1/16/2021

Tahukah Anda Apa Yang Dimaksud Dengan Perekonomian Tertutup?

Apero Fublic.- Apa itu perekonomian tertutup atau closed economy. Perekonomian tertutup adalah sebuah perekonomian tanpa transaksi dengan negara lain. Untuk menumbuhkan perekonomian, sebuah negara mengandalkan konsumsi rumah tangga, investasi bisnis dan belanja pemerintah. Perekonomian tertutup ini  perekonomian yang dimana hanya ada masyarakat atau ibu rumah tangga (konsumen) dan perusahaan yang bertindak sebagai produsen.

Perekonomian tertutup ini tidak ada sama sekali campur tangan dengan negara lain dan bersangkutan dengan pemerintah baik berupa pemungutan pajak maupun pembiayaan transfer pemerintah yang berbentuk konsumsi. dan tidak termasuk jaringan Internasional baik eksport maupun Impor.

Karena kegiatan ekonomi yang serba menutup diri ini, mereka tidak mengenal dunia luar negeri. Hubungan lintas negara pun tidak akan terjalin sehingga menyebabkan tidak adanya kegiatan ekspor, impor maupun hubungan politik luar negeri. Sehingga tidak terjadi arus modal. Negara tersebut juga mudah tertinggal oleh negara lain dalam hal perkembangan dan kemajuan. Meski demikian, terdapat beberapa keuntungan atas sistem ekonomi tertutup ini, yaitu:

1.  Perekonomian negara tidak terpengaruh oleh kondisi ekonomi global.

2.  Tahan terhadap krisis moneter karena tidak tergantung pada sistem pasar bebas.

3.  Menjadi negara dengan sistem perekonomian yang mandiri.

Jika terdapat keuntungan maka terdapat pula kerugian atau kelemahan dari Ekonomi Tertutup ini, berikut beberapa Kerugian perekonomian tertutup:

  • Pertumbuhan terbatas. Kurangnya sumber daya domestik (faktor produksi dan modal modal keuangan) membatasi perekonomian untuk berkembang.
  • Lebih sedikit variasi produk. Pasokan hanya berasal dari produksi domestik.
  • Dikucilkan dari pergaulan internasional. Perdagangan internasional muncul karena negara-negara saling membutuhkan. Jika itu tidak ada, negara tersebut dianggap tidak membutuhkan negara lain.

Bisakah Ekonomi Tertutup Tetap Tumbuh?.

Ekonomi tertutup adalah swasembada, yang berarti tidak ada impor masuk ke negara itu dan tidak ada ekspor meninggalkan negara itu. Tujuan dari ekonomi tertutup adalah untuk menyediakan semua kebutuhan melalui produksi dalam negeri. Negara dengan perekonomian tertutup dapat tumbuh, tapi tidak sebesar ketika di bawah perekonomian terbuka.

Untuk menumbuhkan perekonomian domestik, negara tersebut bergantung pada konsumsi rumah tangga, investasi bisnis dan pengeluaran pemerintah. Semua input produksi berasal dari dalam negeri. Begitu juga, investasi di dalam perekonomian hanya mengandalkan tabungan nasional tanpa aliran masuk modal asing.

Mempertahankan ekonomi tertutup adalah sulit dalam masyarakat modern. Misalnya, tidak semua negara memiliki bahan baku untuk produksi. Banyak negara miskin sumber daya alam dan terpaksa mengimpornya dari luar negeri.

Oleh. Nurzilawati
Editor. Selita, S.Pd.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Jambi, 16 Januari 2021.
Mahasiswi: Universitas Islam Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. Email: nurzilawati175@gmail.com

Sy. Apero Fublic

0 komentar:

Post a Comment