Cerita Kita
Opini
Rasyid Naufal Saputra Lulus Program MSIB Batch 7 di Bidang Data Science, Raih Sertifikasi BNSP
APERO FUBLIC I CERITA KITA.- Rasyid Naufal Saputra, mahasiswa Program Studi Informatika STIMIK Tunas Bangsa Banjarnegara, berhasil menyelesaikan Program Studi Independen Bersertifikat (MSIB) Batch 7 bersama PT Mitra Talenta Group Celerates dengan fokus pada bidang Data Science.
Tidak hanya itu, ia juga menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih sertifikasi BNSP serta menjadi peringkat pertama dalam ajang Individual Challenge.
Selama mengikuti program, Rasyid menjalani pembelajaran yang menggabungkan metode sinkron dan asinkron, serta terlibat dalam berbagai tugas berbasis studi kasus nyata.
Materi yang dipelajari mencakup prinsip data science, Natural Language Processing (NLP), SQL, teori pembelajaran statistik, pemrograman Python, hingga penerapan Machine Learning dan Deep Learning.
Pada proyek akhir (capstone project), Rasyid dipercaya sebagai team lead. Ia memimpin tim dalam mengembangkan model analisis sentimen pada data media sosial dengan memanfaatkan teknologi Machine Learning, Large Language Model (LLM), dan NLP untuk menghasilkan wawasan berbasis data.
Prestasi lainnya diraih saat Rasyid terpilih mengikuti Individual Challenge, tahap lanjutan bagi peserta dengan potensi terbaik.
Dalam kompetisi yang berlangsung pada 26–27 Maret 2025 tersebut, ia berhasil meraih peringkat pertama dengan skor 740 dari 750 atau setara 98,67 persen. Atas pencapaian ini, ia juga memperoleh beasiswa sertifikasi dari Celerates.
Melalui proses tersebut, Rasyid resmi memperoleh gelar Certified Associate Data Scientist dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) melalui Lembaga Sertifikasi Profesi TIK Global. Proses sertifikasi meliputi pengembangan proyek, presentasi, serta evaluasi profesional oleh asesor.
Setelah dinyatakan kompeten pada 2 Juni 2025, sertifikat resmi diterima pada 14 Juli 2025. Selain penguatan teknis, program ini juga membekali peserta dengan soft skills seperti komunikasi, public speaking, pemahaman bisnis, hingga personal branding.
Hal ini menjadi bekal penting dalam menghadapi dunia kerja berbasis teknologi.
Rasyid mengungkapkan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari proses belajar yang konsisten dan penuh tantangan.
“Saya sangat bersyukur atas kesempatan ini. Program ini tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis saya di bidang data science, tetapi juga melatih cara berpikir kritis, bekerja dalam tim, dan menyelesaikan masalah secara nyata,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pengalaman memimpin tim dalam proyek akhir menjadi salah satu momen paling berharga.
“Menjadi team lead di capstone project mengajarkan saya bagaimana mengelola tim, berkomunikasi secara efektif, dan memastikan setiap anggota bisa berkembang bersama,” tambahnya.
Pencapaian Rasyid mencerminkan dedikasi dan semangat generasi muda dalam mengembangkan kompetensi di bidang data science.
Ia berharap pengalaman ini menjadi langkah awal untuk terus berkembang dan berkontribusi dalam menciptakan solusi berbasis data yang inovatif dan berdampak bagi masyarakat.
PENULIS: Ghefira Putri Prisilia
Editor. Tim Redaksi
Sy. Apero Fublic
Via
Cerita Kita

Post a Comment