-->
Search
24 C
en
  • Penerbit MAF
  • Apero Book
  • JAF
  • LinkedIn
APERO FUBLIC
Terbitkan Artikel Anda
  • Apero Fublic
  • Popular
    • Politik
    • Ekonomi
    • Fotografi
    • Dunia Anak
    • Sosial & Masyarakat
  • Apero Fublic
  • Women
    • Women
    • Tokoh Wanita
    • Skil Wanita
    • Ibu dan Anak
    • Pendidikan & Kesehatan Wanita
  • Gatget
    • Video
  • World
  • Video
  • Featured
    • Penyakit Masyarakat
    • About
    • e-Galeri
    • Post Search
    • Daftar Kata
    • Peribahasa
    • Antologi Puisi INew
    • Antologi Puisi IINew
  • Find
    • Download Artikel
    • Download Feature
    • Andai-Andai
    • Post All
    • Flora Pangan
    • Fauna
    • Picture IndonesiaNew
    • Kamus Bahasa MusiNew
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Brand
    • Sport
    • Fashion
    • Fitness
    • Sunset-Sunrise
    • HijrahNew
    • NasihatNew
APERO FUBLIC
Search

Ruang Sponsor Apero Fublic

Ruang Sponsor Apero Fublic
Home Kampus Kimia Mahasiswa Opini Pendidikan Teknologi Sawit Indonesia: Dari "Penyumbang Polusi" Menjadi Basis Penyerapan Karbon Skala Besar Dunia
Kampus Kimia Mahasiswa Opini Pendidikan Teknologi

Sawit Indonesia: Dari "Penyumbang Polusi" Menjadi Basis Penyerapan Karbon Skala Besar Dunia

PT. Media Apero Fublic
PT. Media Apero Fublic
09 Apr, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

APERO FUBLIC  I  OPINI.-  Selama ini, industri kelapa sawit sering dipandang secara sepihak sebagai kontributor emisi gas rumah kaca. Namun, dengan luas tutupan lahan mencapai lebih dari 16 juta hektar di Indonesia, terdapat potensi besar yang belum teroptimasi sepenuhnya sebagai solusi perubahan iklim.

Pemerintah Indonesia telah menetapkan target ambisius Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060. Kunci pencapaian target ini tidak terletak pada pengurangan aktivitas perkebunan, melainkan pada transformasi tata kelola limbah biomassa melalui integrasi teknologi.

Salah satu teknologi kunci yang kini menjadi fokus global adalah BECCS (Bioenergy with Carbon Capture and Storage). Secara definisi, BECCS adalah kombinasi antara pemanfaatan bioenergi dengan penangkapan serta penyimpanan karbon.

Teknologi ini memiliki keunggulan unik karena mampu menghasilkan emisi negatif (negative emissions), di mana jumlah karbon yang diserap dari atmosfer lebih besar daripada yang dilepaskan selama proses produksi energi.

Untuk memahami cara kerjanya, kita dapat menggunakan perumpamaan pohon sawit sebagai spons karbon alami. Selama masa pertumbuhannya, pohon sawit menyerap karbon dioksida (CO₂) dari atmosfer melalui fotosintesis dan menyimpannya dalam bentuk biomassa, mulai dari batang, pelepah, hingga cangkang buah.

Tantangan itu muncul saat biomassa ini dikonversi menjadi energi melalui proses termal seperti gasifikasi dan pirolisis. Gasifikasi mengubah biomassa menjadi gas bakar yang kaya hidrogen dan karbon monoksida (syngas). Pirolisis mengurai biomassa pada suhu tinggi tanpa oksigen untuk menghasilkan bahan bakar cair (bio-oil) dan arang padat (biochar).

Tanpa intervensi, CO₂ yang tersimpan dalam biomassa tersebut akan terlepas kembali ke atmosfer saat proses konversi berlangsung. Di sinilah BECCS berperan sebagai sistem pencegat. Sebelum gas buang keluar melalui cerobong, CO₂ ditangkap menggunakan teknologi post-combustion capture (biasanya berbasis pelarut amina), kemudian dikompresi menjadi fase cair.

Karbon ini selanjutnya dipompa untuk disimpan secara geologis (geological storage) di dalam formasi batuan bawah tanah atau sumur minyak dan gas yang sudah tidak beroperasi (depleted reservoir).

Mengapa implementasi ini menjadi mendesak? Tahun 2026 menjadi titik krusial karena mulai diberlakukannya kebijakan Carbon Border Adjustment Mechanism (CBAM) oleh Uni Eropa. Kebijakan ini merupakan mekanisme pajak karbon bagi produk impor berdasarkan intensitas emisi dalam proses produksinya.

Jika industri sawit nasional tidak mampu membuktikan transparansi jejak karbon yang rendah atau negatif, produk unggulan Indonesia akan menghadapi hambatan tarif yang tinggi di pasar internasional.

Tentu saja, implementasi BECCS bukan tanpa hambatan. Tantangan utama saat ini adalah tingginya kebutuhan energi tambahan (energy penalty) untuk mengoperasikan unit penangkapan karbon, yang berdampak pada membengkaknya biaya operasional.

Riset global kini sedang berlomba-lomba menemukan material penyerap karbon yang lebih efisien agar teknologi ini dapat menjadi sumber keuntungan ekonomi melalui mekanisme perdagangan karbon (carbon credit).

Indonesia, langkah nyata telah dimulai dengan pemetaan struktur geologi yang potensial menjadi wadah penyimpanan karbon permanen. Meskipun secara teori struktur bumi Indonesia mampu menampung emisi dalam skala gigaton, aspek keamanan dan monitoring jangka panjang tetap menjadi prioritas ilmiah untuk mencegah risiko kebocoran di masa depan.

Indonesia memiliki keunggulan komparatif yang tidak dimiliki banyak negara lain ketersediaan biomassa sawit yang melimpah sebagai penyerap alami dan formasi geologi yang siap mendukung penyimpanan karbon.

Jika infrastruktur BECCS berhasil disempurnakan, Indonesia tidak lagi sekadar menjadi eksportir komoditas minyak nabati, tetapi bertransformasi menjadi pemimpin dalam teknologi emisi negatif.

Menjelang dibukanya gerbang persaingan global pada 2026, integrasi sains dan industri sawit menjadi jembatan utama menuju kemandirian ekonomi hijau.

Saatnya membuktikan bahwa melalui inovasi teknik kimia dan pengelolaan energi yang tepat, industri sawit mampu memberikan kontribusi nyata bagi pendinginan suhu bumi sekaligus menjamin kesejahteraan generasi mendatang.


PENULIS:  Nabila Tri Mardani
Mahasiswi Teknik Kimia, Institut Teknologi Sawit Indonesia. 
Email: nabilatrimardani1485@gmail.com
Editor. Tim Redaksi

Sy. Apero Fublic

Via Kampus
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts
Newer Posts

You may like these posts

Post a Comment

Post Populer

BULETIN APERO FUBLIC

BULETIN APERO FUBLIC

Translate

Search This Blog

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Subscribe
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe

Featured Post

Kemana Dunia Buruh Mengarah : Lalu Peran Serikat Pekerja Dipertanyakan

PT. Media Apero Fublic- Sunday, May 24, 2026 0
Kemana Dunia Buruh Mengarah : Lalu Peran Serikat Pekerja Dipertanyakan
dok. facebok Bicaralah Buru. Aksi May Day 2026.  APERO FUBLIC   I  OPINI .-  Di tengah pesatnya digitalisasi dan globalisasi, dunia kerja mengalami…

Most Popular

Powered by Blogger
Apero Fublic

Website Archive

  • 2026936
  • 20251139
  • 2024203
  • 2023142
  • 2022103
  • 2021365
  • 2020435
  • 2019281

MAJALAH KAGHAS

MAJALAH KAGHAS

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

JURNAL APERO FUBLIC. HUMANIORA

TABLOID APERO FUBLIC

TABLOID APERO FUBLIC

SELAK MAJO

SELAK MAJO
Karikatur

Labels

Aceh Aceh Besar Aceh Tamiang Aceh Utara Alor Amerika Serikat Anambas Andai-Andai Angkat Besi Antropologi APERO FUBLIC Apero Herbal Apero Popularity Arkeologi Artikel Asahan Atambua BABEL Badan Pemerintah Bahasa Bali Bandung Bangka Barat Bangka Belitung Bangkinang Banjarmasin Banjarnegara Banten Bantul Banyuasin Batam Batang Batu Bara Batusangkar Baubau Bawaslu Bekasi Beladiri Belanda Belu Bencana Bener Meriah Bengkayang Bengkulu Bengkulu Selatan BENGSEL Berita Berita Daerah Berita Internasional Berita Nasional Betul Daerah Binjai Biologi Biruisme Bisnis Blitar BNN Bogor Bola BOLMONGUT BOLTARA Bosnia Boven Digoel Brand Brazil Budaya Budaya Daerah Budaya Dunia Buku Populer Buletin AF Bulungan Cerita Bersambung Cerita Kita Cerita Rakyat Cerpen Ciamis Cililin Cina Dairi Daratan dan Hutan Deli Serdang Depok Dompu Dongeng Dongeng Dunia DPD RI DPR DPR RI DPRD Dunia Anak e-Biografi e-Biografi Tokoh Ekonomi Ekonomi Islam Elektronik Energi Esai Event FASHION Fauna Feature Film Filsafat Flora Flores Fotografi Gatget Gunungsitoli Healthy & Fitness Himpunan Muslim HSS HST Hukum Hukum Islam Ibu dan Anak Ideologi Ilmu Kesastraan Indragiri Hulu Iran Islam dan Budaya Islam dan Lingkungan Hidup Islam dan Masyarakat Islam dan Negara Islam dan Sosial JABAR Jakarta JAKARTA Jambi JATENG JATIM Jatinangor Jembrana Jepang Jurnal AF Jurnalisme Kita Jurnalistik Kabar Buku Kabar Desa KALBAR KALSEL KALTARA KALTENG KALTIM Kampar Kampus Kampuu Kanada Kapolri Karo Kata Mutiara Katolik Kebudayaan Keislaman Kekristenan Kepahiang Kepemimpinan Kerinci Kesehatan Kesehatan dan Pendidikan Wanita Kesenian Ketapang Keuangan Kimia Kisah Legenda KKN Kolaka Konawe Selatan Korupsi Kota Kota Bengkulu Kriminal Kuansing Kubu Raya Kuliner Kupang Labuhan Bajo Labuhan Batu LABURA Lahat Lamandau Lampung Lampung Tengah Langkat Laporan Penelitian Lebak Lebong Lembata Lewoleba Lingkungan Lingkungan Hidup Lombok Lowongan Kerja Lubuk Linggau Lubuk Pakam Magang Mahasiswa Mahasiswi Majalah Kaghas Makassar Malang Malaysia Mappi Marinir Mask Medan Media Sosial Mempawah Menembak Meranti Merauke Militer Mitos Morowali Morut Muara Enim Muaro Jambi MUBA Muratara Musi Rawas Musik Nasional NTB NTT Ogan Ilir OKI OKU OKU Selatan OKU Timur Olahraga Opini Ormas Otomotif Padang Padang Lawas Padang Panjang Pagaruyung Pakpak Bharat Palangkaraya Palembang Palu Pamulang Panjat Tebing Pantun Papua Papua Barat Daya Papua Selatan Papua Tengah Parigi Moutong Pariwisata Partai Pasaman Barat Pasuruan PDF Pekanbaru Pemerintah Pemerintahan Pendape Pendidikan Penyakit Masyarakat Perkebunan Perpustakaan Pertanian Pertanian dan Alam Pesisir Selatan Pinrang PKM Politik Pontianak Populer Bisnis Populer Iklan Populer Produk Populer Profesi PPKn PPL Prabumulih PraLeader Problematika Seks Propaganda Psikologi Public Figure Puisi Puisi Akrostik Purworejo Pustakawan PWI PWI SumSel Renang Riau Rote Ndao Samarinda Samosir Sampah dan Limbah Sastra Kita Sastra Klasik Sastra Lisan Sastra Moderen SDA Sejarah Sejarah Daerah Sejarah Islam Sejarah Kebudayaan Sejarah Umum Sekayu Semarang Senam Seniman Sepak Bola Sepeda Listrik Sepeda Motor Serang Seruyan Sibolga Sidoarjo Sijunjung Silat Simalungun Singapura Skil Wanita SMA Smart TV Solok Sorong Sosial Masyarakat Sosiologi Sport Suara Rakyat Sudut Pandang Sukabumi Sukamara SULSEL SULTENG SULTENGRA SULTRA Sumba Barat SUMBAR Sumber Air Sumedang SUMSEL SUMUT Sungai Surabaya Surat Kita Syarce Tablet Tabloid AF Tamiang Tanah Datar Tangerang Tanjab Barat Tanjung Selor Tapanuli Tapanuli Utara TAPANUSEL TAPTENG Tebing Tinggi Teknologi Temanggung TNI TNI AD TNI AL TNI Angkatan Laut TNI AU Tokoh Tokoh Wanita Tradisi Transportasi TTU UKM-Bisnis Video Women World Yogyakarta

Laman Khusus

  • Cahaya
  • Daftar Kata Istilah Baru
  • e-Galeri Apero Fublic
  • Mari Kita Hijrah
  • Nasihat dan Motivasi
  • Apero Quote
  • Pribahasa Indonesia
  • Picture Indonesia
  • Pangeran Ilalang I
  • Pangeran Ilalang II

Pages

  • Pecakapan Sunset Sunrise
  • Flora Pangan Indonesia
  • Fauna Indonesia
  • Dawnload PDF Gratis
  • Dawnload Feature Gratis (PDF)

Recent Posts

Popular Posts


Editor Post


Popular Post


Populart Categoris

Andai-Andai 3 Artikel 62 Berita 1579 Berita Daerah 1572 Berita Internasional 34 Berita Nasional 1190 Brand 117 Budaya Daerah 33 Cerita Bersambung 20 Cerita Kita 53 Cerita Rakyat 12 Cerpen 23 Dongeng 67 Ekonomi 51 Elektronik 21 FASHION 13 Fauna 4 Flora 64 Healthy & Fitness 15 Ibu dan Anak 9 Islam dan Budaya 11 Islam dan Lingkungan Hidup 7 Islam dan Masyarakat 4 Jurnalisme Kita 19 Kampus 592 Kesehatan 32 Kisah Legenda 10 Kuliner 30 Mitos 15 Opini 504 PDF 3 Pantun 6 Pariwisata 44 Penyakit Masyarakat 6 Problematika Seks 6 Puisi 56 Puisi Akrostik 5 Sampah dan Limbah 1 Sastra Kita 41 Sastra Klasik 53 Sastra Lisan 14 Sejarah Daerah 24 Sejarah Kebudayaan 29 Sepeda Listrik 15 Sport 2 Surat Kita 8 Tablet 20 Teknologi 176 Tokoh Wanita 11 UKM-Bisnis 31 Video 20 Women 4 World 3 e-Biografi Tokoh 23
APERO FUBLIC

About Us

PT. Media Apero Fublic merupakan perusahaan Publikasi dan Informasi yang bergerak dalam bidang Industri Kesusastraan. Apero Fublic merupakan bidang usaha utama bidang jurnalistik.

Contact us: fublicapero@gmail.com

Follow Us

© Copyright 2023. PT. Media Apero Fublic by Apero Fublic
  • Disclaimer
  • Tentang Apero Fublic
  • Advertisement
  • Contact Us