1/16/2021

Terjadinya Keseimbangan Pasar Dalam Ekonomi Makro

Apero Fublic.- Keseimbangan adalah menggambarkan suatu situasi dimana semua kekuatan yang ada dalam pasar, permintaan dan penawaran, berada pada dalam seimbang sehingga setiap variabel yang terbentuk dipasar dan kuantitas yang dimina akan sama dengan yang ditawarkan sehingga terjadilah transaksi.

A. Proses Tercapainya Keseimbangan.

Proses terjadinya keseimbangan dalam pasar dapat berawal dari sisi mana saja baik pemerintaan ataupun penawaran, semisal kita anggap proses awal beasal dari sisi permintaan, permintaan tinggi yang tidak bisa dipenuhi oleh pasokan akan menyebabkan adanya kelangkaan, padahal menurut hukum kelangkaan suatu barang yang langka maka akan menyebabkan harga barang tersebut akan meningkat.

B. Perubahan Keseimbangan.

Keseimbangan yang telah tercapai dalam pasar sebagaimana disebut diatas akan tetap bertahan sampai pada akhirnya terjadi perubahan yang bersifat kejutan pada salah satu atau bahkan kedua kekuatan yang ada dalam pasar. Jika terjadi kenaikan pendapatan, maka hal ini akan meningkatkan jumlah permintaan, hal ini bisa direpresentasikan sebagai bergesernya kurva permintaan ke kanan.

C. Perubahan Berasal Dari Sisi Penawaran.

Pada keseimbangan pasar jika terjadi perubahan pada fakto-faktor yang berada pada sisi penawaran, sebagai contoh di sini akan diambil penurunan yang terjadi pada harga input produksi, penurunan tersebut akan meningkatkan jumlah keuntungan per unit, karena adanya produksi turun sementara harga pasar tetap.

D. Perubahan Berasal Dari Sisi Penawaran dan Permintaan.

Pada pemaparan di depan perubahan yang terjadi hanya terdapat pada satu sisi saja, sisi penawaran atau sisi permintaan saja, pada dunia nyata perubahan yang ada bisa terjadi pada kedua belah sisi, sebagai contoh misalnya terjadi kenaikan pendapatan di sisi permintaan dan terdapat perubahan teknologi di sisi penawaran.

E. Bagaimana Proses Yang Terjadi Pada Keseimbangan Pasar.

Beberapa hal tentu mempengaruhi terjadinya proses dalam membentuk keseimbangan pada pasar. Keseimbangan tersebut akan terjadi dikarenakan beberapa hal yang menjadi pengaruh pada market. Berikut ini hal-hal yang bisa mempengaruhi terjadinya sebuah keseimbangan.

1. Penjualan Menyediakan Barang Sesuai Permintaan.

Tugas penjual adalah menyediakan barang disesuaikan dengan permintaan yang ada pada pembeli. Jika barang yang disediakan terlalu banyak. Sementara itu tingkat pembelian buyer menurun maka akan terjadi ketidakseimbangan. Bahkan berpengaruh pada harga pasar yang ada. Oleh karena itu, untuk menciptakan keseimbangan pada pasar dibutuhkan barang yang sesuai dengan permintaan pembeli. Ditandai dengan jumlah yang sama pada satu waktu. Sehingga harga pun tetap normal, tidak mengalami lonjakan harga atau penurunan harga.

2. Stok Barang Sesuai Penawaran Pembeli.

Dalam mendapatkan kesepakatan harga, maka pembeli akan melakukan penawaran kepada penjualan. Pembeli pun akan membeli stok barang dari penjualan sesuai yang dibutuhkan. Jika kedua belah pihak menyetujui adanya kesepakatan harga yang ditentukan maka harga tersebutlah yang disebut dengan harga keseimbangan. Selain itu, stok barang yang tersedia akan konstan saat itu juga, sesuai dengan yang dibutuhkan  pembeli  dan tersedia pada penjual. Jika stok barang kurang, bahkan langka, maka pembeli akan kesulitan mendapatkan barang, hal ini juga akan berpengaruh pada harga.

3. Keseimbangan Permintaan dan Tingkat Ketersediaan.

Kebutuhan pembeli akan barang yang ada pada pasar menjadikan penjual harus memastikan stok barang dagangannya terus tersedia dalam periode tertentu, dan tidak menambahkan jumlah ketersediaan barang yang berlebihan. Maka saat pembeli melakukan permintaan terhadap barang tersebut dengan tidak merubah jumlah permintaan, terjadilah keseimbangan.

Hal ini juga berpengaruh pada harga barang yang ada di pasaran. Harga barang akan disesuaikan dengan permintaan pembeli dan kesepakatan dari penjual. Dengan memperhatikan harga yang sama dan jumlah yang sama pula maka keseimbangan pada pasar terjadi dengan baik.

4. Adanya Kesamaan Jumlah Antara Stok Produsen dan Permintaan Konsumen.

Pada tingkat pemasaran yang efektif, produsen akan menjual barangnya dengan stok yang ada. Setiap harinya produsen tidak akan menambah jumlah stok barang. Sementara itu konsumen pun melakukan permintaan barang sesuai dengan jumlah seperti biasanya.

Jika hal ini terjadi secara terus menerus artinya keseimbangan pada pasar sedang berlangsung. Hal ini terjadi dan berpengaruh kepada harga pasar. Tidak ada alasan bagi produsen untuk menaikkan atau menurunkan harga. Karena sudah terjadi keseimbangan dan harga tetap konstan seperti biasanya.

Penentuan Harga Antara Penjual dan Pembeli.
Dalam bentuknya yang paling sederhana, interaksi konstan antara pembeli dan penjual memungkinkan harga muncul seiring waktu. Seringkali sulit untuk menghargai proses ini karena harga sebagian besar barang yang diproduksi ditentukan oleh penjual. Pembeli bisa menerima harga atau tidak melakukan pembelian. Sementara banyak konsumen yang mungkin melakukan tawar-menawar soal harga dan mereka tidak memiliki pengaruh terhadap harga.

Namun, jika semua pembeli potensial melakukan tawar-menawar, dan tidak ada yang menerima harga yang ditentukan, maka penjual akan cepat mengurangi harga. Dengan cara ini, secara kolektif, pembeli memiliki pengaruh terhadap harga pasar. Akhirnya harga ditemukan yang memungkinkan pertukaran terjadi.

Penjual yang rasional akan mengambil langkah ini lebih jauh, dan mengumpulkan informasi pasar sebanyak mungkin dalam upaya untuk menetapkan harga yang mencapai jumlah penjualan tertentu pada awalnya. Agar pasar berfungsi, arus informasi yang efektif antara pembeli dan penjual sangat penting.

Oleh: Nurul Prastio.
Editor. Selita, S.Pd.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Jambi, 16 Januari 2021.
Mahasiswa Universitas Islam Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. Nim: 50290056. Kelas Perbankan Syariah 3 B.


Sy. Apero Fublic.

0 komentar:

Post a Comment