Syarce

Syarce adalah singkatan dari syair cerita. Syair cerita bentuk penggabungan cerita dan syair sehingga pembaca dapat mengerti makna dan maksud dari isi syair.

Apero Mart

Apero Mart adalah tokoh online dan ofline yang menyediakan semua kebutuhan. Dari produk kesehatan, produk kosmetik, fashion, sembako, elektronik, perhiasan, buku-buku, dan sebagainya.

Apero Book

Apero Book adalah sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang distribusi semua jenis buku. Buku fiksi, non fiksi, buku tulis. Selain itu juga menyediakan jasa konsultasi dalam pembelian buku yang terkait dengan penelitian ilmiah.

Apero Popularity

Apero Popularity adalah layanan jasa untuk mempolerkan usaha, bisnis, dan figur. Membantu karir jalan karir anda menuju kepopuleran nomor satu.

@Kisahku

@Kisahku adalah bentuk karya tulis yang memuat tentang kisah-kisah disekitar kita. Seperti kisah nyata, kisah fiksi, kisah hidayah, persahabatan, kisah cinta, kisah masa kecil, dan sebagaginya.

Surat Kita

Surat Kita adalah suatu metode berkirim surat tanpa alamat dan tujuan. Surat Kita bentuk sastra yang menjelaskan suatu pokok permasalaan tanpa harus berkata pada sesiapapun tapi diterima siapa saja.

Sastra Kita

Sastra Kita adalah kolom penghimpun sastra-sastra yang dilahirkan oleh masyarakat. Sastra kita istilah baru untuk menamakan dengan sastra rakyat. Sastra Kita juga bagian dari sastra yang ditulis oleh masyakat awam sastra.

Apero Gift

Apero Gift adalah perusahaan yang menyediakan semua jenis hadia atau sovenir. Seperti hadia pernikahan, hadia ulang tahun, hadiah persahabatan, menyediakan sovenir wisata dan sebagainya. Melayani secara online dan ofline.

4/09/2021

BUPATI MUBA: Dodi Reza Maksimalkan Capaian Target Muba Maju Berjaya

APERO FUBLIC.- MUSI BANYUASIN. Di tahun 2022, Bupati Musi Banyuasin Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA akan menuntaskan seluruh persoalan yang dihadapi di Bumi Serasan Sekate guna mewujudkan Muba Maju Berjaya.

Meski persoalan pembangunan infrastruktur dan sektor lainnya bertahap telah dituntaskan, namun Bupati Dodi Reza di tahun 2021 ini bersama seluruh perangkat desa, kecamatan hingga perangkat daerah akan bekerja lebih ekstra lagi menuntaskan keluhan dan kebutuhan masyarakat Muba.

Melalui Musrenbang RKPD yang laksanakan, Jumat (9/4), akan menjadi bahan bagi penyusunan Kebijakan Umum Anggaran (KUA), Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) serta rancangan APBD Kabupaten Musi Banyuasin tahun anggaran 2022 yang akan datang.

“Perlu saya sampaikan juga kepada hadirin sekalian bahwa musrenbang juga merupakan rangkaian proses lanjutan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin. Sebelumnya Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin sudah menyelenggarakan rangkaian musrenbang kecamatan dan forum perangkat daerah,” ucap Bupati Dodi Reza Alex Noerdin saat membuka acara musrenbang, Jumat (9/4) di auditorium Pemkab Muba.

Dikatakan Dodi, telah banyak upaya dan usaha yang senantiasa dilakukan untuk mensejahterakan masyarakat serta mengentaskan angka kemiskinan. Mulai dari melakukan hilirisasi dan peningkatan harga komoditas karet dan kelapa sawit.

“Tahun 2022 menjadi tahun penting dalam pencapaian visi dan misi kepemimpinan saya. Masa kepemimpinan bersama Wakil Bupati Beni Hernedi dari tahun 2017 sampai dengan 2022. Untuk mencapai visi dan misi tersebut telah ditentukan tema arah kebijakan pembangunan tahun 2022 yaitu mewujudkan visi Muba Maju Berjaya 2022. Dengan menciptakan pemerintahan yang bersih, peningkatan perekonomian rakyat, peningkatan pembangunan infrastruktur yang merata, peningkatan kualitas SDM yang prima dan peningkatan pendapatan daerah yang optimal. Dan memiliki subtema peningkatan perekonomian untuk pemerataan kesejahteraan masyarakat,” ulasnya.

Dikatakan dia, guna percepatan pencapaian target pembangunan dirumuskan isu strategis pembangunan Kabupaten Musi Banyuasin tahun 2022, dengan melakukan peningkatan ketahanan ekonomi rakyat, penurunan angka kemiskinan, peningkatan kualitas SDM, penguatan dukungan infrastruktur untuk perekonomian, pemantapan kinerja aparatur dan birokrasi.

“Untuk itu, saya meminta kepada tim TAPD dan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muba agar lebih intensif dalam berkoordinasi untuk membangun perencanaan secara lebih baik dan saling bersinergis, untuk mencapai target pembangunan. Segera lakukan identifikasi program kegiatan yang berdampak langsung dengan peningkatan pemberdayaan ekonomi masyarakat dan penurunan angka kemiskinan. Mengindentifikasi program dan kegiatan strategis dari tiap kecamatan. Dengan menyesuaikan kebutuhan dan kondisi kecamatann masing-masing. Kemudian, lakukan koordinasi dan konsolidasi dengan pihak terkait untuk pencapaian visi dan misi pembangunan,” bebernya.

Sementara Kepala Bappeda Kabupaten Muba Drs Iskandar Syahrianto menyampaikan, pelaksanaan musrenbang ini merupakan salah satu tahapan dalam perencanaan pembangunan daerah sesuai Permendagri No 86 Tahun 2017. Tujuannya antara lain membahas dan menyepakati usulan kegiatan pembangunan strategis dan mengelompokkan berdasarkan tugas dan fungsi perangkat daerah.

“Perlu kami laporkan bahwa dalam penyusunan RKPD tahun 2022, proses perencanaan pembangunan dalam musrenbang dilakukan dengan pendekatan-pendekatan perencanaan partisipatif, yaitu dengan mengkolaborasi konsep pembangunan secara top down planning maupun bottom up planning,” ujarnya.

Adapun dari 18 indikator kinerja utama Kabupaten Musi Banyuasin, terdapat tiga indikator yang perlu mendapat perhatian dari pemerintah. karena, tiga indikator tersebut capaian targetnya masih dibawah 80 persen.

Yang pertama ialah persentase jalan kabupaten dan jalan strategis lainnya yang terkoneksi dalam kondisi mantap (capaian 73,85 persen), salah satu alasan capaian target yang masih rendah disebabkan keterbatas anggaran pada perangkat daerah. Anggaran tidak hanya diperuntukkan pada pembangunan jalan kabupaten/strategis tetapi, juga untuk pembangunan jalan dalam desa yang tidak masuk dalam capaian kinerja. Selain itu, faktor penyebab lain adalah menurunnya kondisi jalan mantap pembangunan tahun tahun sebelumnya.

Yang kedua, pertumbuhan ekonomi selama tahun 2020 tumbuh sangat lambat (realisasinya hanya mencapai poin -0,04). Pandemi Covid-19 yang terjadi menyebabkan dampak negatif di segala segi ekonomi. Untuk itu diperlukan strategi untuk menyikapinya yaitu pemerataan pendapatan dan pengurangan kemiskinan, serta perluasan akses dan kesempatan.

Dan yang ketiga angka kemiskinan, saat ini tingkat kemiskinan di Kabupaten Muba masih mencapai 16,13 persen. Namun di sisi lain tahun 2020 Kabupaten Muba menjadi kabupaten yang berhasil menurunkan persentase jumlah penduduk miskin sebesar 0,28 persen di tengah pandemi Covid-19.

“Adapun strategi penanggulangan kemiskinan dilakukan melalui pendekatan. Percepatan pelaksanaan verifikasi dan validasi data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS), fokus kepada akar permasalahan penyebab kemiskinan yaitu, infrastruktur dasar, ketenagakerjaan dan sumber mata pencaharian, penguatan program jaminan sosial dalam upaya mengurangi beban masyarakat miskin terhadap akses pelayanan dasar, dan meningkatkan kemampuan dan pendapatan masyarakat miskin serta penjaminan keberlanjutan usaha mikro kecil,” tandasnya.

Turut hadir dalam acara ini Dandim 0401 MUBA Letkol Arh Faris Kurmiawan SST MT, Ketua Pengadilan Negeri Sekayu Hendra Halomoan SH MH, Ketua Pengadilan Agama Sekayu Korik Agustian SAg MAg dan Kapolres Muba diwakili Kabag Ops Polres Muba. (HS).

Editor. Selita, S.Pd.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Palembang, 9 April 2021.

Sy. Apero Fublic

Dodi Reza Wujudkan Visi Besar Musi Banyuasin di Sektor Migas

Siapkan Tenaga Kerja Lokal Profesional Hingga Jadi Pusat Pelatihan Sertifikasi.
Pemerintahan Musi Banyuasin Tandatangani MoU dengan SKK Migas.

Apero Fublic.- Jakarta. Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) memiliki kekayaan sumber daya alam (SDA) yang melimpah khususnya di sektor minyak dan gas bumi (migas). Teranyar,  telah ditemukan cadangan gas terbesar nomor empat dunia yang tepatnya berada di blok Saka Kemang Kecamatan Bayung Lencir.

Di bawah kepemimpinan Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA, kekayaan SDA migas dikelola dengan sangat baik mulai dari industri hulu hingga hilir-nya. Dodi paham bahwa migas merupakan potensi luar biasa demi  meningkatkan perekonomian daerah. SDA sektor ini  juga mendongkrak pengembangan sumber daya manusia di Musi Banyuasin.

"Pemkab Muba ingin mewujudkan visi besar di sektor migas. Tentu ini perlu dukungan serta hubungan yang sinergi dari berbagai pihak.  Hari ini secara resmi Pemkab Muba melakukan penandatanganan nota kesepakatan dengan SKK Migas untuk mewujudkan hal tersebut," ungkap Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA di sela Penandatanganan Nota Kesepakatan Antara SKK MIGAS dengan Pemkab Muba Tentang Sinergi Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Berkaitan dengan Pengelolaan Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi di Kabupaten Muba di Kantor Pusat SKK Migas, Gedung Wisma Mulia Jakarta Selatan, Kamis (8/4/2021).

Kepala Daerah Inovatif 2020 ini merinci, visi besar sektor migas yang akan direalisasikannya yakni diantaranya menyediakan tenaga kerja lokal profesional bidang industri migas dengan kualifikasi nasional dan global, lalu menjadikan Muba sebagai pusat pelatihan sertifikasi migas di wilayah Sumbagsel khususnya dan Sumatera pada umumnya.

"Kemudian, Muba ingin mewujudkan sinergi dan kerjasama dalam rangka membangun perencanaan dan roadmap pengelolaan SDM lokal bidang Migas sehingga perencanaan, pengembangan dan penyiapan SDM lokal sesuai dengan kebutuhan dan tepat sasaran," imbuhnya.

"Lalu, sinergi dan kerjasama dalam bidang rekrutmen tenaga kerja untuk memberikan prioritas dalam penempatan SDM atau tenaga kerja lokal Muba di perusahaan KKKS dan mitra pada setiap tingkatan dan posisi manajerial, dan sinergi kerjasama khusus dengan perusahaan KKKS khususnya PT Repsol dalam membangum perencanaan dan rekrutmen tenaga kerja lokal Muba dalam pelaksanaan eksploitasi blok Saka Kemang," tambah Dodi Reza.

Dodi melanjutkan, dirinya juga melalui APBD TA 2022 akan siap mendukung atau mengalokasikan dana APBD untuk supporting pengembangan SDM Muba di sektor Migas. "Kita tetap akan prioritaskan di APBD tahun 2022 mendatang, ini sebagai bentuk komitmen Pemkab Muba dalam pengembangan kualitas SDM bidang migas di Muba. Kita sangat serius dan komit soal ini," tegasnya.

Sementara itu, Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto melalui Wakil Kepala SKK Migas Fatar Yani menyebutkan Kabupaten Muba dibawah kepemimpinan Bupati Dr Dodi Reza mempunyai komitmen tinggi dalam pengelolaan hingga penyiapan SDM di sektor migas, tentu harus di back up dan di support secara maksimal.

"Hari ini secara resmi telah dilakukan Penandatanganan Nota Kesepakatan Antara SKK MIGAS dengan Pemkab Muba Tentang Sinergi Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Berkaitan dengan Pengelolaan Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi di Kabupaten Muba, tentu akan dikawal dan dimaksimalkan implementasinya," ucapnya.

"Prinsipnya SKK Migas sangat apresiasi dan akan mendukung langkah serta visi misi Pemkab Muba di sektor Migas," tambahnya.

Dikatakan, target Bupati Muba Dodi Reza ini untuk mewujudkan pengelolaan serta menjaga SDA Migas yang berkelanjutan dan tentunya berdampak langsung ke masyarakat di daerah Muba. "Ini visi mulia dan berkelanjutan, tentu harus mendapat dukungan yang maksimal," tegasnya.

Dalam kesempatan penandatanganan nota kesepakatan antara SKK MIGAS dengan Pemkab Muba Tentang Sinergi Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Berkaitan dengan Pengelolaan Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi di Kabupaten Muba tersebut juga dihadiri Deputi Dukungan Bisnis SKK Migas Rudi Satwiko, Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel Adiyanto Agus Handoyo, Kepala Divisi Formalitas SKK Migas Didik Sasono Setiyadi, Kepala Divisi SDM SKK Migas Hudi D Suryo Dipuro, dan Kepala Departemen Humas SKK Migas Sumbagsel Andi Arie Pangeran.

Kemudian, ikut mendampingi Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA adalah Kepala Bappeda Muba Drs Iskandar Syahrianto MH, Kepala Disnakertrans Mursalin SE MM, dan Kepala Dinkominfo Muba Heryyandi Sinulingga AP. (HS)

Editor. Desti, S.Sos.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Palembang, 9 April 2021.

Sy. Apero Fublic.

4/08/2021

Pemkab Musi Banyuasin Apresiasi Peresmian Kantor LBH ILC

Sekda Musi Banyuasin Hadiri Peletakkan Batu Pertama Rumah Tahfidz Yayasan LBH ILC

Apero Fublic.- Musi Banyuasin. Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menyambut baik dan mengapresiasi  inisiatif kelompok masyarakat Desa Sri Gunung Kecamatan Sungai Lilin, yang telah mendirikan Kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ijtihad Lawyers Center (ILC).

Inisiasi ini merupakan  bentuk partisipasi dan dukungan warga atas program pemerintah daerah. Khususnya bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan keadilan dan pendampingan hukum, karena masyarakat masih banyak yang kurang memahami akan pengetahuan hukum. Kehadiran dan peran LBH sangat dibutuhkan.

Demikian disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Muba, Drs H Apriyadi MSi saat menghadiri acara tabligh akbar  menyambut bulan ramadhan dan peresmian kantor Lembaga Bantuan Hukum Ijtihad Lawyers Center. Sekda juga hadir pada  peletakan batu pertama Rumah Tahfidz Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Ijtihad Lawyers Center, di Desa Sri Gunung Kecamatan Sungai Lilin, Kamis (8/4/2021).

"Banyak permasalahan yang sering terjadi di tengah masyarakat. Dari terjerat masalah hukum sampai ke pengadilan akibat tidak faham tentang hukum. Tak jarang mereka dihadapkan  biaya proses sidang yang mahal dan proses yang lama. Padahal  kalau persoalan hukum ini diserahkan dengan ahinya maka urusannya tidak perlu sampai ke pengadilan. Oleh karena itu  adanya LBH ILC ini dapat memberikam bantuan hukum nagi masyarakat menengah kebawah," ucap Sekda.

Sekda juga menyampaikan apresiasi peletakkan batu pertama Rumah Tahfidz Yayasan LBH ILC. Menurutnya rumah tahfifz adalah kegiatan yang sangat bermanfaat, karena di tengah kehidupan sekarang ini tingkat kepatuhan dalam kehidupan sosial dan beragama terjadi penurunan. Ini dikarenakan faktor arus informasi. Dunia sekarang ini tidak ada lagi batasan, sehingga informasi positif dan negatif dengan mudah diperoleh.

"Kehidupan masyarakat kita sekarang ini sudah banyak dirusak oleh peredaran narkoba, apalagi daerah kita ini menjadi daerah lintasan, maka dengan mudah barang haram tesebut menyebar di Muba. Maka pembangunan rumah tahfidz ini sangat penting. Kami Pemkab Muba akan beri prioritas penuh dengan memberikan alokasi dana bagi ponpes dan rumah tahfidz supaya tercipta generasi penerus yang beragama dan berakhlak mulia,"tutupnya.

Ketua Yayasan LBH ILC Khahar Soelihin menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemkab Muba atas dukungan dan partisipasi pada pendirian Kantor LBH ILC dan Peletakan Batu Pertama Rumah Tahfidz Yayasan LBH ILC.

"Alhamdullilah berkat kekompakan masyarakat Sungai Lilin dan dukungan Pemkab Muba, Yayasan LBH ILC ini dapat beridiri, dengan adanya LBH ILC Setiap warga yang butuh ditangani kasus, pihak LBH diberi wewenang sepenuhnya untuk menyelesaikan mulai dari pendampingan saat penyidikan sampai di pengadilan. Kami juga mengharapkan dukungan moril maupum materil dari semua pihak agar Rumah Tahfidz dapat selesai dibangun,"ucapnya. (HS).

Editor. Desti, S.Sos.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Palembang, 8 April 2021.

Sy. Apero Fublic

4/06/2021

PEMKAB MUBA: Sediakan Pasar Murah Bagi Warga Prasejahtera dan Terdampak Covid-19.

APERO FUBLIC.- MUSI BANYUASIN. Menyambut Ramadhan 1442 Hijriah yang sebentar lagi akan tiba, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin [Muba] menggelontorkan program subsidi sembako bagi masyarakat kurang mampu yang masuk dalam DTKS serta masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

Ini merupakan program prioritas Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin, dimana perhatian pemkab terhadap masyarakat kurang mampu, terlebih lagi memasuki bulan suci Ramadhan.

“Program subsidi bahan sembako dilaksanakan oleh Dinas Perdagangan, Perindustrian Kabupaten Musi Banyuasin. Untuk tahun 2021 ini mulai dilaksanakan perdana di Kecamatan Keluang dan Lawang Wetan, dimana sasaran penerima subsidi sembako adalah masyarakat kategori kurang mampu [miskin] yang terdaftar dalam DTKS,” ungkap Bupati Dodi Reza Alex Noerdin, Selasa (06/04/2021).

Dikatakan dia, subsidi sembako melalui kegiatan pasar murah untuk Kecamatan Lawang dilaksanakan 26 Maret 2021 dengan jumlah paket sebanyak 559 paket, dimana untuk masing-masing paket yang diterima oleh masyarakat terdiri dari beras premium 10 Kg, gula 3 Kg dan minyak goreng 3 liter. “Sedangkan untuk Kecamatan Keluang sebanyak 730 paket dengan rincian yang sama,” urainya.

Lanjutnya, besaran subsidi untuk tahun 2021 ini, ditingkatkan atau jauh lebih besar disbanding tahun-tahun sebelumnya. Hal ini didasarkan atas pertimbangan Pemkab Muba ingin benar-benar meringankan beban masyarakat yang kurang mampu kategori miskin.

“Adapun subsidi beras per 10 kilogram dipatok sebesar Rp 90.000, gula pasir Rp 10.000. dan minyak goreng Rp 9.000. Dengan besarnya subsidi yang diberikan oleh Pemkab Muba ini, maka yang dibayar oleh masyarakat yang menjadi sasaran subsidi jauh lebih kecil,” tambahnya.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Azizah menjelaskan bahwa, memang ada perbedaan yang signifikan dalam pemberian subsidi harga sembako bagi masyarakat kurang mampu tahun ini.

“Hal ini sesuai dengan instruksi Bapak Bupati, dimana kita harus memperhatikan kondisi masyarakat, khsususnya masyarakat kurang mampu dan terlebih dalam situasi pandemi saat ini, perlu ditingkatkan subsidi sehingga masyarakat menjadi lebih ringan bebannya dalam memperoleh bahan pokok mereka. Oleh karena itu, peningkatan subsidi tahun ini lebih dari 60% dibanding tahun-tahun sebelumnya,” terangnya.

Dikatakan dia, sebagai contoh, tahun 2020 subsidi beras per 10 Kg sebesar Rp 60.000. Sedangkan tahun 2021 ditingkatkan menjadi Rp 90.000. Artinya untuk mendapatkan beras premium 10 Kg masyarakat hanya perlu membayar sekitar Rp 10.000 atau Rp 15.000.

Oleh karena itu, Azizah mengatakan kiranya kegiatan pasar murah sembako ini dapat benar-benar sesuai sasaran dan meminta para camat dan kepala desa agar melakukan verifikasi ulang data DTKS di tingkat desa, sehingga nantinya program ini benar-benar tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat, terlebih pada saat menjelang bulan suci Ramadhan ini.

“Program subsidi pasar murah sembako ini akan dilaksanakan di seluruh kecamatan dalam Kabupaten Muba dan disesuaikan dengan jadwal serta kelengkapan data masing-masing kecamatan,” pungkas dia. (HS).

Editor. Selita, S.Pd.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Palembang, 6 April 2021.

Sy. Apero Fublic

MUSI BANYUASIN: TP PKK Komit Cegah Stunting Hingga ke Pelosok Desa

APERO FUBLIC.- MUSI BANYUASIN. Capaian Kabupaten Muba melalui TP PKK Muba yang dipimpin Thia Yufada Dodi Reza dalam pencegahan stunting diapresiasi banyak pihak. Beberapa waktu lalu, BKKBN memberikan apresiasi kepada Kabupaten Muba yang berhasil menurunkan prevalensi stunting hingga 7 persen dari target nasional 14 persen.

“Upaya mencegah stunting kita lakukan hingga ke pelosok desa dengan meningkatkan koordinasi banyak pihak, khususnya TP PKK Desa,” ungkap Thia Yufada saat hadir pada pembukaan rapat kerja daerah (rakerda) X TP PKK di Griya Agung Palembang, Rabu (7/4).

Wanita Inspirasi Sumsel ini menambahkan, TP PKK Muba akan terus maksimal dan all out dalam upaya pencegahan stunting. Stunting adalah kondisi gagal tumbuh akibat kurang gizi kronis dan stimulasi psikososial serta paparan infeksi berulang terutama pada 1000 hari pertama kehidupan (HPK) biasa disebut pendek.

“Peran pertama TP PKK dalam pencegahan stunting yakni meningkatkan kesadaran masyarakat melalui kader dan pengembangan pengorganisasian masyarakat. Selain itu, PKK berperan menguatkan kelembagaan Pokja untuk membangun komitmen dan dukungan sumber daya untuk KIA, dan pemutakhiran data dan informasi,” jelas Ketua Persatuan Wanita Olahraga (Perwosi) Sumsel ini.

Ketua TP PKK Sumsel, Febrita Lustia mengungkapkan pada rangkaian rakerda ini akan muncul masukan dan evaluasi program- program TP PKK sehingga berkontribusi positif untuk masyarakat.  “Dengan rakerda ini TP PKK di Sumsel bisa lebih memaksimalkan lagi pencapaian program,” tuturnya.

Gubernur Sumsel Herman Deru mengucapkan selamat kepada seluruh peserta rakerda TP PKK di Sumsel. “Selamat melaksanakan rakerda, semoga berdampak baik kepada warga masyarakat di daerah masing-masing,” pungkasnya. (HS).

 

Editor. Selita, S.Sos.

Tatafoto. Dadang Saputra.

Palembang, 7 April 2021.

 

Sy. Apero Fublic

Di Tengah Pandemi, RSUD Sekayu Sukseskan Operasi Bibir Sumbing dan Celah Langit.

APERO FUBLIC.- MUSI BANYUASIN. Kepemimpinan Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA bersama Wabup Beni Hernedi SIP sudah mengukir senyum baru dan harapan pada anak penderita bibir sumbing dan celah langit di Kabupaten Musi Banyuasin melalui kegiatan bakti sosial operasi secara gratis.

Kegiatan bakti sosial operasi gratis bibir sumbing dan celah langit-langit dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Sedunia 7 April 2021 oleh Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin yang bekerjasama dengan Smile Train Indonesia dan Yayasan Ummi Romlah ini sudah keempat kalinya terselenggara di Muba.

Baksos wujud kepedulian yang tulus yang diberikan oleh Kepala Daerah Inovatif ini untuk masyarakat dirasakan langsung oleh 25 pasien penderita bibir sumbing dan celah langit yang sedang menjalankan operasi tepatnya pada hari Sabtu (10/4), di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekayu.

Terpantau di lokasi, kebanyakan mereka dari masyarakat tidak mampu diantaranya ada 2 orang pasien suku anak dalam (SAD) yang berasal dari Kecamatan Bayung Lencir Muba, dan dengan adanya operasi gratis ini tentu mereka sangatlah terbantu.

Walaupun operasi dilaksanakan ditengah pandemi Covid-19, tim RSUD Sekayu sukses menuntaskan tugasnya dalam menangani pasien.

Pada kesempatan ini, dr Iqmal Parlianta, S PbP-RE menjelaskan bahwa sebelum menjalani operasi, setiap pasien terlebih dahulu menjalani pemeriksaan awal dan menginap di RSUD Sekayu. Mereka juga dipastikan sudah memenuhi kriteria dan kaidah-kaidah kesehatan kedokteran.

“Jadi setiap pasien yang akan kita operasi tentunya harus memenuhi kaidah-kaidah kesehatan kedokteran, salah satunya pada masa pandemi ini harus memenuhi protokol kesehatan yaitu selain diperiksa kesehatannya apakah ada kelainan lain-lain seperti batuk, pilek, demam juga kita bisa cek darahnya, kita periksa apakah ada gejala Covid-19 dengan tujuan pasien agar mendapatkan pasien sudah optimal untuk di operasi. Alhamdulillah operasi selesai hari ini dari kita persiapan sampai pelaksanaan dan beberapa yang telah kita operasi berjalan lancar syukur Alhamdulillah,” ungkapnya.

Menurut dr Iqmal Parlianta, dari seluruh pasien mendaptar terdapat satu pasien yang tidak memenuhi kriteria untuk dioperasi karena berat badannya kurang cukup dan nanti dipenuhi sesuai umur dan berat badannya setelah itu akan dijadwalkan kembali.

“Program kita ini, Insya Allah tidak hanya berhenti disini, kita sudah punya komitmen dengan pemerintah daerah bahwa kegiatan ini akan kita teruskan agar semua masyarakat mendekati dengan pelayanan bedah plastik operasi bibir sumbing. Jadi kita akan rencana reguler, RSUD akan menjadi center bedah plastik untuk penanganan operasi bibir sumbing di daerah Kabupaten Muba dan juga akan dibantu oleh tim bedah plastik dari Palembang,” ungkapnya.

Sementara, Yati salah satu orang tua dari pasien Arsilah menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak-pihak terkait, khususnya kepada Pemkab Muba dan RSUD Sekayu. Menurutnya dengan adanya operasi gratis tersebut pihaknya sangat terbantu sekali.

“Kegiatan mulia ini sangat bermanfaat sekali bagi kami. Kami sangat berterimakasih sekali kepada pihak-pihak terkait, terutama kepada Pemkab Muba khususnya bupati dan pihak RSUD Sekayu. Semoga kebaikan yang diberikan kepada kami dibalas oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Terima kasih nian,” pungkasnya.

Terpisah, Bupati Dodi Reza Alex Noerdin mengapresiasi seluruh tim medis penanganan operasi bibir sumbing dan celah langit yang sudah bekerja keras dan sukses dalam hal tersebut.

“Saya bangga dengan pelayanan RSUD Sekayu. Selamat kepada Tim medis yang profesional menjalankan tugas dan tindakan. Kepercayaan masyarakat Sumsel khususnya Muba harus tetap kita jaga,” katanya.

Ia juga berharap semua pasien cepat sembuh, kembali ceria dan berkumpul bersama keluarganya masing-masing.

“Alhamdulillah operasi sudah berjalan dengan lancar. Kepada keluarga pasien saya ucapkan selamat semoga pemulihan berjalan sempurna dan semoga pasien cepat sembuh, bisa bermain dengan keluarga dan teman yang lain dengan percaya diri,” ucap Dodi. (HS).

Editor. Selita, S.Pd.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Palembang, 7 April 2021.

Sy. Apero Fublic

4/04/2021

Kades Di Musi Banyuasin Dituntut Jaga Keharmonisan Desa

Tingkatkan Kapasitas dan Good Goverment, Pemkab Muba Gelar Bimtek Awal Kades Periode 2020–2026. Sekda Apriyadi: Buka Bimbingan Teknis untuk Kepala Desa, di Musi Banyuasin.

Apero Fublic. Musi Banyuasin. Demi meningkatkan kapasitas dan tata kelola pemerintahan desa yang baik (good goverment), Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) menggelar bimtek Awal Masa Jabatan Kepala Desa Periode 2020-2026 dan Perangkat Desa, Senin (5/4/2021), di Wisma Atlet, Sekayu.

Mewakili Bupati Muba Dr. H Dodi Reza Alex Noerdin, Sekretaris Daerah Muba, Drs. H. Apriyadi, MSi., dalam sambutannya mengatakan, Bimtek yang akan dilaksanakan selama lima hari ini, ada 17 macam materi substansi yang akan disampaikan, baik secara langsung ataupun dengan sistem diskusi, indoor maupun outdoor. Semua penting diberikan karena Kades dan Sekdes harus punya bekal dalam membangun, memimpin, kelola keuangan dan aset daerah serta kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat tapi tidak menyalahkan aturan keuangan negara.

"Semua materi ini penting, harus di pahami. Nanti akan disampaikan dan didiskusikan pelan-pelan, sehingga menarik dan mudah diserap. Pada dasarnya tugas dan fungsi Kades mengacu pada Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 ada tiga, yaitu menjalankan roda pemerintahan, melaksanakan pembangunan di desa, dan melaksanakan pemberdayaan masyarakat di bidang masyarakat desa,"ucap Sekda.

Dikatakan Sekda, saat ini sudah ada Peraturan Bupati Nomor 55 tahun 2020 tentang tata kelola aset desa kembali kepada desa, tujuannya untuk mewujudkan desa mandiri, syarat utama Desa harus diberi kewenangan untuk mengelola aset sendiri. 

"Perbup ini diinisiasi Pemkab Muba sebagai salah satu usaha pemda untuk mendorong menjadi desa yang mandiri. Silahkan nanti, aset yang sudah dibangunkan oleh pemerintah kabupaten dimintakan kepada bupati melalui camat. Aset tersebut bisa dimaksimalkan, misalkan disewakan atau dipinjam pakaikan sehingga bisa mendatangkan Pendapatan Asli Desa,"pungkas Apriyadi.

Apriyadi juga berpesan kepada para Kades agar dalam melaksanakan pembangunan di desa tegal mengikuti mekanisme yang ada, ada tahapan yang harus dilakukan sama seperti kami di kabupaten. Jadi ikuti, terutama sekdes merupakan tenaga administrasi. Kami pesankan, jalin hubungan yang harmonis di desa masing-masing, baik dengan tokoh masyarakat, BPD dan perangkat desa, jalin koordinasi dan komunikasi yang baik,"pungkasnya.

Kepala PMD Kabupaten Muba, H. Richard Chahyadi, AP. MSi., melaporkan bahwa bimtek awal Masa Jabatan Kades periode 2020-2026 dan Perangkat Desa dalam Kabupaten Muba dilaksanakan  dalam dua angkatan. Masing-masing angkatan dilaksanakan selama lima hari. Angkatan pertama mulai tanggal 5-9 April 2021 dan angkatan kedua tanggal 24-28 Mei 2021.

"Peserta bimtek diikuti enam puluh lima Kades yang dilantik tahun 2020 untuk periode masa jabatan 2020-2026 bersama satu orang perangkat desa, total keseluruhan peserta sebanyak 130 orang. Angkatan pertama diikuti enam puluh enam orang dari tiga puluh tiga desa, Kecamatan Sekayu delapan desa, Plakat Tinggi sembilan desa, Lais tujuh desa, Sungai Lilin tujuh desa dan Lawang Wetan dua desa.

Angkatan Kedua dikuti enam empat orang dari tiga dua desa, Kecamatan Batanghari Leko tujuh desa, Sungai Keruh enam desa, Babat Supat enam desa, Sanga Desa lima desa, Keluang lima desa, Jirak Jaya dua desa dan Tungkal Jaya satu Desa," papar Richard.

Dikatakan Richard, kegiatan pembinaan teknis ini menggunakan metode pendekatan partisipator andragogi yaitu, materi belajar berorientasi kepada pokok-pokok materi pembinaan teknis dan tingkat pengetahuan dan keterampilan peserta. Metode belajar mengacu pada partisipasi aktif peserta. Suasana belajar diciptakan untuk saling menghargai, saling tukar pengalaman, saling berinteraksi. Evaluasi belajar dilakukan bersama oleh narasumber, pelatih, peserta dan panitia.

"Pokok-pokok materi pembinaan teknis berorintasi atau pengenalan tugas bagi Kades ada 17 macam materi, yang akan disampaikan dengan waktu materi selama 38 jam pelajaran. Adapun narasumber daru Polres Muba, Kodim 0401 Muba, Kejaksaan Negeri Sekayu, Dinas PMD Provinsi Sumsel, Dinas PMD Kabupaten Muba, Badan Kesbangpol Muba, Disdukcapil Muba, Bagian Hukum Setda Kabupaten Muba dan praktisi pemerintah desa dari Palembang," lapornya. (HS).

Editor. Selita, S.Pd.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Palembang, 5 Maret 2021.

Sy. Apero Fublic

Update Covid-19 Muba: Bertambah 2 Kasus Positif dan 1 Meninggal Dunia

APERO FUBLIC.- SEKAYU. Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Muba, Ahad (4/4), mengkonfirmasi penambahan 2 kasus positif dan 1 kasus meninggal dunia.

“Ada penambahan 2 kasus positif dan 1 kasus meninggal dunia per 4 April 2021,” ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Muba, dr Povi Pada Indarta SP P.

Povi merinci, adapun penambahan 2 kasus positif yakni kasus 1105 laki-laki usia 71 tahun asal Sekayu, dan kasus 1106 perempuan 26 tahun asal Plakat Tinggi. “Untuk kasus meninggal dunia dialami PDP 1313 laki-laki usia 71 tahun dan telah dimakamkan secara prokes,” bebernya.

Diketahui, hingga 4 April 2021 ada sebanyak 1106 kasus diantaranya 1.029 kasus sembuh. Kemudian, 30 masih dirawat, dan 47 kasus meninggal dunia.

Sementara itu, berdasarkan data update Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Muba 4 April 2021 tercatat ada sebanyak 429 ODP 429 selesai pemantauan 0 masih dipantau, 1.199 kontak erat 1.199 kontak selesai pemantauan 0 kontak erat yang masih dipantau, 191 PDP 1 proses pengawasan 190 selesai pengawasan. (HS).

Editor. Selita, S.Pd.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Palembang, 4 April 2021.

Sy. Apero Fublic