai pasti akan berakhir’, dengan begitu anak akan mempelajari masalah kehidupan dan menghadapinya dengan tabah dan selalu percaya diri serta selalu berkeyakinan bahwa semua pasti akan berlalu.

Kita sering mendengar atau membaca di media banyak anak remaja yang terjerumus dalam penggunaan narkoba, sex bebas atau bahkan bunuh diri (suicide). Hal ini tentu sangat menyedihkan dan mengapa ini bisa terjadi?. Dulu pelaku pecobaan bunuh diri sering terjadi pada orang dewasa yang diakibatkan karena depresi karena tekanan hidup itupun banyak terjadi di negara maju seperti jepang atau amerika, tetapi sekarang di Indonesia mulai mengalami peningkatan bahkan angka kejadianya meningkat pada tingkat usia remaja.

Pola dalam berkomunikasi memang sangat dipengaruhi oleh sosial budaya, dalam suasana perubahan masyarakat dewasa ini keluarga-keluarga dengan berbagai  latar belakang budaya sering berbenturan dengan nilai-nilai yang baru yang dibawa oleh sistem yang baru. Problem dalam mendidik anak menjadi suatu hal yang tak terelakan, karena dalam hal ini perlu pengetahuan dalam membangun pola komunikasi keluarga secara efektif, sehingga mampu mengantarkan anak-anak memiliki perkembangan emosi yang baik.

Dalam masalah ini, keluarga selalu dihadapkan antara nilai-nilai budaya yang masih dipertahankan dengan nilai-nilai budaya baru. Perkembangan emosi yang sering dikenal dengan istilah kecerdasan emosional sering terabaikan oleh keluarga, sebab masih banyak keluarga yang masih memprioritaskan kecerdasan intelektual (IQ) semata, padahal kecerdasan emosi sangat terkait dengan kecerdasan-kecerdasan lain seperti, sosial, moral, interpersonal dan spiritual.

Demi tercapainya perkembangan kualitas-kualitas emosi maka orang tua sebagai pelatih emosi’ perlu memanfaatkan sebaik-baiknya saat-saat berharga dalam keluarga dengan membangun pola komunikasi yang efektif dengan mengambil peran aktif serta bermakna dalam melatih anak dalam mengajarkan naik turunnya kehidupan yaitu pelibatan emosi baik yang negatif maupun emosi yang positif. Pada dasarnya kemampuan emosional sudah ada sejak lahir bahkan sejak dalam kandungan, tapi seiring perkembangannya sangat tergantung dari interaksi dengan orang lain, artinya emosi merupakan proses mental yang akan berkembang tergantung dari proses belajar dengan lingkungannya.

Oleh. Fitria Rahmawati
Editor. Desti, S.Sos.
Tatafoto. Totong Mahipal.
Palembang, 19 Januari 2022.
Mahasiswi Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, Fakultas Adab dan Humaniora, Jurusan Ilmu Perpustakaan.

Sy. Apero Fublic

Menghindari Berita Hoax

APERO FUBLIC.- Informasi merupakan suatu kumpulan data atau fakta yang telah diolah menjadi sesuatu yang  bermanfaat bagi penerima informasi. Saat ini sudah banyak media-media yang dapat dimanfaatkan dalam menelusuri infomasi. Semakin banyaknya media yang digunakan dan infromasi yang diberikan, maka kita sebagai masyarakat umum harus lebih berhati-hati dalam mencerna informasi.

Informasi yang telah didapatkan harus dicari kebenarannya terlebih dahulu untuk menghindari kepercayaan terhadap berita hoax. Seperti yang diketahui saat ini sudah banyak berita-berita hoax yang beredaran di media social. Sebagai contoh berita mengenai film Upin&Ipin yang beredar di media social Tiktok, banyak yang berspekulasi bahwa cerita Upin&Ipin diambil dari cerita seorang nenek yang kehilangan anak, menantu, serta kedua cucunya saat kecelakaan tragis pada tahu 1995.

Setelah diklarifikasi oleh pihak label Les’ Copaque yang menayangkan serial animasi Upin&Ipin  menyatakan bahwasanya cerita Upin&Ipin merupakan karya imajinasi seseorang dan tidak ada hubungan dengan kisah nyata. Dari sini dapat kita ketahui bahwasanya banyak sekali berita-berita yang muncul tanpa ada pertanggung jawaban apakah berita itu hoax atau tidak.

Dengan demikian, kita sebagai masyarakat yang hidup di era keterbukaan informasi, sebaiknya menyaring terlebih dahulu setiap informasi yang kita terima agar informasi yang kita dapatkan berupa fakta (benar) dan dapat dipertanggungjawabkan.

Oleh. Muhammad Arief Nur Hayyat.
Editor. Selita, S.Pd.
Tatafoto. Rama Saputra.
Palembang, 19 Januari 2022.
Mahasiswa Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, Fakultas Adab dan Humaniora, Jurusan Ilmu Perpustakaan.

Sy. Apero Fublic

1/06/2022

Dunia Pendidikan Darurat Pelecehan Seksual

APERO FUBLIC.- Menurut komisioner subkom pemantauan komnas perempuan Siti Aminah Tardi, pelecehan seksual merupakan salah satu bentuk kekerasan seksual. “Pelecehan seksual adalah perbuatan yang di lakukan dalam bentuk fisik atau nonfisik yang tidak dikehendaki dengan cara mengambil gambar, mengutip, memberikan isyarat bermuatan seksual, meminta seseorang melakukan perbuatan yang demikian pada dirinya, memperhatikan organ seksual baik secara langsung atau menggunakan teknologi, melakukan transmisi yang bermuatan seksual dan melakukan fisik.

Melihat pendapat dari tokoh perempuan diatas, maka dapat disimpulkan bahwa pelecehan seksual itu adalah tindakan atau perilaku yang berkonotasi seks yang tidak dikehendaki dengan cara menggambil gambar, ucapan, isyarat atau yang paling parah ialah melakukan kontakfisik pada korban pelecehan seksual tersebut. Kejahatan atau pelecehan seksual ini dapat terjadi pada siapa saja, dimana dan kapan saja. Apalagi pada akhir-akhir sangat marak terjadi pelecehan seksual pada kaum perempuan dan anak-anak di bawah umur.

Untuk dunia pendidikan sendiri bukanhal yang baru terjadi pelecehan seksual, namun untuk pelecehan seksual yang dialami oleh mahasiswi pada Perguruan Tinggi akhir-akhir ini juga marak terjadi. Namun sangat disayangkan yang menjadi pelaku pelecehan seksual terhadap mahasiswi adalah dosen pengajar setempat, pembimbing skripsi dan tenaga pendidik lainnya. Tenaga pendidik yang seharusnya menjadi teladan bagi para mahasiswa, namun malah melakukan hal yang tidak terpuji tersebut.

Secara politis pengakuan terhadap terjadinya kekerasan seksual dikampus bisa memalukan institusi. Maka menyembunyikan, membiarkan, dan pura-pura tidak mengetahui adalah jalan paling aman yang umumnya ditempuh oleh para petinggi dikampus tersebut. Sampai sekarang tak ada perlindungan hokum memadai bagi korban. Hukum pidana tidak cukup, karena menempatkan kekerasan seksual hanya sebagai tindak kejahatan keasusilaan.

Kejahatan seksual ini bisa menimpa siapa saja, termasuk anak-anak dan keluarga kita sendiri setiap saat. Sebagai bangsa beradab dan berkemanusiaan, maka negara dan kita semua wajib melindungi dan memastikan setiap orang bebas dari ancaman dan tindakan kekerasan seksual.

Oleh: Ria Erlinda.
Editor. Desti, S.Sos.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Palembang, 6 Januari 2022.
Mahasiswi Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, Fakultas Adab dan Humaniora, Jurusan Ilmu Perpustakaan.

Sy. Apero Fublic