6/20/2019

e-Antologi. Kumpulan Karya Sastra Elektronik


Apero Fublic.- Eletronik adalah alat yang dibuat berdasarkan prinsip elektronika, hal atau berupa benda yang menggunakan alat-alat yang dibentuk atau bekerja atas dasar elektronika. Berkembangnya teknologi elektronik memunculkan beragam macam media elektronik. Media Elektronik yaitu, media yang menggunakan elektronik atau energi  elektromekanis bagi pembuat dan pengguna akhir untuk mengakses konten atau membuat konten.

Sedangkan antologi dalam bahasa Indonesia berarti kumpulan karya tulis pilihan dari seseorang atau beberapa orang pengarang. Antologi pada awalnya berupa kumpulan puisi, syair, pantun, yang di terbitkan dalam satu buku atau cetakan buku. Dengan berkembangnya media eletronik maka muncul juga elektronik antologi atau di singkat e-antologi.


Elektronik Antologi adalah kumpulan karya tulis yang di publikasikan melalui media elektronik, terdiri dari beberapa karya tulis seorang penulis atau gabungan dari beberapa penulis. E-antologi dapat di publikasikan pada media sosial seperti websiteblogger, e-jurnal, facebooktwitter dan sebagainya. Untuk e-antologi puisi satu antologi berjumlah sepulu puisi.

Sedangkan untuk karya berupa kata-kata pendek misalnya kumpulan quotes, pantun, pepata, kata-kata nasihat atau kata-kata motivasi dan sebagainya paling sedikit berjumlah dua puluh lima bua. Untuk e-antologi cerpen, dongeng, artikel, paling sedikit berjumlah lima bua karya.


Kenapa jumlah di batasi dalam e-antologi?. Pembatasan untuk menentukan muatan dan tidak terlalu pendek, juga tidak terlalu panjang. Pembatasan untuk menyeimbangkan pembacaan di media elektronik yang tidak senyaman di media buku. Menjaga kesehatan mata pembaca, karena sifat media elektronik memancarkan radiasi pada mata. Dengan pembatasan penulis tahu jumlah yang harus di capai dalam penulisan e-antologi miliknya.

E-antologi apakah boleh kurang atau lebih beberapa dari itu, maka jawabnya boleh. Tetapi tentu itu akan membuat tidak seragam dalam sistem penulisan e-antologi. Apabila kurang dari jumlah itu berarti e-antologinya belum lengkap. Karena media elektronik dapat di edit maka sebaikanya e-antologinya di sempurnakan kemudian. Atau e-antologinya di gabungkan dengan karya orang lain tanpa menghilangkan hak ciptanya.

E-antologi juga di beri tema atau judul yang sesuai dengan kumpulan karya sastranya. Selamat menulis e-antologi di media elektronik. Teruslah berkarya, karena suatu saat nanti karyamu akan menjadi sayapmu yang tidak terlihat. Goreskan pena mu, kau akan mengukir langit.

Oleh. Joni Apero.
Editor. Desti. S. Sos.
Fotografer. Dadadang Saputra.
Palembang, 14 Desember 2018.

Catatan: Yang mau belajar menulis: mari belajar bersama-sama: Bagi teman-teman yang ingin mengirim atau menyumbangkan karya tulis seperti puisi, pantun, cerpen, cerita pengalaman hidup seperti cerita cinta, catatan mantera, biografi diri sendiri, resep obat tradisional,  quote, artikel, kata-kata mutiara dan sebagainya.

Kirim saja ke Apero Fublic. Dengan syarat karya kirimannya hasil tulisan sendiri, dan belum di publikasi di media lain. Seandainya sudah dipublikasikan diharapkan menyebut sumber. Jangan khawatir hak cipta akan ditulis sesuai nama pengirim. Sertakan nama lengkap, tempat menulis, tanggal dan waktu penulisan, alamat penulis.

Jumlah karya tulis tidak terbatas, bebas. Kirimkan lewat email: fublicapero@gmail.com. idline: Apero Fublic. Messenger. Apero fublic. Karya kiriman tanggung jawab sepenuhnya dari pengirim.


Sy. Apero Fublic

0 komentar:

Post a Comment