6/02/2021

Pentingnya Literasi Digital di Tengah Pandemi Covid-19.

APERO FUBLIC.- Pada saat ini seluruh dunia dihebohkan dengan adanya pandemi virus corona termasuk negara indonesia. Penyebaran covid-19 di indonesia sampai hingga saat ini terus meningkat. Banyak dampak terjadinya pandemi covid-19 bagi masyarakat dalam menjalankan kegiatan sehari-hari. Dimana mengubah pola hidup masyarakat yang diharuskan untuk menerapkan protokol kesehatan ketika berada diluar rumah serta membatasi interaksi dengan orang lain.

Literasi informasi adalah kemampuan seseorang untuk memperoleh informasi yang di butuhkan dengan cara mengenali kebutuhan informasi, mencari informasi, mengetahui bagaimana cara memperoleh informasi, mengevaluasi informasi, mengorganisasikan informasi dan menggunakan informasi dalam proses belajar, pemecahan masalah, membuat suatu keputusan formal dan informal dalam konteks belajar, pekerjaan, rumah maupun dalam pendidikan.

Menurut arga, keterampilan literasi informasi diperoleh dengan langkah-langkah tahapan berikut ini:

1.Mendefinisikan kebutuhan informasi, yaitu kemampuan seseorang dalam mengetahui bahwa pengetahuan yang dimilikinya tentang sesuatu subjek tertentu adalah tidak mencukupi. Namun, dia sadar bahwa di sekelilingnya ada banyak sumber-sumber yang tersedia dan dapat dimanfaatkan untuk memecahkan berbagai masalahnya.

2.Menetapkan strategi pencarian, yaitu sebuah proses sebelum pencarian yang dengan seseorang mampu mengorganisir data yang disaat ini telah diketahui ke dalam beberapa kategori atau subjek, mengidentifikasi sumber-sumber yang berpotensi tentang bahan tambahan ke dalam kategori-kategori atau subjek dan menentukan kriteria untuk sumber-sumber yang potensial, kemuktahiran, bentuk/format, dan sebagainya.

3.Mengumpulkan sumber-sumber, yaitu kemampuan seseorang, dalam melakukan proses pengumpulan berbagai sumber yang diperlukan baik dalam bentuk tercetak dan non tercetak, online dan komputerisasi, interview antar pakar, permohoman dokumen-dokumen pemerintah yang cocok, konsultasi dengan para pustakawan dan para pakar lainnya untuk saran-saran tentang sumber-sumber tambahan yang diperlukan.

4.Menilai dan memahami informasi, yaitu proses mengorganisir dan menyaring dan meneliti kata kunci dan topik-topik terkait, mengevaluasi otoritas dari sumber-sumber, mengidentifikasi kesalahan-kesalahan, pandangan-pandangan beberapa keberpihakan, dan kemudian kalau perlu, memperjelas kembali pertanyaan untuk pencarian informasi yang dibutuhkannya.

5.Menerjemahkan informasi, proses yang melibatkan analisa, sintesa, evaluasi dan pengorganisasian data terseleksi untuk pengguna dan kemudian menarik sebuah kesimpulan dari semua yang terkait dengan penelitian tersebut.

6.Mengkomunikasi informasi, yaitu berbagai informasi dengan cara memberikan manfaat kepada orang lain dari pertanyaan riset, dalam bentuk laporan, poster, grafik atau yang lainnya.

7.Mengevaluasi produk prosesnya, yaitu melakukan evaluasi terhadap produk dan proses penelitian yang dilakukannya. Keterampilan dalam mengevaluasi tersebut akan dapat menentukan sejauh mana baiknya data yang diperoleh memenuhi apa yang menjadi tujuan dari pada suatu penelitian yang dikerjakannya.

Pentingnya literasi digital merupakan cara memahami dan menggunakan informasi yang berbentuk luas dari berbagai informasi yang ada diinternet. Setiap orang harus menguasai literasi digital dengan membaca, menulis dan pembelajaran ilmu lainnya. Dengan demikian dapat mengantisipasi penyebaran informasi yang tidak benar di masa  pandemi covid-19 ini. Tantangan yang sangat besar bagi masyarakat sekarang ini, dengan banyaknya informasi di internet dan tidak semua informasi itu bernilai positif bahkan banyak terjadinya berita hoax diinternet, diperlukan literasi digital untuk meningkatkan kemampuan kritis kreatif dalam penggunaan literasi digital. Meskipun terjadinya ledakan informasi yang sangat banyak dengan menimbulkan berita palsu maka pentingnya bagi masyarakat untuk memfilter informasi yang ada diinternet.

Sehingga, dapat disimpulkan literasi digital sangat penting untuk masyarakat menambah pengetahuan dalam menggunakan media digital, alat-alat komunikasi, serta jaringan dalam menemukan, mengevaluasi, menggunakan, membuat informasi dan memanfaatkan secara bijak, cerdas, cermat, dan tepat. Literasi digital memiliki peran penting dalam memperoleh pengetahuan secara daring selama masa pandemi covid-19. Dengan demikian dapat membuat masyarakat memiliki kebiasaan baru dalam proses kehidupan yang akan mendatang.

Oleh: Siti Hotijah.
Editor. Selita, S.Pd.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Palembang, 2 Juni 2021.
Mahasiswi Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Adab Dan Humaniora, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang.

Sy. Apero Fublic

0 komentar:

Post a Comment