-->
Search
24 C
en
  • Penerbit MAF
  • Apero Book
  • JAF
  • LinkedIn
APERO FUBLIC
Terbitkan Artikel Anda
  • Apero Fublic
  • Popular
    • Politik
    • Ekonomi
    • Fotografi
    • Dunia Anak
    • Sosial & Masyarakat
  • Apero Fublic
  • Women
    • Women
    • Tokoh Wanita
    • Skil Wanita
    • Ibu dan Anak
    • Pendidikan & Kesehatan Wanita
  • Gatget
    • Video
  • World
  • Video
  • Featured
    • Penyakit Masyarakat
    • About
    • e-Galeri
    • Post Search
    • Daftar Kata
    • Peribahasa
    • Antologi Puisi INew
    • Antologi Puisi IINew
  • Find
    • Download Artikel
    • Download Feature
    • Andai-Andai
    • Post All
    • Flora Pangan
    • Fauna
    • Picture IndonesiaNew
    • Kamus Bahasa MusiNew
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Brand
    • Sport
    • Fashion
    • Fitness
    • Sunset-Sunrise
    • HijrahNew
    • NasihatNew
APERO FUBLIC
Search

Ruang Sponsor Apero Fublic

Ruang Sponsor Apero Fublic
Home Sastra Klasik Sastra Klasik: Serat Wredha Mudha
Sastra Klasik

Sastra Klasik: Serat Wredha Mudha

PT. Media Apero Fublic
PT. Media Apero Fublic
15 Jul, 2020 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Apero Fublic.- Indonesia adalah negara yang memiliki beragam kebudayaan masyarakatnya di setiap daerah. Salah satu hasil budaya bangsa Indonesia adalah sastra klasik. Sastra klasik adalah sastra-sastra hasil karya nenek moyang orang Indonesia sebelum terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Di antara sastra klasik tersebut adalah Serat Wredha Mudha dan Serat Ngelmu Sepiritisme. Untuk Serat Ngelmu Sepiritisme adalah buku misionaris Belanda Wepen Blommers Stertern yang diterjemahkan kedalam Bahasa Jawa dan aksara jawa oleh Raden Pudjarahardja, di Surakarta. Supaya terasa dekat dengan masyarakat di Jawa maka di tulis dengan istilah, serat. Dua serat tersebut diterbitkan dalam satu buku.

Di terbitkan oleh Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Tahun anggaran 1991/1992. Buku bersampul kuning dengan jumlah halaman 182 lembar. Artikel ini bentuk tinjauan hasil penelitian pada sastra yang ditulis oleh Raden Ngabehi Jayamardasa pada tahun 1912 Masehi. Asli naskah berbahasa Jawa setebal 66 halaman. Di alih aksara ke aksara latin dan disajikan dalam duan bahasa, Bahasa Jawa dan Bahasa Indonesia. Apa bila Anda tertarik dengan naskah ini. Silakan cari buku dengan identitas sesuai pada sumber di bawah. Dalam bahasan ini, membahas Serat Wredha Mudha.

Susunan sastra Serat Wredha Mudha terdiri dari percakapan-percakapan yang memiliki makna-makna sindiran pada orang-orang yang berpikiran tahayul, bodoh, percaya dukun dan pendek. Bercerita tentang seorang pemuda yang dalam masa perkembangan diri dan kejiwaan.

Dimana dia ingin menjadi superioritas dan memiliki kejayaan yang bersifat simbolis. Jiwa pemuda yang berapi-api tersebut ingin memiliki kekuatan diri yang lebih. Dimana pada masa tersebut dia ingin memiliki ilmu kebal dan ingin memiliki ilmu pelet untuk memikat wanita.

Kemudian dari kedua ilmu itu, apakah berguna dan banyak maanfaat bagi seseorang yang memilikinya. Lantas ilmu yang bagaimana yang diperlukan seorang manusia. Sastra ini, memberikan pemahaman atau pendidikan pada masyarakat tentang kehidupan ini. Pada masa dahulu hal-hal demikian, seperti ilmu kebal dan ilmu pelet adalah hal yang sangat dicari dan dibanggakan.

Serat ini ditujuakn untuk kritik sosial masyarakat yang masih hidup dalam keterbelakangan pemikiran. Agama Islam yang dianut tidak dimengerti karena belum kuatnya pendidikan Islam. Untuk itu, hadirlah karya sastra Serat Wredha Mudha sebagai kritikan dan pengajaran untuk masyarakat luas. Tujuan agar masyarakat berpikir dengan logika dan rasional.

Berikut cuplikan serat Wredha Mudha dalam Bahasa Jawa.
Surakarta tanggak kaping: 1 Wulan Sapar ing Wawu Jimakir, angka: 1912. Utawi kaping: 21 wulan Januari, angka 1912.
Raden Ngabehi Jayamardasa.
Wredha: “Lho, sampeyan engger, wilujeng ...... (hal 7). (tidak terbaca mungkin).
Mudha  : “Wilujeng, pengestunipun kyai.
Wredha: “Dangu mboten mriki-mriki, engger, wed punapa.
Mudha  : “Suweg ramen angkuyug kyai, rakanipun inggih ngupados seserepan pangestunipun kyai. Pangestunipun kyai, lampah kula inggih angsal damel, nanging teka dereng seged sreg dhateng manah. Milah kula lajeng sowan panjenengan punika. Weleh-weleh punapa kyai, sajatosipun kula badhe nyuwun sih kadarman seserepan panjenengan bab ngelmi jaya kawijayaan, rehning kula taksih nombok bilih wonten perlunipun sampun madal sumbi, kangge pager, kyai, sanadyan jaman harja, nanging kula manah perlu apepager.[1]

Berikut cuplikan serat Wredha Mudha dalam bahasa Indonesia
Surakarta tanggal. 1 bulan Sapar tahun 1912 atau tanggal 21 Januari 1921.
Raden Ngabei Jayamardasa.

Wredha: “Hai kisanak bagaimana kabarnya?.
Mudha  : “Berkat doa bapak kami selamat.”
Wredha: “Sudah cukup lama kamu tidak kemari, apakah sedang punya kerja?.”
Mudha  : “Saya sedang ada keperluan yaitu mencari pengalaman dan berkat doa bapak usaha kami sudah berhasil tetapi hati saya belum mantap, oleh sebab itu kami segera menghadap Bapak. Terus terang saya hendak memohon agar bapak bersedia mengajarkan pada saya tentang ilmu kekebalan tubuh (Jawa: Jaya Kawijayaan), berhubungan saya masih muda mungkin kalau ada manfaat serta sebagai benteng untuk jaga diri. Walaupun zaman sudah aman namun setelah saya pikir bahwa membentingi badan itu juga penting.[2]

Dalam cerita Serat Wredha Mudha yang berbentuk percakapan tersebut terkandung beberapa pemikiran yang logis dan rasional. Serat ini membuka pemikiran masyarakat agar tidak tertipu oleh perkataan orang mengaku dukun dan mengaku sakti.

Seperti: Untuk orang yang ingin belajar ilmu susuk atau ilmu terlihat cantik dan tampan. Ilmu susuk yaitu dengan cara memasukkan emas, berlian atau intan kedalam tubuh manusia. Ternyata dukun meletakkan sesuatu pada kapas pembungkus permata atau emas yang berbauh menyengat dihidung. Lalu kapas tersebut diletakkan dihidung si pemuda. Sehingga si pemuda merasa hidungnya tertusuk karena bauh menyengat.

Namun, dalam perkataan si dukun kalau itu proses masuknya susuk. Kamudian kapas dikeluarkan kembali dan ditukar oleh si dukun. Sehingga seolah-olah intan, emas atau apa saja yang dijadikan susuk telah masuk kedalam tubuh si Pemuda.

Bentuk penipuan pemasangan susuk. Setelah itu, si pemuda merasa tampan dan sering bersolek. Karena merasa dirinya tampan dan percaya diri. Itu hanya perasaannya saja. Adanya kepercayaan susuk berjalan, susuk dalam kulit semuanya adalah kebohongan dan penipuan.

Kemudian ilmu pemasangan air raksa agar tubuh kuat. Pemuda bercerita agar tubuhnya kuat, tahan banting maka dia meminum air raksa. Tapi dibalik itu, si dukun tahu bagaimana mengolah air raksa sehingga aman diminum, bukan karena kesaktiannya. Untuk pantangan-pantangan hanyalah penguat keyakinan dan menambah seram atau mistik saja. Tidak ada sangkut pautnya.

Lalu si pemuda bercerita tentang Ilmu Guna Pengasihan untuk wanita atau Istri. Oleh si guru pemuda itu, dia diberi semacam minyak. Lalu dia diperintahkan mengoleskan pada kemaluannya. Ternyata minyak tersebut dibuat dari pohon talas.

Minyak tersebut kalau terkena kulit manusia akan terasa gatal dan menjadi lecet. Kemudian dia berhubungan intim dengan seorang wanita. Wanita tersebut merasa puas dan kemaluan si pemuda terus kuat. Kuat karena gatal bukan karena tenaga seksnya bertambah.

Kemudian dijelaskan kalau penggunaan minyak tersebut sangat berbahaya. Baik untuk laki-laki atau wanita pasangan berhubungan intim. Karena dapat menyebabkan penyakit kelamin. Maka ilmu pengasihan tersebut hanyalah tipuan atau ilmu apus istilah Orang Jawa.

Kemudian si pemuda bercerita tentang ilmu kesempurnaan. Dimana orang yang mati dapat hidup kembali. Oleh si guru pemuda dia diberi syarat-syarat dunia perdukunan. Biasa sesajen, puasa, pantang ini dan pantang itu. Kemudian si pemuda dibawa ke dalam kamar gelap.

Oleh si guru dirinya ditekan dibeberapa bagian tubuh. Dimana aliran darah terhenti cukup lama. Oleh karena itu, si pemuda yang dijadikan contoh, pingsan dalam waktu kurang lebih setengah jam. Saat jalan darah normal kembali si pemuda kembali sadar. Maka dia seolah-olah hidup setelah mati. Si Pemuda sangat kecewa mengetahui rahasia gurunya tersebut.

Ilmu kekebalan tubuh atau jaya kawijayaan juga ternyata ilmu tipuan atau ilmu apus. Rahasianya, senjata zaman dahulu seperti senjata tradisonal kecepek atau senjata Belanda. Jarak tembak masih terukur dan pendek.

Misalnya jarak tembah 100 meter, maka si guru pemuda itu menempatkan dia di jarak 105 meter. Lalu si guru menembak dan peluru hanya sampai sehingga saat peluru senjata mengenai tubuh tidak melukai lagi.

Tapi hanya seperti terkena peluru ketapel. Begitupun saat ilmu menjilat besi panas. Lidah memiliki fungsi mendinginkan yang panas. Maka apabila lidah dilati menjilat hal yang panas maka akan terbiasa. Sehingga saat menjilat hal yang panas tidak lagi terbakar.

Kemudian ilmu paldot seperti orang tahan panas. Oleh si gurunya pemuda kembali diminta banyak persyaratan sebagaimana ilmu-ilmu perdukunan. Kali ini pemuda akan menyelupkan tangannya di tima panas yang mendidih. Maka si guru seperti membaca-baca mantra lalu dia mengusap kedua tangan si pemuda.

Setelah diusap maka diperintahkanlah dia mencelupkan tangannya di timah panas yang mendidih tersebut. Ternyata tangannya tidak apa-apa. Kemudian dijelaskan oleh sang Kiai. Kalau sebelum dia mencelupkan kedalam timah mendidih itu. Sesungguhnya guru si pemuda mengoleskan minyak getah jarak. Rahasianya, timah panas akan tawar apabila terkena getah jarak.

Setelah mendengar semua penjelasan tersebut. Si pemuda baru sadar kalau dia selama ini telah di tipu oleh orang yang mengaku sakti. Ilmu-ilmu tersebut hanyalah tipuan saja dan sesajen dan syarat-syarat hanyalah kebohongan.

Susuk emas dan intan juga kebohongan karena diambil si guru atau si dukun. Apabila kita perhatikan, cerita ini sangat bermanfaat untuk mengajarkan masyarakat tentang ketahayulan. Agar masyarakat berhenti mempercayai hal-hal demikian lagi.

angan mempercayai orang mengaku dukun atau orang pintar. Terutama di zaman sekarang (2020), zaman ilmu pengetahuan. Kita juga masih heran masih banyak masyarakat kita yang percaya dan menjadi korban dukun. Benarlah ajaran Islam, dimana mengharamkan untuk percaya pada dukun, ramalan dan pada tahayul.

Oleh. Joni Apero
Editor. Desti. S.Sos.
Fotografer. Dadang Saputra.
Sumber: Tim Peneliti: S. Budhisantoso, Dkk. Serat Wredha Mudha Serat Ngelmu Sepiritisme. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1991/1992.



[1]S. Budhisantoso, Dkk. Serat Wredha Mudha Serat Ngelmu Sepiritisme. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 1991/1992, h. 14.
[2]S. Budhisantoso, Dkk. Serat Wredha Mudha Serat Ngelmu Sepiritisme. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 1991/1992, h. 55.

Sy. Apero Fublic.
Via Sastra Klasik
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts
Newer Posts

You may like these posts

Post a Comment

Post Populer

FOMO dalam Kehidupan Gen Z: Analisis terhadap Krisis Kemandirian dan Jati Diri Bangsa

FOMO dalam Kehidupan Gen Z: Analisis terhadap Krisis Kemandirian dan Jati Diri Bangsa

Wednesday, May 13, 2026
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Menimbang Prioritas Negara antara Gizi dan Pendidikan

Menimbang Prioritas Negara antara Gizi dan Pendidikan

Tuesday, May 12, 2026

BULETIN APERO FUBLIC

BULETIN APERO FUBLIC

Translate

Search This Blog

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Subscribe
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe

Featured Post

Rapat Koordinasi KKS Muba: Sinergi Lintas Sektor Percepat Input Data Si Pantas

PT. Media Apero Fublic- Thursday, May 21, 2026 0
Rapat Koordinasi KKS Muba: Sinergi Lintas Sektor Percepat Input Data Si Pantas
APERO FUBLIC   I  MUSI BANYUASIN .— Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) bergerak cepat mengejar target penilaian penghargaan Kabupaten/Kota …

Most Popular

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Sunday, November 10, 2019
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020
Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Tuesday, October 15, 2019
Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Thursday, November 07, 2019
Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Saturday, March 21, 2020
Mengenal Buah Pedare

Mengenal Buah Pedare

Monday, June 22, 2020
Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
BPD Lumpatan II Serahkan langsung proposal usulan ke anggota DPRD MUBA pada reses II.

BPD Lumpatan II Serahkan langsung proposal usulan ke anggota DPRD MUBA pada reses II.

Thursday, April 23, 2020
Powered by Blogger
Apero Fublic

Website Archive

  • 2026912
  • 20251139
  • 2024203
  • 2023142
  • 2022103
  • 2021365
  • 2020435
  • 2019281

MAJALAH KAGHAS

MAJALAH KAGHAS

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

TABLOID APERO FUBLIC

TABLOID APERO FUBLIC

SELAK MAJO

SELAK MAJO
Karikatur

Labels

Aceh Aceh Besar Aceh Tamiang Aceh Utara Alor Amerika Serikat Anambas Andai-Andai Angkat Besi APERO FUBLIC Apero Herbal Apero Popularity Arkeologi Artikel Asahan Atambua BABEL Badan Pemerintah Bahasa Bali Bandung Bangka Barat Bangka Belitung Bangkinang Banjarmasin Banjarnegara Banten Bantul Banyuasin Batam Batang Batu Bara Batusangkar Baubau Bawaslu Bekasi Beladiri Belanda Belu Bencana Bener Meriah Bengkayang Bengkulu Bengkulu Selatan BENGSEL Berita Berita Daerah Berita Internasional Berita Nasional Betul Daerah Binjai Biologi Biruisme Bisnis Blitar BNN Bogor Bola BOLMONGUT BOLTARA Bosnia Boven Digoel Brand Brazil Budaya Budaya Daerah Budaya Dunia Buku Populer Buletin AF Bulungan Cerita Bersambung Cerita Kita Cerita Rakyat Cerpen Ciamis Cililin Cina Dairi Daratan dan Hutan Deli Serdang Dompu Dongeng Dongeng Dunia DPD RI DPR DPR RI DPRD Dunia Anak e-Biografi e-Biografi Tokoh Ekonomi Ekonomi Islam Elektronik Energi Esai Event FASHION Fauna Feature Film Filsafat Flora Flores Fotografi Gatget Gunungsitoli Healthy & Fitness Himpunan Muslim HSS HST Hukum Hukum Islam Ibu dan Anak Ideologi Ilmu Kesastraan Indragiri Hulu Iran Islam dan Budaya Islam dan Lingkungan Hidup Islam dan Masyarakat Islam dan Negara Islam dan Sosial JABAR Jakarta JAKARTA Jambi JATENG JATIM Jatinangor Jembrana Jepang Jurnal AF Jurnalisme Kita Jurnalistik Kabar Buku Kabar Desa KALBAR KALSEL KALTARA KALTENG KALTIM Kampar Kampus Kampuu Kanada Kapolri Karo Kata Mutiara Katolik Kebudayaan Keislaman Kekristenan Kepahiang Kepemimpinan Kerinci Kesehatan Kesehatan dan Pendidikan Wanita Kesenian Ketapang Keuangan Kimia Kisah Legenda KKN Kolaka Konawe Selatan Korupsi Kota Kota Bengkulu Kriminal Kuansing Kubu Raya Kuliner Kupang Labuhan Bajo Labuhan Batu LABURA Lahat Lamandau Lampung Lampung Tengah Langkat Laporan Penelitian Lebak Lebong Lembata Lewoleba Lingkungan Lingkungan Hidup Lombok Lowongan Kerja Lubuk Linggau Lubuk Pakam Magang Mahasiswa Mahasiswi Majalah Kaghas Makassar Malang Malaysia Mappi Marinir Mask Medan Media Sosial Mempawah Menembak Meranti Merauke Militer Mitos Morowali Morut Muara Enim Muaro Jambi MUBA Muratara Musi Rawas Musik Nasional NTB NTT Ogan Ilir OKI OKU OKU Selatan OKU Timur Olahraga Opini Ormas Otomotif Padang Padang Lawas Padang Panjang Pagaruyung Pakpak Bharat Palangkaraya Palembang Palu Pamulang Panjat Tebing Pantun Papua Papua Barat Daya Papua Selatan Papua Tengah Parigi Moutong Pariwisata Partai Pasaman Barat Pasuruan PDF Pekanbaru Pemerintah Pemerintahan Pendape Pendidikan Penyakit Masyarakat Perkebunan Perpustakaan Pertanian Pertanian dan Alam Pesisir Selatan Pinrang Politik Pontianak Populer Bisnis Populer Iklan Populer Produk Populer Profesi PPKn PPL Prabumulih PraLeader Problematika Seks Propaganda Psikologi Public Figure Puisi Puisi Akrostik Purworejo Pustakawan PWI PWI SumSel Renang Riau Rote Ndao Samarinda Samosir Sampah dan Limbah Sastra Kita Sastra Klasik Sastra Lisan Sastra Moderen SDA Sejarah Sejarah Daerah Sejarah Islam Sejarah Kebudayaan Sejarah Umum Sekayu Semarang Senam Seniman Sepak Bola Sepeda Listrik Sepeda Motor Serang Seruyan Sibolga Sidoarjo Sijunjung Silat Simalungun Singapura Skil Wanita Smart TV Solok Sorong Sosial Masyarakat Sosiologi Sport Suara Rakyat Sudut Pandang Sukabumi Sukamara SULSEL SULTENG SULTENGRA SULTRA Sumba Barat SUMBAR Sumber Air Sumedang SUMSEL SUMUT Sungai Surabaya Surat Kita Syarce Tablet Tabloid AF Tamiang Tanah Datar Tangerang Tanjab Barat TANJABAR Tanjung Selor Tapanuli Tapanuli Utara TAPANUSEL TAPTENG Tebing Tinggi Teknologi Temanggung TNI TNI AD TNI AL TNI Angkatan Laut TNI AU Tokoh Tokoh Wanita Tradisi Transportasi TTU UKM-Bisnis Video Women World Yogyakarta

Laman Khusus

  • Cahaya
  • Daftar Kata Istilah Baru
  • e-Galeri Apero Fublic
  • Mari Kita Hijrah
  • Nasihat dan Motivasi
  • Apero Quote
  • Pribahasa Indonesia
  • Picture Indonesia
  • Pangeran Ilalang I
  • Pangeran Ilalang II

Pages

  • Pecakapan Sunset Sunrise
  • Flora Pangan Indonesia
  • Fauna Indonesia
  • Dawnload PDF Gratis
  • Dawnload Feature Gratis (PDF)

Recent Posts

Popular Posts

  • FOMO dalam Kehidupan Gen Z: Analisis terhadap Krisis Kemandirian dan Jati Diri Bangsa
    APERO FUBLIC   I  ESAI .-  Generasi Z Indonesia tumbuh di tengah derasnya arus digitalisasi. Fenomena Fear of Missing Out (FOMO...
  • Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal
    APERO FUBLIC. MUBA.- Setelah berhasil melakukan peralihan pengelolaan kelistrikan dari PT MEP ke PLN, Bupati Muba H M Toha bersama Wakil Bup...
  • Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series
    Goda Series e-Bike APERO FUBLIC.- Berbicara tentang e-Bike atau sepeda Listrik saat ini memang tidak ada habisnya. Kendaraan praktis tanp...
  • Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly
    Sepeda Motor Listrik Produksi U^Winfly APERO FUBLIC.- U^Winfly merupakan Perusahaan Industrial pada sektor bergerak industri kendaraan list...
  • Menimbang Prioritas Negara antara Gizi dan Pendidikan
    Gizi dan Tantangan Generasi Muda APERO FUBLIC   I  OPINI .-   Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menjadi salah satu kebijakan pemerint...
  • Kenaikan BBM dan Tekanan Ekonomi bagi Masyarakat Menengah ke Bawah di Purworejo
    Shandyka Ahmad Pratama APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) kembali menjadi isu yang memicu keres...
  • Pengaruh Lingkungan Teman Sebaya terhadap Pembentukan Perilaku Belajar Siswa
    APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Dalam dunia pendidikan, proses belajar tidak hanya dipengaruhi oleh faktor internal seperti motivasi...
  • Library or Lifestyle? Mengubah Perpustakaan Menjadi Destinasi Estetik dan Kolaboratif
    Library or Lifestyle? Mengubah Perpustakaan Menjadi Destinasi Estetik dan Kolaboratif Oleh:  Salwa Amalia Putri Mahasiswi Fakult...
  • Rambut Tak Ganggu Belajar, Kenapa Harus Digunting
    Image: Illustration created with Google Gemini:  Guru BK SMKN 2 Garut, Ai Nursaida, saat memotong rambut siswi dalam razia. APERO FUBLIC   I...
  • Strategi Mengatur Keuangan Keluarga Saat Harga BBM Melambung
    Dok. Canva APERO FUBLIC   I  OPINI .-   Kenaikan harga bahan bakar minyak tak hanya memukul pengemudi ojol—ia menekan setiap lapisan pengelu...

Editor Post

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Monday, July 15, 2024
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
e-Antologi Puisi Pangeran Ilalang II

e-Antologi Puisi Pangeran Ilalang II

Sunday, June 23, 2019
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020
Mengenal Pohon Serdang

Mengenal Pohon Serdang

Saturday, August 05, 2023
Tegaskan Komitmen Sinkronisasi Pembangunan Daerah

Tegaskan Komitmen Sinkronisasi Pembangunan Daerah

Sunday, June 15, 2025

Popular Post

FOMO dalam Kehidupan Gen Z: Analisis terhadap Krisis Kemandirian dan Jati Diri Bangsa

FOMO dalam Kehidupan Gen Z: Analisis terhadap Krisis Kemandirian dan Jati Diri Bangsa

Wednesday, May 13, 2026
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Menimbang Prioritas Negara antara Gizi dan Pendidikan

Menimbang Prioritas Negara antara Gizi dan Pendidikan

Tuesday, May 12, 2026
Kenaikan BBM dan Tekanan Ekonomi bagi Masyarakat Menengah ke Bawah di Purworejo

Kenaikan BBM dan Tekanan Ekonomi bagi Masyarakat Menengah ke Bawah di Purworejo

Tuesday, May 12, 2026
Pengaruh Lingkungan Teman Sebaya terhadap Pembentukan Perilaku Belajar Siswa

Pengaruh Lingkungan Teman Sebaya terhadap Pembentukan Perilaku Belajar Siswa

Tuesday, May 05, 2026
Library or Lifestyle? Mengubah Perpustakaan Menjadi Destinasi Estetik dan Kolaboratif

Library or Lifestyle? Mengubah Perpustakaan Menjadi Destinasi Estetik dan Kolaboratif

Thursday, April 30, 2026
Rambut Tak Ganggu Belajar, Kenapa Harus Digunting

Rambut Tak Ganggu Belajar, Kenapa Harus Digunting

Monday, May 11, 2026
Strategi Mengatur Keuangan Keluarga Saat Harga BBM Melambung

Strategi Mengatur Keuangan Keluarga Saat Harga BBM Melambung

Thursday, April 30, 2026

Populart Categoris

Andai-Andai 3 Artikel 62 Berita 1573 Berita Daerah 1568 Berita Internasional 34 Berita Nasional 1190 Brand 117 Budaya Daerah 33 Cerita Bersambung 20 Cerita Kita 50 Cerita Rakyat 12 Cerpen 21 Dongeng 67 Ekonomi 47 Elektronik 21 FASHION 12 Fauna 4 Flora 64 Healthy & Fitness 15 Ibu dan Anak 9 Islam dan Budaya 11 Islam dan Lingkungan Hidup 7 Islam dan Masyarakat 4 Jurnalisme Kita 19 Kampus 577 Kesehatan 32 Kisah Legenda 10 Kuliner 30 Mitos 15 Opini 495 PDF 3 Pantun 6 Pariwisata 44 Penyakit Masyarakat 6 Problematika Seks 6 Puisi 56 Puisi Akrostik 5 Sampah dan Limbah 1 Sastra Kita 40 Sastra Klasik 53 Sastra Lisan 14 Sejarah Daerah 24 Sejarah Kebudayaan 29 Sepeda Listrik 15 Sport 2 Surat Kita 8 Tablet 20 Teknologi 175 Tokoh Wanita 11 UKM-Bisnis 30 Video 20 Women 4 World 3 e-Biografi Tokoh 23
APERO FUBLIC

About Us

PT. Media Apero Fublic merupakan perusahaan Publikasi dan Informasi yang bergerak dalam bidang Industri Kesusastraan. Apero Fublic merupakan bidang usaha utama bidang jurnalistik.

Contact us: fublicapero@gmail.com

Follow Us

© Copyright 2023. PT. Media Apero Fublic by Apero Fublic
  • Disclaimer
  • Tentang Apero Fublic
  • Advertisement
  • Contact Us