5/29/2021

Tokoh Dunia: Mengenal Adnan Menderes (1899-1961).

APERO FUBLIC.- Adnan Menderes seorang muslim yang taat dari bangsa Turki. Beliau adalah salah satu putra terbaik Turki. Mencintai Islam dan mencintai bangsanya. Dia wujud seorang kesatria yang gigih berjuang untuk kepentingan bangsanya.

Adnan Menderes memiliki nama lengkap Ali Adnan Ertekin Menderes. Lahir pada tahun 1899 di Kota Kocarli, Kekhalifaan Turki Utsmani. Pada masa muda jiwa mudanya terpanggil memelah bangsanya, ikut perang mengusir pasukan Yunani dari Turki dan dianugerahi medali kehormatan atas jasanya. Dalam pendidikan Adnan Menderes seorang Sarjanah Hukun dari Universitas Ankara.

Setelah perang selesai dan Republik Turki dideklarasikan pada tahun 1923. Musta Kemal yang waktu itu seorang jendral mulai berpikir bagaimana merebut kekuasaan. Dia juga secara terselubung berkerjasama dengan pihak sekutu, tertama Inggris. Sehingga pada tahun 1924 Kekhalifaan Turki Utsmani dibubarkan oleh Mustafa Kemal. Sebab sekutu ingin memadamkan api keislaman di Turki Utsmaniyah.

Dalam memulai karir politiknya dia bergabung dengan partai sekuler pimpinan Mustafa Kemal CHP. Kemudian, Adnan Menderes pada tahun 1945 mendirikan partai politik bernama Partai Demokrat (Democrat Party). Setelah dia dan tiga temannya dikeluarkan dari partai CHP (Republican People’s Party) oleh Mustafa Kemal. Dikeluarkannya Adnan Menderes karena perbedaan pandangan dan haluan politik dengan sekulerisme Mustafa Kemal.

Mustafa Kemal terus memadamkan cahaya Islam di Turki. Dia menutup sekolah-sekolah Islam, dan melarang adzan dalam bahasa Arab dan diganti dengan bahasa Turki. Mustafa Kemal meninggal pada tahun 1938.

Pada tahun 1950 Turki melaksanakan pemilu secara demokratis untuk pertama kalinya. Partai Demokrat pimpinan Adnan Menderes menang mutlak dengan memperoleh suara 52 persen. Mengalahkan partai-partai peserta pemilu dengan telak. Itu menunjukkan bahwa Islam tidak padam semua dari jiwa orang-orang Turki.

Kemenangan tersebut menjadikan Adnan Menderes seorang Perdana Menteri ke sembilan Republik Turki. Hal pertama yang dia lakukan adalah mengembalikan adzan ke bahasa Arab. Membuka kembali sekolah-sekolah Islam yang ditutup oleh pada masa Pemerintahan Mustafa Kemal. Lalu materi bahasa Arab juga diajarkan. Mengizinkan melaksanakan ibadah haji ke Mekah. Meningkatkan hubungan diplomatik dengan negara-negara Islam.

Adnan Menderes juga mengusir duta besar Israel  dari Turki. Karena kebijakan yang memihak keislaman membuat dia tidak disukai oleh orang-orang sekuler ekstrim. Juga tidak disukai oleh negara-negara Kafir lainnya. Dibidang ekonomi dia berhasil meningkatkan pertumbuhan ekonomi Turki. Keberhasilan pemerintahan Adnan Menderes membuat dia sangat dicintai oleh rakyat Turki. Islam sekali lagi menunjukkan lebih baik daripada sistem sekuler ala Barat.

Pada pemilihan umum tahun 1957 kembali Partai Demokrat pimpinan Adnan Menderes memenangkan pemilu. Partai pendukung sekuler ekstrim CHP kalah total. Sebagai seorang pemimpin Adnan Menderes akan akan banyak berkunjung ke daerah atau ke luar negera. Tanggal 17 Februari 1959 dia melakukan perjalanan ke Inggris. Pesawat yang membawanya Turkish Airlines dari Istanbul menuju Inggris mengalami kecelakaan.

Penumpang pesawat berjumlah 24 orang. Korban meninggal 14 orang, dan yang selamat 10 orang termasuk Adnan Menderes. Keselamatan Adnan Menderes menjadikannya semaikin dipercaya oleh rakyat Turki kalau dia dilindungi oleh Allah dan dia semakin dicintai dan dihormati rakyatnya.

Sementara itu, kaum sekuler ekstrim jahat mulai menyusun rencana busuk mereka. Kelompok pecinta Mustafa Kemal mulai berusaha menjatuhkan Adnan Menderes secara tidak jantan dan tidak adil. Maka pada tahun 1960 permainan busuk kaum sekuler ekstrim dimulai. Adnan Menderes diisukan dan kemudian dituduh melakukan korupsi, menyalahgunakan jabatan, dan melanggar HAM pada para demonstran.

Sehingga dari isu-isu dan propaganda tersebut militer yang dipimpin oleh Jendral Cemal Gursel kemudian melakukan kudeta terhadap Pemerintahan Adnan Menderes yang sah dan demokratis. Kemudian Partai Demokrat pimpinan Adnan Menderes dibubarkan. Kudeta tersebut diketahui oleh Adnan Menderes dan dia siarkan secara langsung dari sebuah stasiun  radio.

Media-media yang pro-Mustafa Kemal dan pro-Kudeta menulis artikel-artikel dan pemberitaan yang menyerang dan menjelek-jelekkan Adnan Menderes. Pembunuhan karakter Adnan Menderes dilakukan agar membenarkan kudeta militer. Militer menangkap Adnan Menderes dan dipenjara. Kemudian menyusun untuk melakukan penyingkirkannya. Pada tanggal 17 September 1961 dia disingkirkan dengan cara digantung oleh militer, tentu dengan cara kamuplase hukum. Waktu itu, beliau berumur 62 tahun.

Selain dirinya dua menterinya yang berpengaruh, yaitu Fatin Rustu Zorlu menjabat sebagai Menteri Luar Negeri dan Hasan Polatkan sebagai Menteri Keuangan juga disingkirkan dengan kamuplase hukum, hukum gantung. Selain penyingkiran yang rapi, militer dan sekulerisme ekstrim ingin merusak pemikiran rakyat Turki masa itu kalau Adnan Menderes dilindungi oleh Allah. Karena selamat dari kecelakaan pesawat yang dia tumpangi duluh.

Sebelum dibunuh oleh hukum Turki waktu itu, Adnan Menderes berpesan pada militer yang akan malaksanakan tugas pembunuhan. “Maukah engaku memberitahu pada tuanmu itu, bahwa saya mati dalam keadaan terhormat.” Ujar Menderes. Sebelum syahid di tiang gantung Adnan Menderes mengucap dua kalimat syahadat.

Lama keadaan membisu di Turki waktu itu. Sekulerisme terus ingin merubah Turki menjadi seperti negara-negara kafir Barat. Menjauhkan Islam dari rakyat dan Bangsa Turki. Selanjutnya 29 tahun berlalu setelah dibunuhnya Adnan Menderes oleh hukum Turki. Perdana Mentri Turki Turgut Ozal mengembalikan kehormatan dan nama baik Adnan Menderes dan kedua menterinya pada 17 September 1990. Tanggal tersebut bertepatan juga dengan waktu syahidnya Adnan Menderes.

Makan Adnan Menderes dan makam para menterinya dipindahkan dari Pulau Imrali di tengah Laut Marmara ke sebuah mausoleum di Kota Istanbul. Nama kemudian diabadikan dengan nama sebuah universitas di Kota Aydin, Adnan Menderes University. Lalu dijadikan nama bandara internasional di Kota Izmir, serta nama-nama jalan di kota-kota Turki. Kisah Adnan Menderes juga sudah difilemkan berjudul Ben Onu Cok Sevdim.

Demikianlah kisah Adnan Menderes yang lahir sebagai rakyat biasa kemudian menjadi pemimpin yang luar biasa. Mungkin kejahatan dapat menang, namun kebaikan tidak akan terkalahkan. Suatu saat, kebaikan akan bersinar kembali dan menghancurkan kejahatan. Islam akan selalu diserang dan berusaha untuk dihancurkan.

Tapi, Islam akan terus bersinar sebab hati-hati manusia fitrah pada kebaikan. Kebaikan yang sejati adalah kebaikan dari cahaya Islam. Semoga, akan muncul banyak Adnan Menderes di Turki dikemudian hari dan juga muncul di negara-negara Islam lainnya. Alfatihah, teruntuk Ali Adnan Ertekin Menderes.

“Kami merealisasikan impian Menderes. Mereka mungkin telah mengeksekusinya, namun dia tidak akan pernah terlupakan. Dia bersemayam dalam hati kami (rakyat Turki). “ Ungkap Recip Tayyib Erdogan Presiden Turki di tahun 2014 silam.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan juga pernah dikudeta oleh militer Turki tahun 2016. Dengan demikian pelajaran yang dapat kita petik dari semua ini adalah. Masyarakat atau umat Islam harus kuat dalam mendukung seorang pemimpin dan partainya yang berpihak pada Islam.

Sebagai contoh adalah Mesir dimana Presiden Muhammad Mursi juga dikudeta militer dan disingkirkan dengan kamuplase hukum. Untuk menegakkan Demokrasi pada negara yang mayoritas Islam dan Menegakkan Pemerintahan Islam demokratis. Jawabnya hanya rakyatnyalah yang harus mendukung dengan kuat dan juga terorganisasi. Sebagaimana rakyat Turki melindungi Erdogan dari kudeta militer ditahun 2016.

Oleh. Najib Rozak Larandaka
Editor. Desti, S.Sos.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Palembang, 30 Mei 2021.

Foto: Pinterest gettyimages.com

Sy. Apero Fublic.

0 komentar:

Post a Comment