-->
Search
24 C
en
  • Penerbit MAF
  • Apero Book
  • JAF
  • LinkedIn
APERO FUBLIC
Terbitkan Artikel Anda
  • Apero Fublic
  • Popular
    • Politik
    • Ekonomi
    • Fotografi
    • Dunia Anak
    • Sosial & Masyarakat
  • Apero Fublic
  • Women
    • Women
    • Tokoh Wanita
    • Skil Wanita
    • Ibu dan Anak
    • Pendidikan & Kesehatan Wanita
  • Gatget
    • Video
  • World
  • Video
  • Featured
    • Penyakit Masyarakat
    • About
    • e-Galeri
    • Post Search
    • Daftar Kata
    • Peribahasa
    • Antologi Puisi INew
    • Antologi Puisi IINew
  • Find
    • Download Artikel
    • Download Feature
    • Andai-Andai
    • Post All
    • Flora Pangan
    • Fauna
    • Picture IndonesiaNew
    • Kamus Bahasa MusiNew
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Brand
    • Sport
    • Fashion
    • Fitness
    • Sunset-Sunrise
    • HijrahNew
    • NasihatNew
APERO FUBLIC
Search

Ruang Sponsor Apero Fublic

Ruang Sponsor Apero Fublic
Home e-Biografi Tokoh Mengenal Syekh Yusuf Al-Makasari Al-Bantani: Ulama dan Pejuang.
e-Biografi Tokoh

Mengenal Syekh Yusuf Al-Makasari Al-Bantani: Ulama dan Pejuang.

PT. Media Apero Fublic
PT. Media Apero Fublic
16 Jul, 2021 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

APERO FUBLIC.- TOKOH. Islam sudah masuk ke Sulawesi jauh sebelum abad ke 17 Masehi. Kemudian berkembang dan raja yang masuk Islam pertama Raja Kerajaan Luwu bernama Pattiarase di tahun 1603 Masehi. Kemudian diikuti oleh Raja Kerajaan Tallo dan Kerajaan Gowa dalam tahun 1605 Masehi. Menurut catatan Lontarak shalat Jumat di Tallo dilaksanakan pada tahun 1607. Menandakan kerajaan telah menerima Islam secara resmi oleh kerajaan dan masyarakatnya. Dengan demikian kerajaan pun berganti menjadi kesultanan.

Pembawa Islam terkenal di Sulawesi tiga orang ulama dari Aceh, yaitu Datok ri Bandang atau Abdul Ma’mur, kemudian Datok Suleman dan Datok ri Tiro. Mereka berasal dari Minangkabau tapi berdiam di Aceh. Mereka diundang oleh Raja Gowa dan masyarakat Makassar untuk mengajarkan Islam.

Dalam waktu enam tahun semua raja-raja besar-kecil di Makassar diislamkan oleh ketiga ulama itu. Kemudian datang para pendahwah atau ulama-ulama dengan keahlian berbeda. Pesantren pertama di bangun di Bontoala. Perlahan ajaran Islam menjadi bagian dari adat istiadat (pangadakkang) yang di sebut sarak.

*****

Syekh Yusuf Al-Makasari adalah seorang ulama, seorang sufi sekaligus seorang pejuang. Beliau lahir di Makassar pada tahun 1626, semasa Kesultanan Gowa. Bernama lengkap Muhammad Yusuf, ibu beliau bernama Siti Aminah anak dari Gallarang MoncongloE. Sedangkan ayah beliau memiliki dua versi sebutan pertama dengan istilah “orang tua” atau Nabi Khaidir. Yang kedua nama disebut adalah bahwa beliau anak dari Sultan Alauddin, Sultan Gowa ke 14.

Mengapa demikian, kelahiran beliau dirahasiakan dari permaisuri. Sebab beliau seorang laki-laki tentu memiliki hak waris kesultanan dan akan membuat masalah internal politik. Syek Yusuf dibesarkan dalam lingkungan istanah. Dia belajar ilmu pengetahuan agama Islam dan bahasa Arab. Umur 18 tahun beliau pergi ke Banten dan Aceh untuk belajar. Kemudian dilanjutkan ke Mekkah dan Damaskus (Suriah).

Selama 15 tahun belajar di Timur Tengah, mendapat ijazah tarikat Taju al-Khalwati Hadiatullah dari gurunya Syekh Abu al-Barakat Ayyub bin Ahmad bin Ayyub al-Khalwati al-Quraisyi dalam Tarikat Khalwatiyah.

Tahun 1644 Syekh Yusuf meninggalkan tanah kelahirannya, dengan maksud pergi ke Mekkah. Dari Makasar dia pertama singgah di Kesultanan Banten. Sepulang dari Mekkah beliau kembali datang ke Banten, dan menikahi putri Sultan Ageng Tirtayasa. Dari pihak ibu putri tersebut masih bersaudara dengan Raja Goa Karaeng Bisei yang memerintah tahun 1674-1677 Masehi.

Kompeni Belanda dan Kesultanan Banten berperang, Syekh Yusuf tentu berpihak pada Banten. Sultan Ageng Tirtayasa dibantu Syekh Yusuf melawan Kompeni yang dibantu Sultan Haji, adik dan lawan politik Sultan Tirtayasa. Ketikah kekuatan Sultan Tirtayasa kalah, Syekh Yusuf memimpin perang gerilya dari hutan melawan Belanda dan orang-orang Sultan Haji. Syekh dalam perlawanan bersama Pangeran Purbaya, Pangeran Kidul, dan diikuti 5000 orang.

Syekh Yusuf berada di Banten selama 20 tahun, dan memegang jabatan sebagai Mufti (Hakim) Kesultanan Banten. Guru bagi sultan dan keluarganya, serta guru tarikat bagi penduduk. Suatu hari, putri syekh bernama Asma ditangkap oleh Van Happel. Kemudian dijadikan siasat jebakan untuk menangkap Syekh Yusuf. Beliau keluar dari persembunyiannya, benar saja beliau ditangkap, lalu dipenjarakan di Jakarta.

Pada 12 September 1684, Syekh Yusuf diasingkan ke Ceylon. Kemudian dipindahkan ke Cape Town pada 7 Juli 1694 bersama 49 orang pengikutnya. Kelompk Syekh Yusuf ditambah orang buangan lainnya membentuk kelompok Islam pertama di Afrika Selatan (Cafe Town). Disana mereka bermukim di sekitar Zandvliet di dekat Sungai Eerste. Syek Yusuf wafat (1699) dan dimakamkan di sekitar pertanian Zandvliet.

Pemindahan Syek Yusuf dari Ceylon (Srilanka) bukan tanpa alasan. Terjadinya perlawanan rakyat di Banten, di Sumatera Barat, dan oleh Sultan Gowa ke-19 bernama Sultan Abdul Jalil dia menggugat perjanjian Bongaya dan mengembalikan benteng Jumpandang. Belanda menyelidiki latar belakang dari peristiwa perlawanan rakyat tersebut.

Di Ceylon hubungan Syek Yusuf dengan Nusantara melalui jemaah haji yang singga di Ceylon saat pergi dan pulang. Kemudian dari sana surat dan informasi Syek dengan Sultan Banten-Sultan Gowa (Makassar) tejalin. Terjadinya surat menyurat tersebut tercium oleh Belanda dan sampai ke Batavia (Jakarta). Tentu saja ada penghianat yang membocorkan rahasia tersebut.

Di Makassar dikenal dengan kittak-na Tuan LeoEta atau Pesanan Tuanta. Di Banten dikenal dengan Ngelmu Aji Karang atau Tuan Seh. Dalam penelitian dan pemahaman Belanda Pesanan Tuanta dan Tuan seh adalah nama samaran dari Syek Yusuf atau istilah yang merujuk beliau. Kemudian dikhawatirkan dan adanya upaya pembebasan syek dari Ceylon oleh keluarga dan pengikut beliau. Selama 9 tahun di Ceylon beliau selalu dicurigai oleh Belanda sebagai penggerak perlawanan rakyat di Nusantara. Lelaki tua yang hanya bersenjata tasbih pengaruh dan wibawanya sangat besar.

Untuk itu, Belanda memindahkan Syek Yusuf ke Kaap atau Afrika Selatan. Pada 7 Juli 1693 Kompeni Belanda memindahkan Syek Yusuf ke Afrika Selatan. Waktu itu umur beliau sudah menginjak 68 tahun, dibawa dengan kapal layar bernama Voetboeg. Terdapat 49 orang yang dibawa ke Kaap, terdiri dari dua orang istri, 12 orang santri, 2 pembantu wanita, 14 orang sahabat beliau, putra-putri beliau, dan hamba-hamba beliau. Lama pelayaran 8 bulan, 23 hari dan tiba di Afrika Selatan pada 2 April 1694 Masehi.

Mereka di tempatkan di muara Eerste River, tana milik Dominus Petrus Kalden. Tempat tersebut sampai sekarang dinamakan Makassar Downs dan pantainya dinamakan Macassar Beach (pantai Makassar) dalam teluk, False Bay. Mereka baru menempati tempat tersebut pada 14 Juni 1694. Dalam dokumen Kompeni Hindia Timur bertanggal 30 Oktober 1699 hari Jumat disebutkan:

Dua istri Syek Yusuf Kare Kontu dan Kare Pane, nama pembantu wanita Mu’minah dan Naimah. Anak-anak Syek Yusuf Muhammad Rajab, Muhammad Hayyi, Muhammad Jaelani, Raden Boerne, Ramlan, Aisyah, Jahamath, Care Sangie, Sanda, Sitti, Sitti Romia, dan Siti Habibah.

Nama-nama lain yang mengikuti beliau diantaranya, Pia, Boeleengh, Care Nanangh, Abidah, Hamidah, Sari, Bibi Aisyah, Daeng Maniko, Qasim, Kentol Saip, Ragoena, Abu Bahar, Adullah Al-Rauf dan Abdullah al-Jaffar. Syek Yusuf di Afrika Selatan dihormati oleh Guburnur Willem. Colvin bercerita dalam buku The Romance of South Afrika halama 165 mengatakan bahwa penghormatan terhadap orang-orang Melayu di Cape Town berlangsung selama 200 tahun. Komunitas Melayu di Afrika Selatan disebut orang-orang barat dengan istilah Slammajer.

Di Kaap Syek Yusuf menyatukan komunitas orang buangan dari Nusantara dan membentuk komunitas Muslim. Beliau menetapkan pengajaran agama, dan berdakwa pada orang-orang di sana. Ciri orang slammajer dulu memakai kopiah berjumbai. Syekh Yusuf mengamalkan tarikat khalwatiyah dan menguasai tiga tarikat lainnya.

Syekh Muhammad Yusuf al-Makassari al-Bantani wafat di Afrika Selatan, pada 23 Mei 1699 M, di Desa Macassar, 40 kilometer dari Cape Town. Di ceritakan oleh I.D. Plessis dalam bukunya Kaapse Maleier tot die Afrikaanse Volkslied (1935), letak makam Syek di Faure, disekitar daerah pertanian Zandvliet yang pada awalnya milik pendeta bernama P. Kalden. Terletak diatas bukit pasir yang terlihat dari jalur Easter River. Bukit-bukit pasir disana tetap dinamakan dengan Makassar Downs.

Para pengikut syekh Yusuf masih tinggal di sana sampai tahun 1704. Kemudian baru diatur pemulangan mereka ke Makassar. Kecuali yang sudah menikah tetap diizinkan tinggal di Kaap (Afrika Selatan). Komunitas yang tinggal tersebut kemudian menjadi awal dari komunitas Islam Melayu di Afrika Selatan sampai sekarang (2021).

Enam tahun kemudian setelah meninggalnya beliau, VOC membawa keranda jenazah beliau ke Makassar. Kemudian di makamkan di kampung halamannya, di Lakiung. Makam beliau baik yang di Afrika Selatan dan di Sulawesi selalu ramai dikunjungi orang berziarah.

Peninggalan beliau berupa 29 risalah yang dia tulis di Banten dan di Ceylon. Semasa beliau wafat banyak cerita tahayul yang tersebar di tengah masyarakat. Hal demikian disebarkan pihak Belanda untuk membodoh-bodohi umat Islam. Misalnya Syek Yusuf datang ke Afrika Selatan dengan terbang melayang di atas laut. Kemudian berbagai cerita tahayul yang dipercaya oleh kaum muslim awwam. Tersembunyi dari balik cerita tahayul adalah ilmu pengetahuan-ilmu agama Islam, dan perjuangan beliau.

Disusun: Tim Apero Fublic
Editor. Desti, S.Sos.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Palembang, 2 Juli 2021.
Sumber: Abu Hamid. Syek Yusuf Makassar: Seorang Ulama, Sufi dan Pejuang. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 1994.

Sy. Apero Fublic

Via e-Biografi Tokoh
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts
Newer Posts

You may like these posts

Post a Comment

Post Populer

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Hikayat Merpati Mas dan Merpati Perak. Sastra Klasik Nusantara.

Hikayat Merpati Mas dan Merpati Perak. Sastra Klasik Nusantara.

Monday, August 03, 2020
Konstitusi di Antara Hafalan dan Kesadaran: Refleksi Mahasiswa PPKn terhadap Budaya Konstitusional di Indonesia

Konstitusi di Antara Hafalan dan Kesadaran: Refleksi Mahasiswa PPKn terhadap Budaya Konstitusional di Indonesia

Saturday, March 07, 2026
Dari Limbah Menjadi Energi: Bio-Oil Tandan Kosong Sawit Sebagai Bahan Bakar Masa Depan

Dari Limbah Menjadi Energi: Bio-Oil Tandan Kosong Sawit Sebagai Bahan Bakar Masa Depan

Thursday, March 05, 2026

BULETIN APERO FUBLIC

BULETIN APERO FUBLIC

Translate

Search This Blog

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Subscribe
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe

Featured Post

Korupsi ASN di Sumatera Utara 2025: Sinyal Bahaya Bagi Integritas Publik dan Pendidikan Kewarganegaraan

PT. Media Apero Fublic- Wednesday, March 25, 2026 0
Korupsi ASN di Sumatera Utara 2025: Sinyal Bahaya Bagi Integritas Publik dan Pendidikan Kewarganegaraan
APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Lonjakan jumlah kasus korupsi di Provinsi Sumatera Utara sepanjang tahun 2025 tidak hanya mencerminkan data statistik …

Most Popular

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Legenda Putri Bulan. Kesetiaan Yang di Abadikan Menjadi Sungai Sake

Sunday, November 10, 2019
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020
Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Legenda Asal Mula Bukit Pendape. Musi Banyuasin.

Tuesday, October 15, 2019
Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Legenda Cinta Puyang Gadis. Sumatera Selatan

Saturday, March 21, 2020
Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Asal Mulah Sungai Keruh dan Kutukan Puyang Dulu

Thursday, November 07, 2019
Mengenal Buah Pedare

Mengenal Buah Pedare

Monday, June 22, 2020
BPD Lumpatan II Serahkan langsung proposal usulan ke anggota DPRD MUBA pada reses II.

BPD Lumpatan II Serahkan langsung proposal usulan ke anggota DPRD MUBA pada reses II.

Thursday, April 23, 2020
Powered by Blogger
Apero Fublic

Website Archive

  • 2026496
  • 20251139
  • 2024203
  • 2023142
  • 2022103
  • 2021365
  • 2020435
  • 2019281

MAJALAH KAGHAS

MAJALAH KAGHAS

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

TABLOID APERO FUBLIC

TABLOID APERO FUBLIC

SELAK MAJO

SELAK MAJO
Karikatur

Labels

Aceh Aceh Besar Aceh Tamiang Aceh Utara Alor Amerika Serikat Anambas Andai-Andai Angkat Besi APERO FUBLIC Apero Herbal Apero Popularity Arkeologi Artikel Asahan Atambua BABEL Badan Pemerintah Bali Bandung Bangka Barat Bangkinang Banjarmasin Banjarnegara Banten Banyuasin Batam Batang Batu Bara Batusangkar Baubau Bawaslu Bekasi Beladiri Belanda Belu Bencana Bener Meriah Bengkayang Bengkulu Bengkulu Selatan BENGSEL Berita Berita Daerah Berita Internasional Berita Nasional Betul Daerah Binjai Biologi Biruisme Bisnis BNN Bogor Bola BOLMONGUT BOLTARA Bosnia Brand Brazil Budaya Budaya Daerah Budaya Dunia Buku Populer Buletin AF Bulungan Cerita Bersambung Cerita Kita Cerita Rakyat Cerpen Cililin Cina Dairi Daratan dan Hutan Deli Serdang Dompu Dongeng Dongeng Dunia DPD RI DPR RI DPRD Dunia Anak e-Biografi e-Biografi Tokoh Ekonomi Ekonomi Islam Elektronik Energi Esai FASHION Fauna Feature Film Filsafat Flora Fotografi Gatget Gunung Sitoli Gunungsitoli Healthy & Fitness Himpunan Muslim HSS HST Hukum Hukum Islam Ibu dan Anak Ideologi Ilmu Kesastraan Indragiri Hulu Iran Islam dan Budaya Islam dan Lingkungan Hidup Islam dan Masyarakat Islam dan Negara Islam dan Sosial JABAR Jakarta Jambi JATENG JATIM Jatinangor Jembrana Jepang Jurnal AF Jurnalisme Kita Jurnalistik Kabar Buku Kabar Desa KALBAR KALSEL KALTARA KALTENG KALTIM Kampar Kampus Kanada Kapolri Karo Kata Mutiara Katolik Kebudayaan Keislaman Kekristenan Kepahiang Kepemimpinan Kerinci Kesehatan Kesehatan dan Pendidikan Wanita Ketapang Kimia Kisah Legenda KKN Kolaka Konawe Selatan KONSEL Korupsi Kota Kota Bengkulu Kriminal Kuansing Kubu Raya Kuliner Kupang Labuhan Bajo Labuhan Batu Labura LABURA Lahat Lamandau Lampung Lampung Tengah Langkat Laporan Penelitian Lebak Lebong Lembata Lewoleba Lingkungan Hidup Lombok Lowongan Kerja Lubuk Linggau Lubuk Pakam Magang Mahasiswa Majalah Kaghas Makassar Malang Malaysia Mappi Marinir Mask Medan Mempawah Menembak Meranti Merauke Militer Mitos Morowali Morut MORUT Muara Enim Muaro Jambi MUBA MURA Muratara Musi Rawas Musik Nasional NTB NTT Ogan Ilir OKI OKU OKU Selatan OKU Timur Olahraga Opini Ormas Otomotif Padang Padang Lawas Padang Panjang Pagaruyung Palangkaraya Palembang Pamulang Panjat Tebing Pantun Papua Barat Daya Papua Selatan Parigi Moutong Pariwisata Partai Pasaman Barat Pasuruan PDF Pekanbaru Pemerintah Pemerintahan Pendape Pendidikan Penyakit Masyarakat Perkebunan Perpustakaan Pertanian Pertanian dan Alam Pesisir Selatan Pinrang Politik Populer Bisnis Populer Iklan Populer Produk Populer Profesi PPKn Prabumulih PraLeader Problematika Seks Propaganda Psikologi Public Figure Puisi Puisi Akrostik Purworejo Pustakawan PWI PWI MUBA PWI SumSel Renang Riau Rote Ndao Samarinda Samosir Sampah dan Limbah Sastra Kita Sastra Klasik Sastra Lisan Sastra Moderen SDA Sejarah Sejarah Daerah Sejarah Islam Sejarah Kebudayaan Sejarah Umum Sekayu Semarang Senam Seniman Sepak Bola Sepeda Listrik Sepeda Motor Serang Seruyan Sibolga Sidoarjo Sijunjung Silat Simalungun Singapura Skil Wanita Smart TV Solok Sorong Sosial Masyarakat Sport Suara Rakyat Sudut Pandang Sukabumi Sukamara SULSEL SULTENG SULTENGRA SULTRA SUMBAR Sumber Air Sumedang SUMSEL SUMUT Surabaya Surat Kita Syarce Tablet Tabloid AF Tamiang Tanah Datar Tangerang TANJABAR Tanjung Selor Tapanuli Tapanuli Utara TAPANUSEL TAPTENG Tebing Tinggi Teknologi Temanggung TNI TNI AD TNI AL TNI AU Tokoh Tokoh Wanita Tradisi Transportasi UKM-Bisnis Video Women World Yogyakarta

Laman Khusus

  • Cahaya
  • Daftar Kata Istilah Baru
  • e-Galeri Apero Fublic
  • Mari Kita Hijrah
  • Nasihat dan Motivasi
  • Apero Quote
  • Pribahasa Indonesia
  • Picture Indonesia
  • Pangeran Ilalang I
  • Pangeran Ilalang II

Pages

  • Pecakapan Sunset Sunrise
  • Flora Pangan Indonesia
  • Fauna Indonesia
  • Dawnload PDF Gratis
  • Dawnload Feature Gratis (PDF)

Recent Posts

Popular Posts

  • Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series
    Goda Series e-Bike APERO FUBLIC.- Berbicara tentang e-Bike atau sepeda Listrik saat ini memang tidak ada habisnya. Kendaraan praktis tanp...
  • Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly
    Sepeda Motor Listrik Produksi U^Winfly APERO FUBLIC.- U^Winfly merupakan Perusahaan Industrial pada sektor bergerak industri kendaraan list...
  • Hikayat Merpati Mas dan Merpati Perak. Sastra Klasik Nusantara.
    Apero Fublic.- Raja Syahriyuna yang memerintah di negeri Banduburi mempunyai seorang putri yang cantik dan berbudi luhur bernama Budiwangi. ...
  • Konstitusi di Antara Hafalan dan Kesadaran: Refleksi Mahasiswa PPKn terhadap Budaya Konstitusional di Indonesia
    Ilustrasi: Hukumonline APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Konstitusi merupakan dasar hukum tertinggi yang menjadi landasan penyelengga...
  • Dari Limbah Menjadi Energi: Bio-Oil Tandan Kosong Sawit Sebagai Bahan Bakar Masa Depan
    APERO FUBLIC   I  ENERGI . -  Setiap hari, pabrik kelapa sawit di berbagai daerah Indonesia menghasilkan tumpukan tandan kosong ...
  • Rahasia Ikan Tahan Lama: Mengungkap Cara Terbaik Memperpanjang Umur Simpan Ikan
    Ilustrasi: Penulis APERO FUBLIC  I  OPINI .-  Setiap tahun, sebagian hasil perikanan di Indonesia terbuang akibat pembusukan ya...
  • Sederhana Namun Ampuh: Garam dalam Tradisi Pengawetan Nusantara
    APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Indonesia sebagai wilayah tropis menghadapi tantangan besar dalam menjaga kesegaran bahan pangan. Su...
  • Efisiensi dan Kualitas dalam Pengawetan Buah Segar dengan Metode Termal dan Non- Termal
    Sumber: Nowicka et al., 2021. 1.   Pendahuluan Buah segar memegang peranan strategis dalam sistem pangan global, baik dari aspek nutrisi...
  • Lapisan Ajaib dari Bahan Alami: Cara Baru Menjaga Daging Tetap Segar Lebih Lama
    APERO FUBLIC   I  FEATURE .-  Daging merupakan bahan pangan yang sangat mudah mengalami penurunan mutu. Jika penanganan dan peng...
  • Dari Buah Segar ke Buah Kering: Peran Teknologi Pengeringan Sebagai Strategi Pengawetan Buah
    APERO FUBLIC   I  OPINI . -  Indonesia dikenal sebagai negara tropis yang kaya akan produksi buah. Namun dibalik melimpahnya produksi ters...

Editor Post

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Raden Kamandaka. Cerita Rakyat Dari Banyumas. Jawa Tengah.

Friday, January 17, 2020
Mengenal Buah Raman

Mengenal Buah Raman

Tuesday, June 23, 2020
Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Smartphone Oppo Terbaru Tahan Terbanting: Oppo A3 Pro 5G

Monday, July 15, 2024
Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Bupati Toha Tegaskan Komitmen Pelayanan Listrik di Muba Wajib Maksimal

Wednesday, April 16, 2025
e-Antologi Puisi Pangeran Ilalang II

e-Antologi Puisi Pangeran Ilalang II

Sunday, June 23, 2019
Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Pantun Berbahasa Daerah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Wednesday, April 22, 2020
Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Syair Khadamuddin. Syair Sastra Melayu Klasik

Tuesday, June 25, 2019
Mengenal Pohon Serdang

Mengenal Pohon Serdang

Saturday, August 05, 2023

Popular Post

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Mengenal Empat Varian Sepeda Listrik (e-Bike) Goda Series

Sunday, July 14, 2024
Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sepeda Listrik (e-Bike) Produk Unggulan U^Winfly

Sunday, July 14, 2024
Hikayat Merpati Mas dan Merpati Perak. Sastra Klasik Nusantara.

Hikayat Merpati Mas dan Merpati Perak. Sastra Klasik Nusantara.

Monday, August 03, 2020
Konstitusi di Antara Hafalan dan Kesadaran: Refleksi Mahasiswa PPKn terhadap Budaya Konstitusional di Indonesia

Konstitusi di Antara Hafalan dan Kesadaran: Refleksi Mahasiswa PPKn terhadap Budaya Konstitusional di Indonesia

Saturday, March 07, 2026
Dari Limbah Menjadi Energi: Bio-Oil Tandan Kosong Sawit Sebagai Bahan Bakar Masa Depan

Dari Limbah Menjadi Energi: Bio-Oil Tandan Kosong Sawit Sebagai Bahan Bakar Masa Depan

Thursday, March 05, 2026
Rahasia Ikan Tahan Lama: Mengungkap Cara Terbaik Memperpanjang Umur Simpan Ikan

Rahasia Ikan Tahan Lama: Mengungkap Cara Terbaik Memperpanjang Umur Simpan Ikan

Saturday, March 07, 2026
Sederhana Namun Ampuh: Garam dalam Tradisi Pengawetan Nusantara

Sederhana Namun Ampuh: Garam dalam Tradisi Pengawetan Nusantara

Tuesday, March 10, 2026
Efisiensi dan Kualitas dalam Pengawetan Buah Segar dengan Metode Termal dan Non- Termal

Efisiensi dan Kualitas dalam Pengawetan Buah Segar dengan Metode Termal dan Non- Termal

Saturday, March 07, 2026
Lapisan Ajaib dari Bahan Alami: Cara Baru Menjaga Daging Tetap Segar Lebih Lama

Lapisan Ajaib dari Bahan Alami: Cara Baru Menjaga Daging Tetap Segar Lebih Lama

Wednesday, March 11, 2026
Dari Buah Segar ke Buah Kering: Peran Teknologi Pengeringan Sebagai Strategi Pengawetan Buah

Dari Buah Segar ke Buah Kering: Peran Teknologi Pengeringan Sebagai Strategi Pengawetan Buah

Tuesday, March 10, 2026

Populart Categoris

Andai-Andai 3 Artikel 58 Berita 1420 Berita Daerah 1453 Berita Internasional 34 Berita Nasional 1166 Brand 117 Budaya Daerah 33 Cerita Bersambung 20 Cerita Kita 38 Cerita Rakyat 12 Cerpen 18 Dongeng 67 Ekonomi 27 Elektronik 21 FASHION 12 Fauna 4 Flora 62 Healthy & Fitness 15 Ibu dan Anak 1 Islam dan Budaya 11 Islam dan Lingkungan Hidup 7 Islam dan Masyarakat 3 Jurnalisme Kita 18 Kampus 327 Kesehatan 22 Kisah Legenda 10 Kuliner 30 Mitos 15 Opini 267 PDF 3 Pantun 6 Pariwisata 39 Penyakit Masyarakat 6 Problematika Seks 6 Puisi 56 Puisi Akrostik 5 Sampah dan Limbah 1 Sastra Kita 36 Sastra Klasik 53 Sastra Lisan 13 Sejarah Daerah 24 Sejarah Kebudayaan 28 Sepeda Listrik 15 Sport 2 Surat Kita 8 Tablet 20 Teknologi 154 Tokoh Wanita 11 UKM-Bisnis 24 Video 20 Women 4 World 3 e-Biografi Tokoh 23
APERO FUBLIC

About Us

PT. Media Apero Fublic merupakan perusahaan Publikasi dan Informasi yang bergerak dalam bidang Industri Kesusastraan. Apero Fublic merupakan bidang usaha utama bidang jurnalistik.

Contact us: fublicapero@gmail.com

Follow Us

© Copyright 2023. PT. Media Apero Fublic by Apero Fublic
  • Disclaimer
  • Tentang Apero Fublic
  • Advertisement
  • Contact Us