Syarce

Syarce adalah singkatan dari syair cerita. Syair cerita bentuk penggabungan cerita dan syair sehingga pembaca dapat mengerti makna dan maksud dari isi syair.

Apero Mart

Apero Mart adalah tokoh online dan ofline yang menyediakan semua kebutuhan. Dari produk kesehatan, produk kosmetik, fashion, sembako, elektronik, perhiasan, buku-buku, dan sebagainya.

Apero Book

Apero Book adalah sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang distribusi semua jenis buku. Buku fiksi, non fiksi, buku tulis. Selain itu juga menyediakan jasa konsultasi dalam pembelian buku yang terkait dengan penelitian ilmiah.

Apero Popularity

Apero Popularity adalah layanan jasa untuk mempolerkan usaha, bisnis, dan figur. Membantu karir jalan karir anda menuju kepopuleran nomor satu.

@Kisahku

@Kisahku adalah bentuk karya tulis yang memuat tentang kisah-kisah disekitar kita. Seperti kisah nyata, kisah fiksi, kisah hidayah, persahabatan, kisah cinta, kisah masa kecil, dan sebagaginya.

Surat Kita

Surat Kita adalah suatu metode berkirim surat tanpa alamat dan tujuan. Surat Kita bentuk sastra yang menjelaskan suatu pokok permasalaan tanpa harus berkata pada sesiapapun tapi diterima siapa saja.

Sastra Kita

Sastra Kita adalah kolom penghimpun sastra-sastra yang dilahirkan oleh masyarakat. Sastra kita istilah baru untuk menamakan dengan sastra rakyat. Sastra Kita juga bagian dari sastra yang ditulis oleh masyakat awam sastra.

Apero Gift

Apero Gift adalah perusahaan yang menyediakan semua jenis hadia atau sovenir. Seperti hadia pernikahan, hadia ulang tahun, hadiah persahabatan, menyediakan sovenir wisata dan sebagainya. Melayani secara online dan ofline.

6/30/2020

MENGENAL: Migrasi Ikan Sungai Atau Ikan Mudik.

Apero Fublic.- Indonesia adalah negara beriklim tropis, memiliki dua musim (hujan dan kemarau). Musim hujan apabila keadaan iklim normal dimulai dari  Oktober sampai akhir bulan Juli. Kemudian memasuki musim kemarau dimana hujan tidak turun dalam kurun waktu kurang lebih dua bulan. Terjadinya puncak musim kemarau dari bulan Agustus-September.

Kemudian mulai beransur-ansur memasuki musim hujan. Musim hujan terjadi puncaknya dari bulan Desember sampai bulan Mei. Masa ini hampir dalam waktu 24 jam terjadi hujan sedang dan lebat dibeberapa tempat. Penjelasan musim tersebut berdasarkan iklim normal. Namun hal pola hujan dapat kemarau dapat bergeser atau berubah sesuai iklim tahunan.

Pada zaman sekarang musim hujan dan musim kemarau sudah tidak teratur lagi. Tetapi secara umum pola demikian yang paling sering terjadi sejak dahulu.

Dalam masa berjalannya siklus musim dan pergantian musim penghujan dan kemarau. Di perairan terjadi juga siklus kehidupan perikanan sungai dan danau.

Sungai, danau, lebung, paya-paya yang terdapat di kawasan tropis pada saat musim kemarau kering hampir kering. Saat masuk musim penghujan mulai kembali berisi air segar kembali. Seiring waktu intensitas hujan semakin tinggi membuat debit air sungai dan danau kembali berlimpah. Sehingga menggenangi semua tempat penampungan air alami.

Saat itu, musim hujan telah memasuki masa normal. Induk-induk ikan di danau-danau, sungai-sungai induk yang tidak kering. Mulai menetaskan telur-telur mereka. Dalam waktu beberapa bulan terus tumbuh dan membesar. Mengikuti pola air yang semakin melimpah memasuki puncak musim hujan.

Anak-anak ikan mulai melakukan migrasi secara besar-besaran dari tempat mereka ditetaskan. Mereka mulai mencari habitat baru untuk pertumbuhan mereka, dengan melakukan migrasi. Memasuki seluruh tempat-tempat penampungan air alami yang ada. Menyebar melau masa banjir alami dan hujan.
Penduduk di Sumatera Selatan menamakan migrasi anak-anak ikan tersebut dengan istilah Ikan Mudik atau Ikan Modek. Mudik berarti suatu perjalanan yang menuju hulu sungai.

Gelombang migrasi dimulai dari bulan Desember. Jenis ikan gelombang pertama adalah jenis ikan kecil bentuk memanjang. Terdapat puluhan jenis ikan ini. Untuk nama lokal diantaranya, ikan mukus, ikan julung-julung, akar pisang, dan sejenisnya.

Ikan mukus adalah ikan teri sungai. Ikan jenis ini migrasi dalam jumlah yang sangat banyak. Penduduk menangkap ikan mukus yang melakukan migrasi ini dengan tudung nasi (tangguk). Saat migrasi bergerombol disepanjang tebing sungai, lalu menyebar ke seluruh sungai-sungai. Kalau dijumlahkan mencapai ribuan ton.

Migrasi selanjutnya terus berlangsung sepanjang bulan-bulan musim hujan. Semua jenis ikan sungai melakukan migrasi. Migrasi jenis ikan tidak bersisik tidak diketahui oleh penduduk secara tepat.

Karena jenis ikan bersisik  jenis ikan dasar. Hanya saat penduduk mengangkat bubu mereka di sungai-sungai yang mengetahui. Karena saat mereka mengangkat  bubu terdapat ikan satu sejenis untuk beberapa waktu dalam jumlah banyak. Nama lokal ikan, ikan bernget, baung, Biran dan sejenisnya.

Sedangkan migrasi ikan-ikan bersisik. Diketahui oleh penduduk secara langsung. Karena anak-anak ikan bersisik berenang di permukaan air sungai. Menyusuri pinggiran tebing sungai-sungai dengan cara bergerombol mirip gerombolan ikan teri.

Milyaran jumlahnya anak-anak ikan bersisik berenang di sepanjang tebing sungai. Tampak menghitam memanjang dengan lompatan-lompatan kecil, dengan air sungai berbuaih. Migrasi ini terus terjadi sepanjang bulan Maret-Juni sampai anak-anak ikan di kawasan air penetasan habis tersebar ke seluruh sungai-sungai.

Dari siklus ikan mudik tersebut hadir budaya bubu. Bubu adalah alat tangkap ikan tradisional yang luar biasa. Untuk itu, penduduk membuat tempat pemasangan bubu di tengah sungai. Istilah dengan nama pepa bubu. Pepa bubu dibangun melintang memotong sungai, dari tebing ke tebing. Di buat dari kayu-kayu yang dibenamkam kedasar sungai.

Kemudian ditutup dengan ranting dedaunan atau rumput. Penggunaan dedaunan untuk mengimbangi aliran air. Walau badan sungai terpotong oleh bangunan pepa bubu tetapi arus air tidak terhenti. Daya dorong arus air membuat dedaunan menempel pada bangunan pepa bubu.

Sehingga menutup aliran air badan sungai. Lalu bubu dipasang dengan cara dibuat lobang untuk muara bubu. Bagi ikan-ikan kecil jebakan sangat efektik. Sehingga pada saat musim ikan mudik satu bubu bisa penuh dalam waktu beberapa jam saja.

Di bawah tahun 2000, hampir setiap dua ratus meter di sepanjang Sungai Keruh terdapat pepa bubu. Selain pepa bubu ada jenis tengkap ikan raksas, seperti corong dan ambat. Corong berupa bangunan memanjang terbuat dari kayu dan bila-bila bambu. Panjangnya tergantung besar sungai dan perkiraan arus. Sedangkan ambat berupa bangunan seperti gapura yang dipasang jaring besar dan kuat. Ketiga cara tangkap ikan tersebut sangat alami dan tidak merusak ekosistem sungai.

Namun di atas tahun 2000-an. Ekosistem Sungai Keruh mulai rusak karena masyarakat mulai membabi buta menggunakan racun. Pada mulanya penduduk meracun ikan saat musim kemarau saja. Kemudian mereka meracun sungai disetiap bulan pada saat musim ikan migrasi.

Jauh di hulu sungai-sungai. Mereka menumpahkan racun dan mendorong semua ikan keluar sungai  tersebut atau mati. Di tempat-tempat yang jauh dari pemukiman. Penduduk saat air masih dalam menggunakan racun yang banyak. Untuk menangkap ikan tapa, toman yang besar. Mereka menggunakan kuintalan potas lalu memasang sejenis jaring raksasa. Mereka menyebut aksinya berburu tapa atau induk ikan besar.

Jenis racun di hulu sungai penduduk menggunakan potas dan pestisda seperti decis, akodan. Jenis decis digunakan untuk meracuni udang. Tapi juga membunuh kepiting, keong, siput, jenis kerang sungai. Apabila penggunaan berkelanjutan akan punah.

Untuk pestisida jenis Akodan, tiodan, digunakan untuk meracuni ikan. Penggunaan pestisida tersebut sangat merusak karena membunuh ikan sampai ke dasar sungai. Ikan yang terkena racun itu tidak selamat lagi. Mati dan membusuk keesokan harinya. Racun ini sebaiknya dilarang beredar di tengah masyarakat karena sangat merusak ekosistem sungai.

Akibat dari peracunan sungai yang membabibuta tersebut. Siklus Ikan mudik atau migrasi anak ikan terhenti dan tidak terjadi lagi dalam kurun waktu 20 tahun. Sejak tahun 2000 sampai sekarang 2020. Dulu tebing sungai ramai saat musim ikan. Pepaya bubu dan sistem tangkap tradisional terdapat sepasang tebing sungai. Penduduk tidak mau lagi membuat bubu karena mubazir.

Kerugian yang sangat besar terjadi pada masyarakat itu sendiri. Harga ikan menjadi mahal dan penduduk terutama anak-anak kekurangan gizi ikan. Hal tersebut berdampak pada kecerdasan anak-anak, kurang gizi ikan. Sehingga anak-anak sekarang lebih bodoh dari anak-anak dibawah tahun 2000. Nilai belajar dan mental yang berkurang dan buruk.

Hal demikian terus berlanjut, tidak ada tindakan pemerintah. Paling sekedar himbauan dan ancaman kecil untuk beberapa waktu. Kemudian kendur lagi dan terjadi lagi perbuatan bodoh masyarakat itu.

Seharusnya pemerintah memperhatikan perikanan sungai. Sebab perikanan ini tidak memerlukan anggaran negara. Tidak perlu pakan dan biaya apalagi karyawan budidaya ikan. Kita hanya menjaga agar tidak diracun dengan bahan kimiah. Kita tidak perlu memberi makan ikan-ikan tersebut. Kita tidak perlu merawat atau menabur pakan. Itu anugerah yang harus disyukuri dan kita jaga.

Salah satu hal yang sangat perlu adalah; pertama, pemerintah membentuk satuan tugas polisi sungai dan air. Dimana mereka melakukan patroli dan mengawasi perairan sungai. Kedua, melakukan edukasi dan pendidikan pada masyarakat tentang kebaikan menjaga perikanan sungai. Ketiga, mendorong UKM dan pasar ikan. Baik pasar ikan sungai skala daerah, skala provinsi, skala nasional dan skala dunia.

Tulisan ini diambil dari pengalaman hidup di Kecamatan Sungai keruh, Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan. Di kecamatan ini terdapat sungai cukup besar anak dari Sungai Musi yaitu Sungai Keruh dan beberapa anak Sungai Keruh. Semoga bermanfaat dan menjadi inspirasi kita semua di negara kita tercinta ini. Mari selamatkan perikanan sungai dan danau. Mungkin hal demikian juga terjadi di daerah lain karena banyak sungai di negara Indonesia. Mari kita mengambil pelajaran.

Oleh. Joni Apero
Palembang. 1 Juli 2020.
Editor. Desti. S.Sos.
Fotografer. Dadang Saputra.

Sy. Apero Fublic.

Mengenal Labu Parang.

Apero Fublic.- Labu Parang salah satu jenis dari labu-labuan. Juga masih kerabat semangka, melon dan timun. Masuk dalam kategori tanaman pangan dan sayuran. Labu Parang dikenal dengan nama ilmiah cucurbitaceae.

Cara penanaman dengan biji secara langsung pada media tanam. Sekarang bibit labu parang dapat dibeli di toko-toko pertanian. Masyakat Melayu menanam labu parang bersamaan dengan menanam padi ladang. Sehingga saat panen padi labu parang sudah berbuah dan masak.

Labu Parang memiliki kandungan antioksidan yang tinggi, vitamin yang baik untuk kesehatan. Mengandung vitamin C, vitamin A, Vitamin E, zat besi dan folat. Mengkonsumsi labu parang juga mendapat energi memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Labu Parang, daging buahnya lembut dapat dijadikan makanan bayi atau anak-anak yang belum dapat mencerna makanan keras di umur dua tahun keatas. Labu parang dapat diolah menjadi berbagai masakan; bubur, serawe, sayur, gulai, dikukus atau direbus, dan banyak lagi lainnya. Silakan berkreasi dengan buah sayur satu ini.

Labu parang salah satu tanaman pangan. Dapat tumbuh dengan mudah di sekitar kita. Buah labu parang yang sudah masak dengan warna kekuningan dapat disimpan di dalam bilik. Bilik istilah penyebutan untuk sebuah ruangan seperti kamar tapi khusus untuk menyimpan hasil pertanian dan bibit pertanian pada masyarakat Melayu Sumatera Selatan.

Buah labu parang masak dapat bertahan bertahun-tahun. Cara penyimpanan agar awet yaitu; Hindari dari gangguan tikus, sinar matahari langsung, benda tajam yang dapat melukai kulit buah, dan hujan atau basah.

Labu parang tanaman yang dapat menguatkan ketahanan pangan rakyat. Rakyat diwajibkan untuk menyimpan bibit labu parang disetiap rumah. Agar apabila dalam keadaan ekonomi dunia semakin sulit. Maka rakyat dapat bertanam labu parang dipekarangan rumah.

Labu parang juga memiliki hama yang sangat ganas. Yaitu jenis serangga terbang pemakan daun, serangga api-api. Serangga api-api memakan daun labu parang sampai habis sehingga menyebabkan labu parang tidak dapat berdaun dan akhirnya mati. Hal demikian dapat bertanya ke toko pertanian untuk mengatasinya.

Oleh. Medikal Rohim
Editor. Selita. S.Pd.
Fotografer. Dadang Saputra.
Palembang. 1 Juli 2020.

Sy. Apero Fublic.

6/26/2020

Puisi: DARI AKU UNTUK AKU

Apero Fublic.- Berpuisi adalah cara kita mengungkapkan rasa dari dalam lubuk jiwa kita. Hanya dengan puisi kita dapat mengeluarkan rasa yang tidak dapat dimengerti orang-orang. Puisi memberikan suatu ungkapan yang lebih dalam.

Kita tidak mengerti dengan keadaan hidup, keadaan takdir, keresahan jiwa, dan kegundahan jiwa. Itulah makna puisi bagi para penyair yang sedang berdialog dengan jiwanya. Bahasa jiwa tidak akan dimengerti oleh orang lain. Maka dengan tulisanlah dia mengungkapkannya.

DARI AKU UNTUK AKU

Tetaplah tegar dijalan yang penuh liku ini.
Tetaplah bertahan walau nyaris terjatuh.
Tetaplah berdiri tegak dipintu-pintu kebaikan.

Tak peduli semenyakitkan apa.
Tak peduli semembahagiakan apa.
Dirimu tetaplah dirimu.
Jangan samakan pencapaianmu dengan orang lain.

Beri jeda,napas sebentar buka lebar,
Mindsetmu evaluasi ulang mimpi-mimpimu.
Bila kau tak kuat untuk berlari maka berjalanlah,
Bila tak kuat berjalan maka merangkaklah.

Karena hidup ini pilihan bukan?.
Maka pilihlah jalan-jalan,
yang membuatmu bisa semakin dekat dengan Allah SWT.
Jika sudah dekat maka ketenangan dalam hidup,
yang selalu akan kau dapatkan tiada henti.
In sya Allah.

Oleh. Bertri
Editor. Selita. S.Pd.
Banyuasin. 26 Juni 2020.
Fotografer. Dadang Saputra.
Buat sahabat-sahabat yang mau mengirimkan karya puisinya. Kirim saja ke Apero Fublic atau Jurnal Sastra Apero Fublic melalui email redaksi fublicapero@gmail.com atau duniasastra54@gmail.com atau whatsApp 081367739872.

Sy. Apero Fublic.

Sepenggal Harapan Dari OKU Selatan.

Apero Fublic.- OKU Selatan. Aku menulis kabar ini bukan untuk membuktikan kalau saya orang yang berpikir idealis. Namun tulisan ini aku kirim sebagai bentuk pengabdianku pada daerahku dan negara ini.

Bersama sahabat-sahabat Karang Taruna di tiga kecamtan, Kisam Tinggi, Kisam Ilie dan Muaradua Kisam saya menjelajah keindahan wisata Juring Mutung. Kegitan yang sangat menggembirakan. Kagum akan daerahku yang indah.

Saya rasa eksplorasi demikian seharus lebih sering digalakkan oleh para anak muda di daerah untuk memajukan perkembangan dunia pariwisata lokal. Edukasi dan pendidikan diperlukan untuk masyarakat dalam upaya menghidupkan dunia pariwisata Sumatera Selatan, terkhusus di OKU Selatan.

Yang sangat disayangkan adalah dimana anak-anak muda daerah tidak memiliki banyak kepedulian terhadap daerah sendiri. Kita lihat saja misalnya para mahasiswa-mahasiswi dimana mereka relah menghabiskan uang jutaan untuk jalan-jalan berkedok PPL atau KKL ke daerah lain. Tapi mengabaikan wisata lokal di provinsi sendiri. Sehingga pariwisata lokal menjadi lumpuh dan tidak berkembang.

Buruknya pola-pikir masyarakat terhadap pembangunan daerah. Tercermin dari buruknya pihak-pihak pendidik yang tidak memberikan dukung atas perkembangan daerah. Bagaimana tidak, mereka lebih menganjurkan mahasiswa untuk jalan-jalan dari pada berlajar yang sesungguhnya di daerah. Membangun daerah demi pemerataan kesejahteraan dan ekonomi.

Sehingga dunia pariwisata daerah tertinggal sekali. Para mahasiswa lebih mengenal air terjun di Pulau Jawa dan lebih suka candi-candi di Jawa daripada mengembangkan pariwisata daerah. Sungguh ironi, sehingga perkembangan wisata hanya di Pulau Jawa dan Bali.

Bukan bermaksud membuat opini namun hanya mengungkapkan kepedihan hati. Beruntung sewaktu kuliah dulu, aku dan teman-teman memilih PPL di daerah. Dengan demikian pemikiranku terbuka untuk membangun daerah. Pembangun bukan pada bangunan pasilitas seperti jalan dan gedung.

Tapi pembangunan adalah dukungan yang bersifat kesetikawanan sosial berbangsa dan bernegara. Semoga pihak dosen, gubernur, bupati, mewajibkan para mahasiswa untuk ikut berperan dalam memajukan pariwisata lokal. Mengingat ada puluhan ribu dalam setahun mahasiswa PPL, KKL keluar daerah.

Semoga mahasiswa terbuka pikirannya dan mau bersama-sama membangun pariwisata daerah. Yaitu, dengan mengunjungi tempat wisata lokal bersama-sama. Begitu juga ASN, Swasta, masyarakat luas agar perduli wisata daerah. Mari semua, kami mengundang semuanya untuk berkunjung ke air terjun atau curup Juring Mutung, OKU Selatan.

Oleh. Zulkipli Adi Putra. S.Hum.
Editor. Selita. S.Pd.
OKU Selatan. 26 Juni 2020.
Buat sahabat-sahabat yang ingin mempublikasikan tulisan atau berita dari wilayah kalian. Dapat mengirimkan artikel atau berita ke Apero Fublic pada segmen Jurnalisme Kita dimana masyarakat dapat berpartisipasi menjadi seorang jurnalis. Ingat jangan melanggar UU IT Republik Indonesia.

PT. Media Apero Fublic tidak bertanggung jawab atas kebenaran data dan informasi. Kami hanya mempublikasikan sebagai media informasi. Kirim informasi Anda melalui email redaksi fublicapero@gmail.com atau whatsApp 081367739872.

Sy. Apero Fublic

Eksplorasi Keindahan Curup Juring Mutung. OKU Selatan.

Apero Fublic.- OKU Selatan. Berbicara tentang keindahan alam di Indonesia tidak ada habisnya. Bahkan kekayaan dan keindahan alam masih banyak yang belum terpublikasi atau dieksplorasi. Atau belum dikenal masyarakat sama sekali. Sungguh anugerah tuhan yang sangat besar untuk bangsa Indonesia.

Oleh karena itu, salah satu kegiatan yang sangat baik dan luar biasa. Dilakukanlah kegiatan eksplorasi tempat wisata oleh putra-putri daerah. Seperti yang dilakukan oleh anak-anak muda dari Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS), Sumatera Selatan, Minggu 21 Juni 2020. Kegiatan diikuti oleh sekitar 600 orang. Yang tergabung dari berbagai kelompok dan usia.

Kegiatan tergabung dalam kelompok Karang Taruna tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Kisam Tinggi, Kecamatan Kisam Ilie dan Kecamatan Muaradua Kisam. Kegiatan utama besama-sama mengunjungi tempat wisata, Air Terjun Juring Mutung. Waktu tempu dari pemukiman mereka diperkirakan memakan waktu satu jam perjalanan. Perjalanan dapat mengendarai sepeda motor atau mobil.

Kegiatan tersebut dengan tujuan menggalakkan destinasi wisata lokal dan mendorong gelora pariwisata di OKU Selatan. Menurut hemat saya, mereka adalah kumpulan pemuda-pemuda yang hebat. Memiliki orientasi jangka panjang dalam memajukan daerah.

Semoga kegiatan tersebut terus berkelanjutan dan terbentuk kekompakan yang lebih solid lagi. Memiliki program-program yang hebat dan berkelanjutan.

Buat sahabat dimana saja berada. Mari datang dan kunjungi air terjun Juring Mutung. Abadikan kenangan dan moment terindah dalam hidupmu. Salam dari pemuda pemidi, OKU Selatan.
Foto para komando kegiatan eksplorasi, Mitra, Hengki, Erwin, Jimmi, Zulkipli Adi Putra, dan yang tidak ikut berfoto Rili Astuti.

Oleh. Zulkipli Adi Putra. S.Hum
Editor. Desti. S.Sos.
OKU Selatan, 26 Juni 2020.
Fotografer. Zulkipli A.P.

Sy. Apero Fublic.

6/24/2020

Mengenal Tanaman Sayuran Terung.

Apero Fublic.- Terung adalah tanaman sayur-sayuran yang sangat dekat dengan masyarakat. Terung sangat banyak jenis dan warna. Terung dengan buah bundar, panjang, semi panjang dan kecil. Dari warnah putih, unguh, hijau, atau gabungan dari warna-warna tersebut. Buah terung dapat dijadikan bermacam-macam masakan dan makanan olahan.

Terung memiliki nama ilmiah solanum melongena dalam keluarga solanaceae. Tanaman terung sudah dikenal dan dibudidayakan sejak prasejarah di Asia Timur terutama di Nusantara Indonesia. Terung sudah masuk dalam catatan kuno Tiongkok dalam daftar tanaman pertanian tahun 544 Masehi. Dunia Barat baru mengenal terung pada tahun 1500 Masehi.

Sekarang terung telah dikembangkan jenis bibit hibridah. Sehingga budidaya moderen terung lebih besar dan cepat. Komoditas terung sudah menjadi kebutuhan pasar sekarang. Dengan berkembangnya jumlah penduduk dan menyempitnya lahan pertanian. Membuat budidaya terung menjadi bisnis yang menjanjikan.

Terung dijadikan makanan olahan dan pengalengan. Namun yang paling sering dijadikan sayuran, ulam. Adapun manfaat terung sama halnya dengan manfaat jenis sayuran lainnya. Seperti mengandung kalori dan vitamin. Terung dapat menekan gejala sakit jantung, membantu menangkal radikal bebas, menurunkan berat badan, dan menekan gejalah penyakit diabetes.

Terung termasuk taman pangan dan sudah menjadi komoditas bisnis. Petani tradisional menanam terung dengan cara menaburkan biji-biji terung di lahan yang sudah di bersihkan dan diolah. Untuk petani ladang berpinda mereka taburkan pada lahan yang sudah dibakar.

Penyimpanan bibit tradisional, penduduk mengeringkan buah yang sudah masak. Lalu menyimpan di tempat yang kering. Terung oleh petani ladang berpindah ditanam bersamaan dengan tanaman lain, seperti jagung, padi, kemangi, selasih dan lainnya.


Oleh. Asdi Merka. S.Hum.
Editor. Selita. S.Pd.
Fotografer. Dadang Saputra.
Palembang, 25 Juni 2020.

Sy. Apero Fublic.

Mengenal Tanaman Lengkuas.

Apero Fublic.- Lengkuas termasuk rempah-rempah sebagai bumbu masakan. Lengkuas ditanam oleh penduduk disetiap tempat mereka tinggal, dikebun, dipekarangan rumah, di ladang. Zaman sekarang lengkuas sudah dibudidaya sebagai komoditas perdagangan.

Penduduk menjadikan bahan dagangan di pasar-pasar sayuran. Hampir setiap hari penduduk membeli lengkuas untuk bumbu masakan. Kalau kita perhatikan demikian berarti lengkuas sudah menjadi kebutuhan masyarakat dan masuk dalam kategori tanaman pangan.

Lengkuas tumbuh subur hampir di setiap tempat di kawasan tropis dan dapat dibudidayakan di media tanam seperti pot bunga dan sejenisnya. Lengkuas diperbanyak dengan tunas atau umbinya yang dipotong sepanjang sepuluh centimeter atau lebih. Kemudian di tanam pada tempat yang berbeda.

Lengkuas digunakan untuk bumbu masakan jenis gulai atau makanan berkuah dengan rasa asin. Yang dimanfaatkan dari lengkuas adalah umbinya. Selain itu, tunas muda lengkus juga dapat dijadikan sayur atau ulam.

Untuk menjadikan ulam tunas muda lengkuas dengan cara dikupas dan diambil umbut yang lembut. Kemudian umbut direbus atau dikukus. Umbut lengkuas juga sangat enak apabila dibumbukan pada gulai pindang.
Lengkuas memiliki nama latin alpinia galanga dari keluara zingiberaceae dalam kelompok liliopsida. Lengkuas dikenal dengan nama laos dan kelawas di daerah Karo. Lengkuas juga termasuk tumbuhan terna. Atau tumbuhan berbatang lembut sama dengan pisang. Lengkuas juga berbunga dan ada buah bulat hijau dan kecoklatan saat masak.

Oleh. Asdi Merka. S.Hum.
Editor. Selita. S.Sos.
Fotografer. Dadang Saputra.
Palembang, 25 Juni 2020.

Sy. Apero Fublic.

6/23/2020

Mengenal Akun Palsu Media Sosial Facebook

 
Apero Fublic.- Akun media sosial adalah akun yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat. Hampir semua orang memiliki akun media sosial, seperti facebook, twitter, instgram, wichet dan lainnya. Jenis akun tersebut adalah jenis akun interaksi sosial yang bersifat hubungan sosial-budaya di dunia maya secara langsung (internet). Kegunaan akun medsos selain hiburan, juga untuk bisnis, dan pengenalan usaha.

Sekarang, marak akun palsu yang mencari keuntungan pribadi atau memiliki maksud tertentu. Secara umum akun media sosial memang tidak ada yang sesuai bebar 100% kebenarannya. Pengguna memang harus menyamarkan identitas pribadinya. Untuk melindungi privasi diri dan keamanan.

Dalam permasalahan akun media sosial yang palsu, terutama akun facebook palsu. Yaitu, sebuah akun yang dibuat dengan identitas lain atau menyerupai orang lain. Kemudian dia berinteraksi  layaknya orang tersebut atau berinteraksi untuk berbuat buruk.

Akun palsu yang dimaksud adalah palsu data yang digunakan. Tanpa sedikitpun ada kebenaran sedikit pun. Mulai dari foto profil, nama, identitas, keterangan dirinya, Jenis kelamin sampai ke alamatnya.

Tidak sulit mengenali akun palsu terutama akun facebook. Pertama, lihat foto profil yang biasanya; menggunakan foto kartunis, foto model, foto artis, foto muslimah yang bercadar, dan lainnya. Kedua, tidak banyak postingan, hanya memposting sesekali saja. Atau hanya mengupload foto-foto kata-kata, bunga.

Akun jenis ini tidak semuanya palsu secara pengguna. Karena memang seseorang yang tidak suka identitas dirinya dipublikasi. Dia menggunakan foto profil yang bukan dirinya atau bukan namanya. Akun ini sering digunakan oleh orang tertentu untuk memata-matai seseorang. Maka akun ini dikategorikan akun media sosial spyghos. Palsu tapi tidak mempalsukan diri.

Ketiga, kasus penggunaan foto profil wanita seksi, setengah telanjang dan cantik. Biasnya dia digunakan foto model (laki-laki atau perempuan), atau foto-foto wanita cantik dan seksi lain yang dia dawnload dari internet. Kemudian foto tersebut dia pajang di akun media sosial yang dia buat.

Aku ini akun palsu murni, digunakan untuk menipu. Biasanya dia menghubungi seseorang laki-laki atau wanita. Lalu dia mulai beraksi dengan rayuan dan menjalin hubungan cinta melalui media sosial. Biasanya mereka mengincar transferan uang dari laki-laki tersebut. Atau meminta pulsa dan vocer internet.

Karena banyak orang-orang bodoh sehingga mereka tertipu. Terkadang, si pemilik akun palsu mereka bersandiwara. Pura-pura kehabisan uang di jalan, terlilit hutang. Meminjam atau meminta bantuan keuangan dalam mengatasi masalah dia. Laki-laki atau perempuan yang mereka dekati merasa kasihan lalu mentransfer sejumlah uang. Itulah bentuk akun palsu.

Bahkan ada akun palsu yang pura-pura menjadi perempuan. Dia bermodal foto-foto cantik dan seksi wanita lain. Lalu berpacaran melalui internet, berhubungan melalui messenger atau WhatsApp. Karena sudah pacaran si lelaki tolol atsu wanita tolol sering mentransfer uang atau pulsa.

Keempat, akun palsu yang menipu biasanya selalu memposting hal-hal buruk. Konten kotor dan forno. Kemdian dia tidak malu menghubungi orang tertentu. Misalnya akun wanita menghubungi laki-laki terlebih dahulu. Sebagaimana kita ketahui kalau wanita baik-baik tidak mungkin berbuat demikian. Kecuali kalau berteman.

Untuk kasus akun palsu juga banyak digunakan oleh para pelacur online (pelon) dan pengemis online (pengon). Akun palsu pelacur online dia menggunakan foto palsu yang jelas bukan foto dirinya.

Begitu pun juga akun pengon yang bukan identitas dirinya. Ada juga pelon yang memang menggunakan akun dengan nama lain tapi foto dirinya. Biasanya pelon ini juga merangkap pelacur ofline juga, panggilan.

Kalian pernah menemukan konten di facebook. Misalnya ada foto seorang wanita lalu ada keterangan. “Wanita ini dari daerah Palembang. Dia kehabisan uang di Bali dan terlantar tidak bisa pulang.

Bagi Anda yang baik tolong batu sekedarnya agar dia dapat pulang dan berkumpul dengan keluarganya. Kebaikan Anda akan dibalas Allah sepuluh kali lipat. Ini nomor rekeningnya.” Jang kamu ikut membagikan postingan tersebut. Apalagi sampai-sampai mentransfer sejumlah uang. Karena itu adalah tipuan para pemilik akun palsu.

Kalau kamu ingin menghindari akun palsu di media sosial terutama akun facebook. Pertama lihat beranda, karena akan tahu dari postingannya kalau dia memang menggunakan identitas dirinya. Kedua, lihat profilnya, beranda, dan interaksinya, statusnya.

Kalau foto profilnya berbeda dari yang semestinya. Seperti foto kartunis, foto model, foto artis, foto game, wanita telanjang, foto forno, maka jangan menerima permintaan pertemanan. Terutama laki-laki hindari akun pelon dan pengon yang terlihat dari cara-caranya. Semoga bermanfaat.

Akun palsu berikutnya adalah akun yang dihack orang. Biasanya akun wanita yang diambil. Lalu si pengambil memposting hal tidak senonoh. Maka, bijaklah yaitu dengan memblokir dan melaporkan ke facebook dengan laporan spam. Serta laporkan posting yang tidak pantas.

Oleh. Joni Apero.
Editor. Selita. S.Pd.
Fotografer. Dadang Saputra.
Palembang, 23 Juni 2020.

Sy. Apero Fublic.

Mengenal Buah Petai

Apero Fublic.- Petai adalah jenis buah-buahan sayur dan paling terkenal dijadikan ulam. Makan dengan ulam petai sangat menggoda dan menggugah selerah. Biasanya walau lauk seadanya kalau disandingkan dengan ulam petai akan terasa sangat nikmat.

Buah dengan bauh angit dan rasa pedas begitu enak saat berpadu dengan makanan. Membuat petai selalu laku di pasaran, bahkan terhitung mahal. Satu papan petai biasanya dijual tiga ribu rupiah. Maka petai digolongkan makanan mahal untuk kategori sayur-sayuran. Papan istilah penyebutan satu buah petai yang memajang tipis layaknya papan.

Petai memiliki nama ilmiah parkia speciosa dari keluarga fabaceae dan dari suku polong-polongan. Petai banyak tumbuh di kawasan barat Indonesia, terutama di Pulau Sumatera. Pohon petai tumbuh tinggi dan berdahan landai. Daunnya halus-halus dengan gagang-gagang melintang. Pohon petai dapat tumbuh besar setengah drum minyak pertamina dan tinggi mencapai dua puluh meter.

Petai juga memiliki kerabat dekat, bahkan sangat mirip yang dinamakan penduduk Sumatera Selatan dengan nama, buah alay. Buah alay sangat mirip dengan buah petai. Perbedaan dari ukuran buah dimana buah alay lebih lebar dan biji lebih besar dari petai. Pohon alai juga sama dengan bentuk petai, baik dari bentuk daun dan warna batang. Pohon alay lebih besar pertumbuhannya.

Dari buah alay yang sangat mirip dengan buah petai timbul kata-kata perumpamaan atau pepatah penduduk. Yang berbunyi, “rasa alay, rasa-rasa petai.” Makna dari perkataan itu untuk perumpamaan sesuatu yang sulit dibedakan atau sulit dijelaskan.

Kemudian ada jenis petai yang lebih kecil, yaitu petai bengkulu. Bentuk dan ukuran buah dan tinggi batang lebih mini. Biji hanya beberapa inci, dan rasanya pedas angit. Tapi tidak seangit buah petai. Lalu ada turunan lagi, yaitu petai belalang. Sama seperti petai bengkulu namun bentuk dan ukuran buah lebih kecil lagi. Tapi masih sama yang berbeda ukurannya saja.

Buah petai biasanya dijadikan ulam saat makan nasi atau makanan lainnya, seperti saat makan singkong, mpek-mpek atau gorengan. Petai sering dijadikan bumbu sayuran atau campuran sayur, sambal. Petai dapat dijadikan semacam makanan awetan mirip tauco. Petai dalam menyajikan untuk ulam sering digoreng, dibakar, direbus atau dikukus.

Orang sering menghindari makan petai saat hendak berpergian. Karena bauh petai menempel di dalam mulut. Banyak juga orang meremehkan petai karena bauhnya itu. Apabila Anda mau menghindari bauh angit saat memakan petai. Dapat dengan cara mengkonsumsi petai mentah langsung beserta kulitnya. Cuci bersih-bersih sebelum dikonsumsi.

Bahkan, rasa pahit kulit dan biji petai akan sangat enak saat berpadu didalam mulut kita. Rahasia makan petai beserta kulit tidak banyak diketahui. Padahal segala sesuatu memang ada penangkalnya. Rasa angit biji petai ditangkal oleh kulitnya.

Jangan menganggap remeh kulit petai. Kulit petai ada semacam zat antik oksidan yang menghambat penuaan dini. Sehingga sangat rugi apabila kita membuang kulit petai yang sangat kaya tersebut.

Menurut Dr. Aminuddin AHK dari Departement of Physiologi Medical Faculty of Universitas Kebangsaan Malaysia, Kuala Lumpur. Petai dapat digunakan sebagai obat: Anemia, stress, sindroma pramenstruasi, depresi, sakit perut, cacingan dan beberapa gangguan kesehatan lainnya (wikipedia).

Oleh. Rama Saputra.
Editor. Desti. S.Sos.
Fotografer. Dadang Saputra.
Palembang, 23 Juni 2020.

Sy. Apero Fublic.

Mengenal Buah Raman

Apero Fublic.- Buah raman atau dikenal juga dengan nama buah raman. Buah asli endemik Indonesia ini banyak tumbuh di pulau Sumatera, terutama di Provinsi Sumatera Selatan. Ada juga dibeberapa pulau lainnya. Pohon raman atau buah raman termasuk jenis pohon buah asam. Masih dari marga mangga atau embacang. Buah raman sangat suka tumbuh di dekat tebing sungai di kawasan renah.

Di Sumatera Selatan ada satu daerah bernama paya raman. Paya sejenis tempat air alami yang memanjang mirip sungai, dan raman adalah buah raman. Sehingga menjadi nama tempat yaitu, Payaraman. Walau pun teori memerlukan pembuktian ilmiah. Namun kalau dipelajari dari cara-cara penduduk masa lalu menamakan tempat tinggal mereka dengan cara merujuk sekitar bukan hal yang aneh.

Di beberapa daerah juga ada penduduk yang menamakan buah gandaria, gondorio. Ada sebuah media massa menyebutnya dengan buah anggur Jambi. Saya rasa penyebutan buah anggur jambi tidak tepat. Sebab anggur adalah kata berasal dari luar, dan Jambi nama provinsi yang lebih baru. Penamaan anggur jambai terlalu berlebihan dan tidak etis terlalu dipaksakan. Buah raman memiliki nama ilmia bouea macrophylla dari keluarga anacardiaceae.

Batang pohon raman berwarna hijau tua kecoklatan. Memiliki dahan yang landai disetiap ruas batang pohonnya. Warna buah mentah hijau, dan daging buah berwarna putih dengan warna biji unguh. Dari warna biji buah raman yang ungu itulah. Orang-orang Sumatera Selatan menamakan warna unguh dengan warna biji raman. Apabila kamu mendengar orang Sumatera Selatan berkata warna biji aman (raman). Berarti warna tersebut warna unguh.

Buah yang sudah masak berwarna kuning dengan daging buah berserabut layaknya serabut mangga, dengan rasa manis-asam. Buah yang masih muda selalu diburu untuk dibuat rujak. Karena sangat getas dikunya dan masam yang guri. Berbeda kalau buah sudah tua, maka daging buah mulai berserabut.

Buah raman dapat dijadikan sambal, jus bua raman dengan tambahan gula dan susu. Es buah raman, dan makanan olahan manisan buah aman. Buah raman belum ada penemuan hibridanya atau bibit unggulnya.

Sehingga sekarang buah raman tetap tumbuh dengan secara alami atau ditaman masyarakat di perkebunan mereka. Sehingga dikhawatirkan tanaman buah ini akan punah dalam waktu puluhan tahun kedepan. Semoga ada yang mau melestarikan dan membudidayakan tanaman buah raman.

Oleh. Rita Puspita Sari.
Editor. Selita. S.Pd.
Fotografer. Dadang Saputra.
Palembang, 23 Juni 2020.

Sy. Apero Fublic.