Syarce

Syarce adalah singkatan dari syair cerita. Syair cerita bentuk penggabungan cerita dan syair sehingga pembaca dapat mengerti makna dan maksud dari isi syair.

Apero Mart

Apero Mart adalah tokoh online dan ofline yang menyediakan semua kebutuhan. Dari produk kesehatan, produk kosmetik, fashion, sembako, elektronik, perhiasan, buku-buku, dan sebagainya.

Apero Book

Apero Book adalah sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang distribusi semua jenis buku. Buku fiksi, non fiksi, buku tulis. Selain itu juga menyediakan jasa konsultasi dalam pembelian buku yang terkait dengan penelitian ilmiah.

Apero Popularity

Apero Popularity adalah layanan jasa untuk mempolerkan usaha, bisnis, dan figur. Membantu karir jalan karir anda menuju kepopuleran nomor satu.

@Kisahku

@Kisahku adalah bentuk karya tulis yang memuat tentang kisah-kisah disekitar kita. Seperti kisah nyata, kisah fiksi, kisah hidayah, persahabatan, kisah cinta, kisah masa kecil, dan sebagaginya.

Surat Kita

Surat Kita adalah suatu metode berkirim surat tanpa alamat dan tujuan. Surat Kita bentuk sastra yang menjelaskan suatu pokok permasalaan tanpa harus berkata pada sesiapapun tapi diterima siapa saja.

Sastra Kita

Sastra Kita adalah kolom penghimpun sastra-sastra yang dilahirkan oleh masyarakat. Sastra kita istilah baru untuk menamakan dengan sastra rakyat. Sastra Kita juga bagian dari sastra yang ditulis oleh masyakat awam sastra.

Apero Gift

Apero Gift adalah perusahaan yang menyediakan semua jenis hadia atau sovenir. Seperti hadia pernikahan, hadia ulang tahun, hadiah persahabatan, menyediakan sovenir wisata dan sebagainya. Melayani secara online dan ofline.

3/06/2021

Tanjung Bali: Padat Karya Pembukaan Jalan Baru dan Cor Jalan.

Apero Fublic.- Musi Banyuasin. Jalan adalah pasilitas penting dalam kehidupan manusia. Tanpa jalan mobilitas sosial masyarakat tidak dapat berjalan dengan baik. Dengan demikian jalan adalah urat nadi kehidupan yang sangat penting. Namun, tidak di setiap tempat terdapat jalan yang memadai, terutama di pelosok desa. Masyarakat desa yang sebagian besar adalah petani, sudah akrab dengan jalan setapak dan berlumpur.

Untuk itulah, Pemerintahan Desa, Desa Tanjung Bali, Kecamatan Batanghari Leko memperhatikan kebutuhan masyarakatnya. Yang sebagaian besar hidup dari bertani dan berkebun. Seperti perkebunan karet, sawit dan lainnya. Agar akses pulang dan pergi serta pengangkutan hasil pertanian menjadi mudah dan lancar.

Pemerintahan Desa Tanjung Bali dan masyarakatnya bermusyawara dan bersepakat untuk membuka jalan baru. Dimana jalan tersebut dibiayai melalu Alokasi Dana Desa periode tahun Anggaran 2020. Masyarakat pun ikut membantu untuk mempercepat proses pembukaan jalan baru tersebut. Setelah jalan terbuka, lalu dilanjutkan pengerasan dengan beton.

Lokasi pembukaan jalan di wilayah RT. 06, Dusun II, Desa Tanjung Bali. Dengan ukuran panjang pembukaan jalan baru 1478 meter. Bagian yang diperkeras dengan cor beton sepanjang 165 meter. Untuk Para pekerja diberikan honor harian. Dengan demikian ada lapangan baru pada masa pandemi virus covid-19.

Bapak Kepala Desa, Indra Kesuma berharap masyarakatnya terus berperan aktif dalam memajukan desa tercinta mereka. Siapa lagi kalau bukan masyarakatnya sendiri bergerak untuk kemajuan daerahnya. Semoga jalan yang baru dibangun bermanfaat untuk semua masyarakat Desa Tanjung Bali.


Dokumentasi Pemerintahan Desa Tanjung Bali saat pembukaan jalan baru.

Oleh. Tim Apero Fublic
Editor. Selita, S.Pd.
Tatafoto. Dadang Saputra

Musi Banyuasin, Desember 2020. (BS).

Sy. Apero Fublic

Peningkatan Jalan Desa Tanjung Bali Disambut Baik

Apero Fublic.- Musi Banyuasin. Batanghari Leko, peningkatan infrastruktur di wilayah Kabupaten Muba terus berjalan. Pembangunan atau peningkatan kelas jalan dilakukan hingga ke pelosok desa.

Salah satunya seperti yang dilakukan di Desa Tanjung Bali, Kecamatan Batanghari Leko yang sebelumnya kondisinya rusak, ditingkatkan dengan memanfaatkan dana APBD Kabupaten Muba tahun 2020. Peningkatan kelas jalan ini cukup penting mengingat jalan ini merupakan akses perekonomian dan perkebunan warga sekitar.

Peningkatan jalan tersebut terang saja disambut gembira oleh warga yang menyambut baik pembangunan jalan tersebut. Dengan adanya peningkatan jalan ini, dapat memperlancar dan mempercepat pendistribusian/pemindahan barang dengan kata lain meningkatkan perekonomian dan bisa membawa kemajuan bagi desa.

Kades Tanjung Bali, Rabu, 18/11/2020, Indra Kesuma mengatakan, "ini merupakan bentuk perhatian dari pemerintah kabupaten Muba untuk masyarakat karena jalan ini sangat penting dan sudah lama rusak. Dengan dibangunnya akses jalan desa kurang Lebih 600 meter ini diharapkan perekonomian masyarakat semakin mudah dan bisa membawa kemajuan perekonomian desa.

Dari sejumlah kepala keluarga yang ada di Desa Tanjung Bali, sebagian besar menggantungkan hidupnya di sektor perkebunan karet sehingga kebutuhan akses jalan usaha menjadi perioritas."

Terpisah, warga setempat Suryono mengatakan sangat senang dan berterima kasih kepada Pemkab Muba atas dibangunnya jalan tersebut.

"Kami sudah lama mendengar bahwa jalan ini akan diperbaiki, syukur alhamdulilah akhirnya pada akhir tahun 2020 rencana tersebut bisa terealisasi. Terima kasih kepada Bapak Bupati Muba, Bapak Camat Batanghari Leko, dan Bapak Kades Tanjung Bali," tutupnya. (HS)

Editor. Selita, S.Pd.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Musi Banyuasin, 2020. (BS).

Sy. Apero Fublic

3/05/2021

Desa Tanjung Bali: Sukses Melaksanakan Pembagian BLT Pada Masyarakatnya

Apero Fublic.- Bencana pandemi virus covid-19 telah memaksa kehidupan sosial masyarakat di seluruh dunia menjadi terganggu. Untuk mencegah dan menanggulangi penyebaran virus tersebut Pemerintah Indonesia menerapkan kebijakan, pembatasan sosial. Sehingga membuat mobilitas aktivitas masyarakat terganggu, terutama pada sektor perekonomian.

Akibatnya, roda ekonomi berjalan timpang. Tentu saja hal tersebut berdampak pada sektor pendapatan masyarakat. Terutama masyarakat yang tidak memiliki pekerjaan tetap, atau pekerjaan yang sangat bergantung pada aktivitas sosial penuh.

Untuk meringankan beban masyarakat, Pemerintah Indonesia menganggarkan dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk masyarakat yang terdampak. Kebijakan yang diawasi secara ketat tersebut, bahkan adanya ancaman hukuman berat bagi pelanggar hukum; untuk oknum penyimpangan dan penyalahgunaan dana penangganan dampak pandemi virus covid-19.

Menindaklanjuti kebijakan Pemerintah Pusat dan Daerah, Pemerintah Desa Tanjung Bali, Kecamatan Batanghari Leko, Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan. Telah melaksanakan Program Pemerintah dengan baik, yaitu pembagian dana Bantuan Langsung Tunai (BLT). Pembagian BLT langsung dikordinasikan oleh Kepala Desa, Bapak Indra Kesuma.

BLT yang dibagikan senilai Enam Ratus Ribu Rupiah per Kepala Keluarga. Untuk periode bulan April sampai Juni tahun 2020. Untuk BLT selanjutnya dari Anggaran Dana Desa, dari periode bulan Juli sampai Desember senilai tiga ratus ribu rupiah, untuk setiap Kepala Keluarga (KK).

Dalam pembagian BLT pihak panitia menerapkan standar Protokol Kesehatan (Prokes) yang baik. Seperti, setiap warga yang datang diwajibkan memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dan mencegah kerumunan. Masyarakat yang datang juga menyadari dan mereka mengikuti peraturan yang ditetapkan panitia.

Selain itu, pihak keamanan seperti Polisi dan TNI juga memantau dan melindungi masyarakat. Mayarakat mengungkapkan, mereka sangat mendukung program Pemerintah, dengan demikian mereka terbantu sekali. Secara pribadi kebijakan tersebut dirasakan sangat bermanfaat bagi masyarakat.



Dokumentasi Pemerintahan Desa Tanjung Balai, Kecamatan Batanghari Leko, Musi Banyuasin.

Oleh. Tim Apero Fublic
Editor. Selita, S.Pd.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Musi Banyuasin, Desember 2020. (BS).

Sy. Apero Fublic

Padli Suzuki: Agen Profesional Kendaraan Roda Empat.

Apero Fublic.- Ekonomi terus bertumbuh walau dalam masa pandemi virus covid 19. Dengan demikian kebutuhan akan kendaraan yang mewah dan eklusif cenderung meningkat. Karena didukung oleh desakan kebutuhan transportasi yang memudahkan perjalanan dan keutuhan bisnis, serta kendaraan keluarga.

Berbicara tentang bagaimana membeli mobil dengan mudah, cepat, tanpa proses berbelit-belit. Dapat menghubungi seorang agen profesional dari sebuah daeler resmi, Koyong Padli. Cukup hubungi melalui kontak 085268664808 (WA/HP). Segera hubungi, dan dijamin ACC.

DP murah dan hemat, dimulai dari Rp. 15.000.000 (lima belas juta rupiah) dengan angsuran hanya tiga jutaan saja. Boleh dipilih, mobil keluarga, mobil kerja atau mobil untuk bisnis. Atau kunjungi langsung daeler resmi, di Kota Sekayu. Melayani dalam kota dan luar Kota Sekayu. Ingat, beli mobil hubungi Padli Suzuki Sekayu.

Oleh. Totong Mahipal
Editor. Desti, S.Sos
Tatafoto. Dadang Saputra.
Sekayu, 5 Maret 2021.


Apero Popularity: Mempopulerkan dan terpopuler. Produk layanan jasa publikasi dan promosi dari Apero Fublic.

Sy. Apero Fublic.

3/03/2021

Liputan Kebudayaan: Sedekah Uban-Uban

Apero Fublic.- Bangsa Indonesia adalah bangsa yang sangat kaya akan kebudayaan masyarakatnya. Beragam tradisi dan kebiasaan terdapat di tengah masyarakatnya. Salah satu tradisi yang masih bertahan adalah tradisi Sedekah Uban-Uban. Tradisi yang sudah ada sejah dahulu itu, diera moderen ini. Masih dilaksanakan oleh masyarakat di Desa Gajah Mati, Kecamatan Sungai Keruh, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan (06/02/2021).

Menurut seorang ibu yang tidak bersedi a disebutkan namanya. “Sedakah uban-uban adalah sedekah untuk ibu-bape dari anak yang baru dilahirkan. Agar bayi tidak nakal dan tidak rewel. Sebab kalau di ganggu ibu-bape anak yang baru dilahirkan akan nakal,” ujarnya.

Dia juga menjelaskan kalau sedekah uban-uban dilaksanakan dua atau tiga hari setelah melahirkan. Paling lama tujuh atau sepuluh hari. Sedangkan ibu-bape istilah penyebutan untuk penjaga anak tersebut. Semacam jin baik atau malaikat penjaga. Dengan sedekah uban-uban ibu-bape yang dimaksud tidak mengganggu anak yang baru dilahirkan.

Uniknya, sedekah uban-uban hanya untuk kaum wanita saja. Dari memasak, persiapan sedekah (ritual), pembaca mantra dan doa juga wanita. Tamu dan undangan juga wanita terdiri dari ibu-ibu dan anak-anak. Untuk anak laki-laki yang masih dibawah umur sepuluh tahun dikecualikan.

Sedekah dalam istilah masyarakat Melayu adalah proses mengundang orang untuk santap makan bersama. Pengertian sedekah di sini bukan seperti sedekah sebagaimana ibadah dalam Islam. Tapi proses acara-acara keudayaan yang menghidangkan makanan. Baik itu hidangan untuk dikonsumsi manusia atau berupa makanan yang dipersembahkan ke sesuatu.

Sedekah uban-uban diambil dari warna hitam putih pada hidangan. Yaitu nasih ketan hitam atau padi arang yang ditaburi dengan kelapa parut. Sehingga tercipta warna hitam dan putih. Sebagaimana warna rambut yang sudah uban. Kalau rambut sudah uban, berarti sudah menjadi ibu dan bapak. Sehingga muncul istilah ibu-bape dalam kepercayaan masyarakat setempat.

Oleh. Rama Saputra.
Editor. Selita, S.Sos
Tatafoto. Dadang Saputra
Musi Banyuasin, 7 Februari 2021.

Sy. Apero Fublic

2/27/2021

Nasihat Keluarga: Tiga Orang Bersaudara

Apero Fublic.- Ada tiga orang laki-laki bersaudara. Yang tertua bernama Umar, yang kedua bernama Amir, dan yang bungsu bernama Amar. Orang tua mereka miskin, tidak memiliki kebun atau sawah. Harta keluarga mereka hanya memiliki itik berjumlah dua puluh lima ekor. Ketiga sudah besar dan mulai ingin berusaha, tapi tidak memiliki modal. Mereka bertiga akhirnya bermusyawara untuk meminta modal pada ayah mereka.

“Ayah, kami sudah besar sudah saatnya kami berusaha. Kami ingin erdagang dan meminta saran pada ayah, bagaimana kami mendapatkan modal. Barangkali ayah ada harta simpanan.” Kata yang tertua, Umar.

“Begituhkah anak-anakku, bagaimana aku memberi kalian modal usaha. Kita tidak memiliki keun atau sawah yang dapat dijual. Hanya memiliki dua puluh lima ekor itik. Kalau bapak berikan pada kalian, bagaimana ayah mendapatkan nafkah. Hasil telur juga kita jadikan makanan keluarga kita. Tapi ayah memiliki simpanan sembilan puluh butir telur.” Jawab ayah mereka.

“Tidak mengapa ayah, apa saja adanya. Jangan pulah ayah sampai memaksakan diri.” Kata si Umar. Ayah mereka kemudian masuk kedalam rumah dan mengambil telur simpanannya yang berjumlah sembilan puluh butir. Umar anak terutua, mendapat lima puluh butir telur karena dia lebih tua. Anak kedua mendapat tiga puluh butir, sedangkan anak bungsu hanya mendapat sepuluh butir. Anak bungsu merasa diperlakukan kurang adil, lalu berkata.

“Ayah tidak adil, kakak diberikan lebih banyak sedangkan aku lebih sedikit.” Ujar si bungsu, Amar. Mendengar itu, lalu sang ayah berkata pada anak bungsunya. “Sudah adil cara ayah membagikannya anakku. Yang lebih besar mendapat lebih banyak dan yang lebih kecil mendapat lebih sedikit. Ayah sudah memberikan secara ikhlas, dan kau juga harus menerima pemberian ayah secara ikhlas. Kalau kamu ikhlas menerimanya, insyaAllahhasilnya sama nanti. Karenanya, janganlah kalian semua cerewet menerima pemberian ayahmu ini. Besok pergilah ke pasar, jual telurmu itu. Akan tetapi kamu yang lebih muda ini, ikutilah cara kakakmu menjual; berapa harga kakakmu menjual , sekian juga kamu menjual telurmu. Dan nanti uang hasil penjualanmu itu sama.” Jelas sang ayah.

“Waduh, bagaimana akan sama, menjual dan harganya juga sama. Sedangkan telur kami tidak sama banyaknya, mustahil.” Kata si bungsu, Amar. “Janganlah kamu cerewet anakku, pergilah kalian menjual telur kepasar, insyaaAllah hasilnya akan sama banyaknya?.” Kata sang Ayah. Keesokan harinya, mereka bertiga berangkat ke pasar Labuhan Haji. Mereka bertiga duduk berderet di bawah sebatang pohon beringin. Pagi hari pasar ramai, dan banyak pembeli datang. Seorang pembeli datang untuk membeli telur mereka.

“Berapa harga telur sebutir?.” Tanya si pembeli.

“Setali, tujuh butir.” Jawab Umar. Dengan demikian, Umar dapat menjual tujuh kali tujuh telur. Karena telurnya berjumlah lima puluh butir. Sisa telur Umar satu butir lagi. Sedangkan si Amir dapat menjual telurnya empat kali tujuh, dan mendapatkan uang empat tali. Karena jumlah tiga puluh butir. Sisa telur si Amir dua butir lagi. Begitu juga si Amar, yang hanya memiliki sepuluh butir telur. Dia menjual setali, tujuh butir dan sisa telurnya tiga butir lagi. Setelah itu, sampai siang hari tidak ada lagi pembeli datang. Sementara si adik paling ungsu menjadi sedih. Dia mendapat hasil penjualan yang paling sedikit. Dia mulai merasa sedih, sebab kata-kata ayahnya yang berkata hasil penjualan mereka akan sama.

Sementara itu, seorang laki-laki pulang dari laut. Dia tidak mendapatkan ikan di laut, sehingga tidak mendapatkan lauk pauk untuk makan keluarganya. Melihat Umar dan kedua adiknya yang menjual telur, dia tertarik membelinya. “Masih untung karena ada penjual telur, pikirnya.

“Masih adakah telur kalian, berapa harganya?.” Tanya lelaki itu. Umar menjawab, karena dagangan sudah hampir habis, maka si Umar menaikkan harga telurnya. “Masih sedkit, harganya tiga tali sebutir.” Kata Umar. Sisa telur umar juga hanya sebutir. Orang itu membayar, dan juga membeli telur milik Amar, dua butir. Terakhir, telur si bungsu tinggal tiga butir, dia mengikuti harga yang ditetapkan Umar. Satu utir tiga tali. Karena telurnya masih tiga butir, maka si Amar mendapat sembilan tali.

Sekarang telur mereka sudah habis terjual. Umar yang menjual tujuh butir setali diwaktu pagi, dia mendapatkan uang tujuh tali. Sisa telur satu butirnya dia jual tiga tali. Sehingga dia mendapat sepuluh tali uang. Si Amir yang menjual telur tujuh butir satu tali, mendapatkan uang empat tali. Telur tiga puluh butir tinggal dua butir. Telur sisa dua butir dia jual tiga tali sebutir, dan mendapat enam tali. Sehingga ditambah uang jual telur disoreh hari, uangnya berjumlah sepuluh tali.

Begitu juga si bungsu, yang hanya memiliki sepuluh butir telur. Pagi tadi sudah dia jual tujuh butir dengan harga setali, dan sisa telurnya tiga butir lagi. Kemudian dibeli orang disiang hari dengan harga sebutir tiga tali. Telurnya tiga butir maka dia mendapat uang sembilan tali. Ditambah uang satu tali hasil pagi tadi, maka dia mendapat uang sepuluh tali. Sama halnya dengan jumlah uang yang didapat kedua kakaknya.

“Betul kata ayah kita.” Kata si Amar, mereka mendapat uang yang sama. Kemudian mereka pulang dengan gembira. Di rumah ayahnya bertanya tentang hasil penjualannya. Mereka menjelaskan dan membenarkan kata-kata ayahnya. Hasil penjualannya sama. “Apa kata ayah anakku, walau kalian dibagikan tidak sama banyaknya. Asal kamu ikhlas menerima pemberian orang tua, insyaaAllah hasilnya sama. Janganlah kalian saling cerewet, dan saling iri dengki sesama adik beradik.” Nasihat sang ayah.

Rewrite. Tim Apero Fublic
Editor. Selita, S.Sos.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Palembang, 27 Februari 2021.
Sumber: Shaleh Saidi, dkk. Sastra Lisan Sasak. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1987.

Sy. Apero Fublic

2/23/2021

KUNKER DPRD OKI: Sosialisasi Vaksin dan Silahtuhrahmi

Apero Fublic.- OKI. Desa Sungai Pasir, Kecamatan Cengal, kehadiran tamu istimewa, dikunjungi oleh salah satu anggota Dewan Perwakilan Raykat Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dalam rangka silahtuhrahmi dengan masyarakat, menampung aspirasi masyarakat dan sosialisasi vaksin covid -19 (07/02/2021).

Acara yang mengikuti standar Protokol Kesehatan (Prokes) berjalan lancar. Masyarakat menyambut dengan antusias dan menggunakan masker serta menjaga jarak aman. Sehingga tidak mengkhawatirkan untuk kesehatan dan terhindar dari penularan virus covid-19. Acara dihadiri oleh Kepala Desa dan beserta jajaran Pemerintahan Desa.

H. Boby, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, dari Dapil III tersebut memberikan penjelasan dengan baik dan diterima masyarakat dengan jelas. Tujuan sosialisasi adalah untuk memberi tahu dan menumbuhkan kesadaran diri pada masyarakat tentang vaksin dan mengapa perlu dilakukan vaksin. Sebab kalau di vaksin kita menjaga diri dan menjaga keluarga kita dari ancaman virus menular dan berbahaya itu.

Bagi masyarakat agar tidak perlu khawatir tentang keamanan vaksin. Karena vaksin yang akan digunakan sudah melewati uji klinik yang ketat dan dijaga dengan aman. Semoga wabah virus covid-19 segerah berakhir dan kita semua terlindungi dari virus berbahaya itu.

Oleh. Pais Paliadi, S.Pd
Editor. Desti, S.Sos.
Tatafoto. Dadang Saputra.
OKI, 7 Pebruari 2021.

Sy. Apero Fublic