Syarce

Syarce adalah singkatan dari syair cerita. Syair cerita bentuk penggabungan cerita dan syair sehingga pembaca dapat mengerti makna dan maksud dari isi syair.

Apero Mart

Apero Mart adalah tokoh online dan ofline yang menyediakan semua kebutuhan. Dari produk kesehatan, produk kosmetik, fashion, sembako, elektronik, perhiasan, buku-buku, dan sebagainya.

Apero Book

Apero Book adalah sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang distribusi semua jenis buku. Buku fiksi, non fiksi, buku tulis. Selain itu juga menyediakan jasa konsultasi dalam pembelian buku yang terkait dengan penelitian ilmiah.

Apero Popularity

Apero Popularity adalah layanan jasa untuk mempolerkan usaha, bisnis, dan figur. Membantu karir jalan karir anda menuju kepopuleran nomor satu.

@Kisahku

@Kisahku adalah bentuk karya tulis yang memuat tentang kisah-kisah disekitar kita. Seperti kisah nyata, kisah fiksi, kisah hidayah, persahabatan, kisah cinta, kisah masa kecil, dan sebagaginya.

Surat Kita

Surat Kita adalah suatu metode berkirim surat tanpa alamat dan tujuan. Surat Kita bentuk sastra yang menjelaskan suatu pokok permasalaan tanpa harus berkata pada sesiapapun tapi diterima siapa saja.

Sastra Kita

Sastra Kita adalah kolom penghimpun sastra-sastra yang dilahirkan oleh masyarakat. Sastra kita istilah baru untuk menamakan dengan sastra rakyat. Sastra Kita juga bagian dari sastra yang ditulis oleh masyakat awam sastra.

Apero Gift

Apero Gift adalah perusahaan yang menyediakan semua jenis hadia atau sovenir. Seperti hadia pernikahan, hadia ulang tahun, hadiah persahabatan, menyediakan sovenir wisata dan sebagainya. Melayani secara online dan ofline.

8/18/2020

Semesta Yang Misterius

Apero Fublic.- Semesta adalah misteri namun semesta adalah nyata. Memerlukan banyak energi, memerlukan banyak pengalaman dan pendidikan, memerlukan banyak nasihat dan ilmu-ilmu untuk memahami semesta kita.

Semoga semestamu tidak seperti semestaku. Berdoalah agar semesta kita dapat memberikan hidayah dan pengajaran yang berharga. Agar kita hidup dalam kebaikan dan kedamaian.


SEMESTA YANG MISTERIUS

Semesta,
Dikau pernah mengizinkanku untuk mendaki gunung.
Agar aku dapat menyapa, sang mentari.
Dikalah pagi datang, menghampiri.
 
Semesta,
Dikau pernah menyesatkanku.
Dibelantara tak berpenghuni, gelap.
Beruntung, di langit rembulan masih bersinar.
Menerangi Aku yang hilang.
Aku pun dapat berbagi kasih dengan rembulan.
Yang menerangi,
Dikalah malam datang mencengkeram.
 
Semesta,
Dikau pernah menjatuhkanku.
Di dasar jurang yang gelap dan mengerikan.
Sehingga aku sekarang, mengerti.
Dapat menghargai sinar yang redup sekali pun.
Terutama sinar rembulan dan bintang-bintang.
 
Terima kasih, semestaku.
Aku bersyukur atas semua kejutan-Mu.

Oleh. Rama Saputra.
Editor. Selita. S.Pd.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Palembang, 21 Februari 2020.

Buat sahabat semua bagi yang ingin mempublikasikan karya puisi atau karya tulis lainnya. Dapat mengirimkan karya tulis melalui email redaksi fublicapero@gmail.com. atau duniasastra54@gmail.com. Ingat, jangan melanggar hak cipta dan Undang-Undang Negara Republik Indonesia. Konten yang dipublikasikan sepenuhnya tanggung jawab dari pemilik atau pengirim.

Sy. Apero Fublic. 

Dempo: PAGM Melukis Kenangan Bersama Merah Putih.

Apero Fublic.- Pagaralam. Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia Ke 75. Berbagai ragam kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Hal yang paling populer adalah lomba. Seperti lomaba panjat pinang, tarik tambang, lomba lari, dan bermacam-macam lagi kreasi dan kreatifitas masyarakat Indonesia. Disemarakkan dari Sabang sampai Merauke, dari Nianas sampai Pulau Rote.

Seperti yang dilakukan oleh Tim Pemuda Pecinta Alam Gajah Mati (PAGM), Kecamatan Sungai Keruh, Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan. Tim PAGM melaksanakan agenda mendaki gunung Dempo di Kotamadia Pagaralam, Sumatera Selatan. Agenda bertema, "Jelajah Alam Gunung Dempo-17 Agustus 2020."

Jelajah Alam Tim PAGM ke puncak Gunung Dempo bersamaan dengan kegiatan “Pengibaran Bendera Merah Putih di Puncak Gunung Dempo Dalam rangka HUT Ke-75 Republik Indonesia-POLDA Sumatera Selatan.” Bersama KAPOLDA Sumatera Selatan yang diwakili WAKAPOLDA dan Tim.

Hadir juga komunitas-komunitas pecinta alam lainnya, masyarakat dari berbagai latar belakang, pemuda-pemudi dan lainnya. Sehingga Gunung Dempo yang memiliki ketinggian sekitar 3159 MDPL. Menjadi padat dan diperkirakan kurang-lebih sekitar dua ribuan pendaki. Kegiatan sukses, sang saka Merah Putih berkibar dengan perkasa di puncak Gunung Dempo. Sebagai puncak tertinggi di provinsi Sumatera Selatan.

Pendakian puncak gunung bukan hal yang mudah. Butu tekad, semangat, tenaga, kekuatan mental yang tinggi. Sulitnnya jalur pendakian dan resiko kelelahan. Namun, semua itu adalah keindahan yang menjadikan kekuatan di dalam petualangan. “Demi Indonesia, itulah kata mereka. Kita tidak akan mengenal negeri kita, kalau kita hanya berdiam didalam rumah yang nyaman. Kita tidak akan tahu indahnya negeri kita, kalau kita hanya bersantai diteras rumah. Sebabitulah kami melangkah jauh dari rumah.”

Sukses terus untuk Tim Pemuda PAGM. Semoga semangat tidak pernah luntur. Titip semuanya pada kenangan, lalu simpan di dalam dada kita. Foto-foto kita nanti akan ditanyakan oleh anak cucu kita. Mereka tahu, kalau ayah atau ibu mereka pernah muda, pernah berpetualang. Bukan hanya berdiam disudut kampung tanah kelahirannya. Merdeka.

Oleh. Suparman.
Editor. Selita. S.Pd.
Tatafoto. Dadang Saputra.
Gajah Mati, 18 Agustus 2020.

Buat sahabat-sahabat semua di mana saja berada. Apero Fublic memuat laman “Jurnalisme Kita” untuk mengajak masyarakat berpartisipasi menjadi jurnalis dan dapat menginformasikan kejadian di sekitar.

Kirimkan data-data informasi ke email redaksi fublicapero@gmail.com atau duniasastra54@gmail.com. Ingat jangan hoax dan melakukan penipuan data. PT. Media Apero Fublic tidak bertanggung jawab atas pelanggaran hukum oleh pengirim berita.

Sy. Apero Fublic.

8/17/2020

Pengibaran Merah Putih di Puncak Tertinggi Sumatera Selatan

Apero Fublic.- Pagaralam. Dalam rangka memeriahkan HUT Republik Indonesia yang ke 75 tahun. Masyarakat dan Tim POLDA Sumatera Selatan melaksanakan kegiatan pengibaran bendera Merah Putih di puncak tertinggi Sumatera Selatan, Gunung Dempo pada 17 Agustus 2020.

Cuaca yang berkabut, membuat para pendaki hanya dapat menikmati kabut tebal. Meski pun demikian tidak membuat rasa bahagia mereka berkurang. Sebab moment berpartisipasi ikut langsung mengibarkan sang saka Merah Putih di puncak tertinggi Sumatra Selatan adalah hal terhebat. Bahagia menjadi bagian dari sejarah dan berbuat untuk Negara Tercinta.

Untuk pendakian normal perjalan dari kaki gunung Dempo, sampai ke puncak sekitar sembilan jam. Namun karena banyaknya simpatisan yang mengikuti kegiatan. Membuat jalur pendakian menjadi padat dan perjalanan lambat. Di perkirakan kurang lebih mencapai 2.500 simpatisan. Membuat Tim baru tiba di puncak menjelang subuh.

Simpatisan diikuti dari berbagai latar belakang. Seperti kelompok komunitas pecinta alam. Seperti yang menjadi sumber kami, Bang Yudi (via whatspApp). Dia salah satu anggota Pecinta Alam GAPPALA dari Muara Enim.

Selain itu, kegiatan yang bertema “ Indonesia Maju” Pengibaran Bendera Merah Putih di Gunung Dempo Dalam Rangka HUT Ke-75 Republik Indonesia, POLDA Sumatera Selatan. Diikuti masyarakat umum, kelompok pemuda dan para pemuda diantaranya Wawan, Ulin, Ekal. Dari POLDA Sumatera Selatan diwakili, Waka POLDA dan Tim POLDA Sumatera Selatan, dan lainnya.

Kegiatan bertujuan memeriahkan HUT RI Ke 75. Memupuk jiwa nasionalisme generasi muda, membangkitkan sifat patriotisme masyarakat. Sekaligus menumbuh kembangkan rasa cinta tanah air dan belah negara. Moment pertama kali ini tentu akan menjadi sejarah dikemudian hari. Menjadi pelajaran bagi kita semua dan para pendaki pemulah tentunya. Selamat atas suksenya kegiatan pengibaran bendera di puncak tertinggi Sumatera Selatan (Gunung Dempo 3159 MDPL).

Tampak pendaki padat merayap. Foto pada selter ke pertama dimana memakan waktu kurang lebih dua setengah jam.

Moment yang indah saat semuanya telah sampai di puncak Gunung Dempo.

Oleh. Rili Astuti
Editor. Desti. S.Sos.
Foto Oleh. Yudi.
Pagaralam. 17 Agustus 2020.

Sy. Apero Fublic.

8/16/2020

Gunung Seminung: Petualangan Sejati Anak Negeri.

Apero Fublic.- Gunung Seminung adalah sebuah gunung di Pulau Sumatera. Terletak di perbatasan kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat, Provinsi Lampung dengan Kecamatan Banding Agung, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Provinsi Sumatera Selatan.

Berjarak kurang lebih 25 kilometer dari Kota Liwa. Sebagian kaki Gunung Seminung menjadi tepian Danau Ranau. Zaman purba kaki gunung Seminung didiami nenek moyang orang Melayu. Yang kemudian menyebar di berbagai wilayah Sumatera Selatan, Bengkulu dan Lampung.

Beberapa waktu lalu, saya pernah mencoba mendaki puncak Gunung Seminung. Bersama MTMA Gugus OKU, dan Kelompok Pecinta Alam SUMMIT Prabumuli. SUMMIT Prabumuli selain mendaki, sekaligus melakukan kaderisasi anggota baru.

Sedikit berbagi pengalaman dengan sahabat-sahabat. Kalau ingin mendaki, kemudian berangkat munuju lokasi pendakian. Bagi yang membawa sepeda motor sendiri. Di sana (basecame) ada layanan jasa penitipan sepeda motor.

Untuk pendakian kita membawa perlengkapan sendiri. Seperti tenda, nesting, perbekalan, dan semangat juga harus dibawa sendiri. Gunung Seminung tidak terlalu tinggi, diperkirakan sekitar 1881 MDPL ( Meter Diatas Permukaan Laut). Sehingga baik untuk latihan bagi pemulah untuk mendaki gunung.

Tapi jangan dianggap enteng dahulu. Jalur cukup menantang bagi pemulah tentu cukup menantang. Saat memasuki salter dua medanya sudah cukup berat. Ada bagian jalur sulit dan cukup menguras tenanga. Tanjakan dikenal dengan Tanjakan 45 dan melewati waru. Disini kita agak kesulitan kalau tidak saling membantu. Perjalanan dengan Trek santai kurang lebih memakan waktu tujuh jam perjalanan dari bascam sampai puncak.

Pada salter dua keadaan hutan sudah mulai lembab dan berlumut. Kita juga sudah merasakan dinginnya kabut. Tapi semua itu akan menjadi sebuah petualangan yang mengesankan. 

Buat pendaki jangan mengambil sesuatu selama pendakian dan saat berada di puncak gungung. Hanya boleh mengambil foto, video dan menikmati keindahan alam dan momentnya. Selain itu, di puncak Seminung terdapat bunga semasa edelwais.

Untuk sampah harap jaga sendiri, dan urus sendiri. Jangan dibiarkan berserakan dan mengotori alam. Jangan meninggalkan sesuatu kecuali tapak kaki. Bawak kembali turun sampah agar alam tetap lestari. Jangang menangkap atau membunuh hewan-hewan. Jangan rusak tetumbuhan. Awas api, hindari kebakaran hutan. Untuk pendaki pemulah agar memperhatikan aturan-aturan.

Kita akan menemukan keindahan dan perjuangan. Semua lelah dan kesulitan akan terbayar saat berada di Puncak Gunung Seminung. Selamat mendaki dan jadilah pemenang. Cintai alam, cintai lingkungan kita. Alam bukan milik kita, tapi hanya kita pinjam dari anak cucu kita. Selamat Dirgahayu Republik Indonesia ke 75. Merdeka.

Oleh. Rili Astuti.
Editor. Selita. S.Pd.
Tatafoto. Dadang Saputra.
OKU Selatan. 17 Agustus 2020.

Sy. Apero Fublic.

Lahat: Wisata Bukit Besak

Apero Fublic.- Lahat. Kabar wisata datang dari Kabupaten Lahat, Provinsi Sumatera Selatan, Indonesia. Kawasan wisata Bukit Besak tepatnya terletak di Lubuk Pedara Merapi Selatan, Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat dengan kode pos 31471. Sebuah tempat wisata yang sangat populer di Sumatera Selatan.

Nama Bukit Besak diartikan dalam Bahasa Indonesia berarti Bukit Besar. Besar juga meliputi bentuk dan ketinggiannya. Mendaki bukit besak adalah tujuan wisata yang sangat keren. Berharap cuaca cerah sehingga dapat melihat puncak bukit telunjuk dengan sangat indah diantara awan-awan.

Dari bukit besak pemandangan sangat indah. Berbukitan yang tinggi seperti lekuk dan timbul yang seperti kue-kue raksasa. Menikmati indahnya bukit telunjuk yang seperti memberi harapan untuk pengujung kalau kehidupan itu indah dan haus berjuang. Seakan dia berkata, “Lihatlah aku, yang terus berdiri disepanjang zaman. Aku telah memayungi nenek moyang kalian dahulu. Begitu juga kebesaran Sriwijaya dahulu yang gagah. Jadi, bangkit selalu wahai anak-anak Melayu. Jangan pernah menyerah, terus berjuang seperti nenek moyang kalian.”

Apabila berkunjung, jangan lupa mejaga alam. Jangan membuang sampah plastik sembarangan. Jangan melanggar hukum adat, hukum Islam. Ingat kita orang Melayu yang sangat menjunjung tinggi norma-norma susilah dan agama. Kita dapat memajukan wisata lokal Sumatera Selatan dengan beradab.

Buat semuanya, marilah berkunjung ke Bukit Besak. Jangan buang masa muda hanya bermalas dan waktu dihabiskan bermain hanpone. Buat kenangan terindah dan moment yang tidak terlupakan bersama sahabat-sahabat. Semoga pariwisata Bukit Besak semakin ramai. Jangan lupa bawa bekal dan power bank.

Ada hal yang disesalkan atau memang belum mengerti. Para pendaki pemulah atau pendaki wisata biasa, non komunitas. Sering tidak sadar kebersihan lingkungan dan membuang sampah sembarangan. Tentu untuk hal demikian, perlu adanya edukasi bagi para pendaki Bukit Besak. 

Oleh. Rili Astuti.
Editor. Desti. S.Sos.
Tatafoto. Dadang Saputra.
OKU Selatan, 16 Agustus 2020.

Sy. Apero Fublic.